MICE ASEAN 2018, Indonesia Datangkan 300 Buyers Internasional

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 15 November 2017 - 20:00 WIB

Launching DestinASEAN plus, for Meetings & Events (Chodijah Febriyani/Inudstry.co.id)
Launching DestinASEAN plus, for Meetings & Events (Chodijah Febriyani/Inudstry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pada tahun 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggara pameran Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) ASEAN, yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-11 April 2018 mendatang, di Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang.

Dalam sambutannya, Indra Sukirno sebagai Ketua Penyelenggara MICE/Bussines Event ASEAN 2018 , mengatakan, "Acara ini, digelar untuk mendorong potensi MICE di negara-negara ASEAN, sekaligus untuk menjual dan mempromosikankannya sebagai destinasi meeting dan event," katanya di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Dengan mengusung tema ‘destin ASEAN plus; for meetings & events’ menurut Indra, ini merupakan salah satu tradeshow meeting untuk para pelaku industri dibidang bisnis event. Dan, Indonesia merupakan salah satu destinasi yang mempunyai market yang luas.

"Indonesia merupakan salah satu destinasi yang unik, dan kita punya 600 juta market, serta Indonesia mempunyai fasilitas yang mendukung untuk kegiatan MICE," katanya.

Pameran ini akan diikuti 200 seller yang termasuk jadi peserta, lalu mengundang 500 buyers yang terdiri 300 buyers dari internasional dan 200 buyers dari Indonesia.

"Dari 500 buyers yang diundang, dalam tiga tahun mendatang, ditargetkan akan mendapatkan potensi bisnis minimal US$ 625 juta atau setara Rp 8,25 triliun," ujarnya.

Sementara, menurut Esthy Reko Astuty, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, mengatakan, "Kementerian Pariwisata terus mendorong dengan ikut berpartisiasi dengan ikut mempromosikan secara kolektif ke negara ASEAN," ungkapnya.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara ASEAN yang dari sisi pasarnya kecil tetapi, mempunyai kualitas besar. "Kalau dari sisi pasarnya memang kecil, tapi kualitasnya besar. Bisa tujuh kali lipat dari  pada leisure," imbuhnya.

Para peserta pameran adalah dari kalangan destination, convention & exhibition center, hotel, cruise line, theme & recreational park, event organizers, destinastion management companies, sedangkan para pembeli dari kalangan eksekutif asosiasi, korporasi, perencana pertemuan, konsultan dan event organizer.

Untuk mensukseskan MICE/Busines Event ASEAN pihak penyelenggara pameran akan menggelar berbagai acara pendukung antara lain  Golf Friendly Game, Marathon Meeting, One Day Conference, Investructure Business Forum, serta  kegiatan edukatif, dan networking lainnya.

Adapun negara selain ASEAN yang akan mengikuti pameran ini antara lain Amerika, Australia, New Zealand, Cina, India, Korea, Jepang dan Rusia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan bersama Menkop

Senin, 27 Januari 2020 - 22:50 WIB

Kementan - Kemenkop UKM Kembangkan Bisnis Dengan Korporatisasi Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Koperasi dan UKM (kemkop UKM) bekerja sama untuk segera mengembangkan bisnis dalam pengelolaan tani dengan mengkorporatisasikan bidang pertanian.…

Peluncuran Xiaomi Redmi Note 8 dan Redmi Note 8 Pro

Senin, 27 Januari 2020 - 20:49 WIB

Apresiasi Konsumen, ​Xiaomi selenggarakan Payday Party Super Sale

Sebagai bentuk apresiasi, Xiaomi berikan potongan harga Redmi 8A, Redmi 8 dan Redmi Note 8 mulai dari Rp 150,000

Samsung Galaxy A71

Senin, 27 Januari 2020 - 20:25 WIB

Lengkapi Jajaran A Series, Samsung Galaxy A71 Jadi Smartphone Resmi Piala Presiden Esports 2020

Samsung Galaxy A71 melengkapi jajaran Galaxy A Series dan memberikan pengalaman Live Gaming bagi para gamers dengan performa awesome melalui layar Infiniti-O Super AMOLED Plus, baterai 4.500…

Otoritas Jasa Keuangan/OJK (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 27 Januari 2020 - 20:15 WIB

OJK Cabut Izin Usaha BPR Tebas Lokarizki Sambas Kalbar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP-19/D.03/2020 tanggal 27 Januari 2020 mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Tebas Lokarizki, yang…

CEO Crown Group, Iwan Sunito (Foto Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 27 Januari 2020 - 19:01 WIB

Pertengahan Tahun 2020, Crown Group Bakal Luncurkan Proyek Pertamanya di Melbourne

Pengembang terkemuka Australia, Crown Group sedang bersiap untuk meluncurkan pengembangan hunian pertamanya di Melbourne pada pertengahan tahun 2020.