Industri Nabati Lestari Gandeng PT PPI Perkuat Pemasaran Produk Minyak Goreng

Oleh : Hariyanto | Senin, 15 Januari 2018 - 15:24 WIB

Penandatanganan MOU PT Industri Nabati Lestari dan PT PPI (Gespy)
Penandatanganan MOU PT Industri Nabati Lestari dan PT PPI (Gespy)

INDUSTRY co.id -Jakarta - PT Industri Nabati Lestari, anak usaha PTPN III Holding (Persero) bersama dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai rencana kerja sama pemasaran Produk Minyak Goreng (Olein) dengan kuantitas dan kualitas yang akan dipasarkan oleh PT PPI atau bentuk kerja sama lain yang akan disepakati kedua belah pihak.

“Kami mengharapkan penandatanganan perjanjian dan MOU ini untuk memperkuat produk-produk PT Industri Nabati Lestari agar dapat dipasarkan secara global. Dan saya pun berharap produk-produk PT Industri Nabati Lestari yang dipasarkan PT PPI bisa diterima pasar,” ujar Direktur Utama PT Industri Nabati Lestari, J Suwondo di Jakarta, Senin (15/1/2018).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Industri Nabati Lestari J Suwondo dan Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Agus Andiyani mewakili masing-masing pihak dan disaksikan Direktur HCM dan Umum PTPN III Holding Seger Budiardjo serta Pejabat Kementerian BUMN.

Dalam nota kesepahaman terdapat tiga ruang lingkup antara PT Industri Nabati Lestari dan mitranya. Pertama, ini sebagai langkah awal dalam rangka usaha kerja sama yang saling menguntungkan dengan memanfaatkan potensi, keahlian, dan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing pihak dalam rangka kerjasama jual beli produk. 

Kedua, Kerja sama antara kedua pihak dilandasi semangat sinergi BUMN dan anak perusahaan BUMN, dimana kedua pihak akan mengadakan diskusi dan kajian lebih lanjut tentang volume minyak, formulasi harga dan spesifikasi produk terkait rencana kerjasama jual beli produk. 

Ketiga, PT Industri Nabati Lestari akan memberikan prioritas kepada PT PPI dalam hal alokasi volume produk Olein (minyak goreng) berdasarkan hasil diskusi dan kajian yang telah disepakati kedua pihak.

Nota kesepahaman berlaku untuk jangka satu tahun dan mulai berlaku secara efektif sejak penandatanganan. Nota kesepahaman dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan para pihak dan terlebih dahulu dilakukan koordinasi paling lambat tiga bulan sebelum berakhir masa berlakunya.

Direktur HCM dan Umum PTPN III Holding (Persero) Seger Budiardjo menambahkan pihaknya mendukung kerja sama kedua perusahaan tersebut untuk memperkuat pemasaran minyak goreng (Olein) produksi PT Industri Nabati Lestari.

Ia menjelaskan pabrik minyak goreng PT Industri Nabati Lestari yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei ini ditargetkan bisa beroperasi pada Mei 2018.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

realme X2 Pro

Jumat, 06 Desember 2019 - 22:00 WIB

Ini Fitur-Fitur Yang Menjadikan realme X2 Pro The Real Flagship King

Setelah sukses meluncurkan produk-produk terbaik di segmen kelas menengah, 27 November lalu realme resmi bertarung ke pasar smartphone premium dengan meluncurkan realme X2 Pro.

Boyband EXO

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:01 WIB

Menelisik 7 Tahun Perjalanan Karier dari Boyband EXO

Setelah tiga tahun lamanya, boyband ternama asal Korea Selatan, EXO kembali menggelar konser di Indonesia pada tanggal 23 November 2019 kemarin. Tak pelak, konser bertajuk EXO PLANET #5 EXplOration…

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Jumat, 06 Desember 2019 - 18:00 WIB

Fuad Rizal Jadi Plt Dirut Garuda Indonesia

Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada hari ini, Jumat (6/12/2019) telah menyampaikan SK Dewan Komisaris No. DEKOM/SKEP/011/2019 tanggal 5 Desember 2019 yang menetapkan Fuad Rizal sebagai Plt.…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Jumat, 06 Desember 2019 - 16:30 WIB

BNI Syariah Raih Penghargaan Pariwara Tidak Langsung OJK

Jakarta - BNI Syariah meraih penghargaan Pariwara Tidak Langsung Terbaik Sektor Jasa Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan…

Presiden Joko Widodo saat meresmikan pabrik baru polyethylene PT Chandra Asri Petrochemical (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 06 Desember 2019 - 15:40 WIB

Resmikan Pabrik Baru Polyethylene Chandra Asri, Jokowi Optimis Indonesia Bakal Stop Impor Petrokimia 4 Tahun Kedepan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik baru polyethylene milik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dengan kapasitas produksi mencapai 400 ribu ton per tahun. Dengan tambahan…