Holding BUMN Pertambangan Agar Bermanfaat Bagi Babel

Oleh : Herry Barus | Jumat, 08 Desember 2017 - 11:28 WIB

Ilustrasi situasi tambang bawah tanah (Foto Ist)
Ilustrasi situasi tambang bawah tanah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Bangka- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) minta agar pembentukan holding BUMN pertambangan disinergikan agar manfaatnya juga dirasakan oleh masyarakat di wilayah yang 80 persennya adalah laut itu.

"Kita berpikir baik saja," kata Sekretaris Daerah Pemprov Kepulauan Babel Yan Megawandi dalam sebuah seminar di Bangka, Rabu.

Yan mengatakan ketika PT Timah masih jaya, maka hampir seluruh utilitas di masyarakat seperti jalan, air bersih, pendidikan dan kesehatan dibangun oleh BUMN itu.

"Kita masih tunggu apa implikasinya terhadap perekonomian lokal dengan telah terbentuknya holding itu," kata Yan.

Ia juga mengatakan sebelum PT Timah menjadi anggota holding, Pemprov Babel berkeinginan untuk memiliki saham perusahaan.

Selain itu, Pemprov juga ingin agar royalti yang diterima dari BUMN timah itu ditingkatkan dari selama ini yang hanya tiga persen.

"Paling enggak menjadi sama dengan royalti sektor batubara," katanya.

Pemprov, katanya, juga sedang mendorong pelaksanaan pemulihan lingkungan yang terdampak proses penambangan timah selama ini.

Yan menanggapi terbentuknya holding BUMN pertambangan yang dipimpin oleh PT Inalum dengan anggota PT Timah, PT Aneka Tambang dan PT Bukit Asam. PT Timah dalam sejarahnya sudah lama beroperasi di Babel dan mempengaruhi perekonomian masyarakat setempat.

Dalam seminar tentang transformasi perekonomian Babel itu juga tampil sebagai pembicara analis senior pada Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Handri Adiwilaga, Ketua Kadin Indonesia Reza V Maspaitella dan pengamat ekonomi Aviliani.

Aviliani mengatakan potensi perekonomian Babel besar.

"Kita tinggal mencari strategi yang tepat," katanya.

Dalam rangka mempercepat investasi, katanya, Babel harus menerbitkan regulasi investasi yang berkepastian hukum.

Selain itu, Babel perlu menentukan produk unggulan sebagai alternatif selain mengelola sumber daya alam seperti timah serta berinovasi dengan antara lain melibatkan generasi milineal. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.