PT Semen Baturaja Penuhi Kebutuhan Industri Infrastruktur Sumsel

Oleh : Hariyanto | Rabu, 01 November 2017 - 10:03 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id -Palembang- Perusahaan semen milik negara PT Semen Baturaja berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dan proyek pembangunan di wilayah Sumatera Selatan secara maksimal.

"Secara umum, kebutuhan semen di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah Sumatera Selatan dapat dipenuhi dengan baik melalui pabrik yang ada di Palembang dan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu," kata Direktur Pemasaran PT Semen Baturaja M Jamil, di Palembang, Selasa (31/10/2017)

Khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan berbagai proyek pembangunan di Palembang yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, pihaknya mendistribusikan semen rata-rata 500 ton lebih setiap harinya.

"Pasokan semen di wilayah Palembang cukup lancar, setiap hari 500 ton lebih semen didistribusikan ke pasar melalui enam ekspeditur," ujarnya.

Menurut dia, pabrik yang ada di Palembang setiap harinya rata-rata menghasilkan 1.000 ton semen, produksi tersebut sebagian disalurkan untuk kebutuhan masyarakat setempat dan sisanya untuk daerah lainnya.

Semen tersebut didistribusikan dalam bentuk kemasan zak untuk dipasok ke toko bangunan dan ada yang dalam bentuk curah dipasok untuk perusahaan beton cor (ready mix).

Untuk mendistribusikan semen tersebut, setiap hari terdapat lebih dari 100 unit mobil truk dan tanki semen antre di pabrik PT Semen Baturaja yang berlokasi di Jalan Abikusno Cokrosuyoso Kertapati Palembang.

Guna menghindari terjadinya penyimpangan, kegiatan distribusi semen oleh enam ekspeditur mitra PT Semen Baturaja diawasi tim khusus sesuai dengan rayon distributor yang telah ditentukan.

Jika tim pengawas mendapati distribusi semen tidak sesuai tujuan yang ditetapkan, perusahaan ekspeditur atau distributor yang dinilai "nakal" itu akan diberikan teguran keras.

Setelah diberikan teguran, jika mitra yang kedapatan melakukan penyimpangan penjualan semen mengulangi kesalahannya hingga tiga kali akan diberikan sanksi pemutusan hubungan kerja sama, kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Coca Cola Save the Children Indonesia

Jumat, 20 Mei 2022 - 09:00 WIB

Melalui Stop the Spread The Coca-Cola Foundation Berikan Dana untuk Dukung Program Vaksin COVID-19 Bagi Masyarakat Indonesia

The Coca-Cola Foundation (TCCF), lembaga filantropi internasional The Coca-Cola Company, telah memberikan pendanaan sebesar Rp. 7,9 miliar kepada Yayasan Benih Baik dan Save the Children Indonesia…

Dirjen ILMATE Kemenperin Taufiek Bawazier

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:53 WIB

Kemenperin Dorong Pabrikan Kendaraan Emisi Rendah Karbon Ikut Program LCEV untuk Dapat Manfaat Insentif PPnBM

Isu perubahan iklim, pertumbuhan kelas menengah yang terus meningkat, bonus demografi, penetrasi teknologi digital, serta peningkatan tren penggunaan energi baru dan terbarukan telah menjadi…

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Taufiek Bawazier

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:37 WIB

Toyota xEV Center Diresmikan, Kemenperin Optimis Industri Otomotif Tanah Air Akan Jadi Pemain Penting Gobal Supply Chain

Pemerintah terus berupaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu sampai hilir. Langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia menjadi negara yang mampu…

Rapat Kerja Banggar DPR dan Kemenkeu, Kamis (19/05/2022). (Foto: Humas Kemenkeu)

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:21 WIB

Banggar DPR Setujui Penyesuaian Subsidi dan Kompensasi Sektor Energi

Jakarta-Dalam merespons kenaikan harga komoditas, pemerintah konsisten menjaga pemulihan ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat dengan menjaga APBN tetap sehat dan berkelanjutan atau sustainable.…

MAKUKU Air Diapers Comfort

Jumat, 20 Mei 2022 - 08:00 WIB

MAKUKU Air Diapers Comfort: Popok Super Nyaman, Kering Hingga 8 Jam

MAKUKU, pelopor popok anti gumpal, meluncurkan varian terbaru MAKUKU Air Diapers Comfort yaitu popok terjangkau dan berkualitas tinggi dengan inti struktur SAP yang mampu menyerap lebih baik…