Pengelola Wisata Mangunan Bantul Targetkan Tersedia 105 Homestay

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 12 November 2017 - 11:25 WIB

Homestay - foto IST
Homestay - foto IST

INDUSTRY.co.id - Bantul- Pengelola Desa Wisata Mangunan Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan mempunyai 105 "homestay" atau tempat menginap bagi tamu wisatawan guna memajukan wisata perdesaan itu.

"Paling tidak saya target separuh dari jumlah KK (kepala keluarga) di Pedukuhan Mangunan akan mempunyai `homestay`. Kalau setengah dari pendudukan Mangunan itu, berarti sekitar 105 `homestay`," kata pengelola Desa Wisata Mangunan Purwo Harsono di Bantul, Sabtu (11/11/2017)

Menurut dia, "homestay" atau rumah milik warga di tengah-tengah perdesaan penting guna menampung wisatawan yang lebih lama tinggal di desa wisata, sementara saat ini di desa wisata Mangunan Dlingo baru mempunyai 25 "homestay".

"Artinya, `kan jumlahnya masih jauh dari yang kita harapkan, apalagi dari jumlah itu yang benar-benar siap baru sekitar 16 `homestay`. Makanya, target ke depan seperti itu setidaknya terus bertambah jumlahnya," katanya.

"Homestay" yang dikembangkan masyarakat Mangunan tidak harus berupa rumah besar dengan konsep modern seperti hotel, tetapi bisa rumah kecil yang mempunyai fasilitas standar dan nyaman ditinggali.

"Jadi, ketika `homestay` dari rumah kecil saya minta standar, bukan rumah bagus, melainkan rumah yang bersih lingkungan, tertata, rapi, toiletnya nyaman, kalau model toilet `kan sebenarnya tidak begitu mahal," katanya seperti dilansir Antara.

Selain bersih, lanjut dia, juga penataan lingkungan kawasan "homestay". Hal ini akan menjadi daya tarik wisatawan menginap atau tinggal lebih lama, bahkan yang sangat ditekankan adalan nuansa perdesaan tidak dihilangkan.

"Ini yang kami coba terus mengubah pola pikir masyarakat ke sana. Ini belum selesai karena masih susah, apalagi dia selalu bilang `la, rumahku jelek, kok` yang seperti itu susah diubah," katanya.

Ia menyebut total destinasi di Desa Mangunan yang sudah berkembang sejak 2 tahun lalu itu saat ini ada belasan titik yang menawarkan potensi wisata berupa hutan pinus, pemandangan alam, puncak, serta spot-spot untuk swafoto.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Kementan tinjau Duren yang akan diekspor

Senin, 23 September 2019 - 22:06 WIB

Inovasi Satu Klik Dukung Pertumbuhan Ekspor Pertanian Sumut

Belawan -- Ekspor sejumlah komoditas hortikultura asal Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data pada sistem IQFAST (Indonesia Quarantine Full Automation System) di…

Salah satu tanaman hortikultura

Senin, 23 September 2019 - 22:01 WIB

Buka Lahan Tanpa Dibakar, Petani Riau Kembangkan Hortikultura

Pekanbaru - Tengku Rafli, Petani kebun di Kelurahan Agro Wisata, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru sukses mengubah lahan 10 hektar milik negara menjadi lahan produktif untuk tanaman hortikultura.…

Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana (kanan) dan Juara 2 Point Blank Woman Championship 2019 Moscow Indri Sherlyana Tunggal (kiri)

Senin, 23 September 2019 - 21:53 WIB

Telkom Luncurkan IndiHome Paket Premium Kecepatan Hingga 300 Mbps

Surabaya – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya memberikan produk dan layanan yang terbaik bagi seluruh segmen pelanggannya. Kali ini, Telkom mempersembahkan IndiHome…

President PT Samsung Electronics Indonesia JaeHoon Kwon dan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Didik Suhardi seusai penandatanganan Samsung Indonesia Cerdas (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 23 September 2019 - 21:15 WIB

Samsung Indonesia Cerdas Dongkrak Kompetensi Pendidikan di Indonesia

Samsung Electronics Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menandatangani kesepakatan "Samsung Indonesia Cerdas" dan memperkuat kemitraan pemerintah dan swasta di bidang…

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Senin, 23 September 2019 - 21:00 WIB

Pancaroba Politik, Rizal Ramli: Perubahan di Indonesia Bisa Maju Atau Justru Mundur

Tokoh nasional Rizal Ramli mengatakan, Indonesia tengah memasuki pancaroba. Namun, yang dimaksud bukan terkait dengan perubahan cuaca, melainkan perubahan politik.