40 Investor Minat Pengembangan Kawasan Wisata Danau Toba

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 22 November 2017 - 13:25 WIB

Presiden Jokowi kunjungi Danau Toba bersama Menteri PUPS Basuki, Menhub Budi, Seskab Pramono Anung
Presiden Jokowi kunjungi Danau Toba bersama Menteri PUPS Basuki, Menhub Budi, Seskab Pramono Anung

INDUSTRY.co.id - Parapat- Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menyebutkan setidaknya ada 40 calon investor yang berminat mengembangkan kawasan wisata Danau Toba,Sumatera Utara baik dalam bentuk hotel dan resor, kapal pesiar serta infrastruktur.

Direktur Keuangan, Umum dan Komblik (Komunikasi Publik) BPODT Faisal mengatakan dari puluhan calon investor baik dalam negeri dan luar negeri yang sudah melakukan pendekatan, investor dari Singapura dan China dinilai paling serius menunjukkan ketertarikannya.

"Sudah ada 40 investor yang kami sudah bawa ke sana, tapi bukan hanya luar negeri, ada juga pemain lokal. Yang paling serius sekarang ini China dalam membangun resor, akses jalan kereta api dan kereta gantung," kata Faisal pada Kunjungan Media ke Kawasan Danau Toba, Parapat, Selasa.

Faisal memaparkan peluang investasi resor dan hotel terintegrasi yang ditawarkan ada tiga lokasi, yakni di Sibisa seluas 602 hektare, Humbang Hasundutan yang nantinya akan disulap menjadi Taman Bunga seluas 1.000 ha, dan Tapanuli Utara seluas 247 ha.

Ia menyebutkan pembangunan resor dan jaringan hotel pada beberapa investor, salah satunya Hotel Properties Limited (HPL) Singapore masih dalam tahap "wait and see" menunggu pembangunan akses jalan tol dari Medan ke Danau Toba selesai. HPL berencana membangun hotel resor berbintang lima di Toba Samosir.

Untuk pembangunan infrastruktur, investor China tertarik membangun jalur kereta api dengan rute Medan-Pematangsiantar-Parapat.

Pemerintah juga menawarkan pembangunan rel kereta gantung dari luar Parapat ke Samosir, atau dari Parapat ke Balige dan dari Balige ke Silangit.

"Karena untuk melihat pemandangan Danau Toba itu bagusnya dari sisi ketinggian," ungkapnya.

Selain itu, maskapai Singapura, Scoot, berencana membuka jalur penerbangan dari Singapura-Silangit serta Malaysia, yakni Firefly dari Penang-Silangit dan Airasia Malaysia penerbangan Kuala Lumpur-Silangit.

Investor dalam negeri yang juga serius mengembangkan Danau Toba sebagai salah satu kawasan dari 10 Bali Baru, itu yakni Patra Jasa. Anak perusahaan PT Pertamina tersebut berencana akan menyediakan pariwisata kapal pesiar.

"Untuk kapal pesiar, yang sudah menjajaki ini Patra Jasa. Patra Jasa itu kan salah satu anak perusahaan dari Pertamina. Itu juga serius," kata Faisal. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Green Pramuka City

Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB

Pengelola Green Pramuka City Fasilitasi Pemilik Unit Hadapi PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Green Pramuka City memfasilitasi para pemilik unit dengan menyediakan kuasa hukum independen untuk kepentingan administrasi dan pengurusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:30 WIB

Sebut Sudah 7 Perusahaan Relokasi, Kepala BKPM: 17 Investor Asing Baru Lainnya Siap Menyusul

Emiten PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) cetak pendapatan sebesar Rp34,19 trilliun hingga periode 31 Maret 2020 turun dari pendapatan Rp34,84 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Logo PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom)

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:10 WIB

Telkom Cetak Pendapatan Sebesar Rp34,19 Triliun di Kuartal I-2020

Emiten PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) cetak pendapatan sebesar Rp34,19 trilliun hingga periode 31 Maret 2020 turun dari pendapatan Rp34,84 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Pizza Hut NPC (ist)

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:35 WIB

Tidak Kuat Lagi, Restoran Pizza Hut NPC Resmi Ajukan Pailit

NPC International Inc pemegang waralaba restoran Pizza Hut terbesar di Amerika Serikat mengajukan pailit. Bisnis Pizza Hut bangkrut karena penutupan restoran akibat covid-19 yang menambah tekanan…

Ilustrasi Pergerakan Saham

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:19 WIB

IHSG Berakhir di Zona Hijau, Menguat ke Level 4.966

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat sore ini. Pasar modal Indonesia naik 52,39 poin atau 1,07% ke level 4.966,78 atau 4.967.