Apindo Tolak Skema Lelang Gula Rafinasi

Oleh : Herry Barus | Kamis, 28 September 2017 - 09:25 WIB

Ketua APINDO, Haryadi Sukamdani (setkab)
Ketua APINDO, Haryadi Sukamdani (setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menolak rencana pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang akan menerapkan perdagangan gula kristal rafinasi melalui pasar lelang komoditas pada Januari 2018, karena dinilai tidak menyelesaikan permasalahan.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menilai skema lelang gula kristal rafinasi tersebut tidak tepat sasaran dalam upaya membuka akses industri kecil dalam mendapatkan bahan baku, transparansi dan persoalan rembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi.

"Apindo dan pengguna gula rafinasi menolak, tujuan pemerintah justru tidak menyelesaikan masalah," kata Hariyadi dalam "Diskusi Lelang Gula Kristal Rafinasi: Solusi atau Distorsi?" di Jakarta, Rabu (27/9/2017)

Dalam rapat koordinasi antara Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pada Jumat, 22 September 2017 memutuskan pelaksanaan lelang tersebut ditunda. Pelaksanaan lelang gula kristal rafinasi yang sesungguhnya mulai dilaksanakan pada 1 Oktober 2017 ditunda menjadi Januari 2018.

Penundaan tersebut sudah dilakukan oleh pemerintah sebanyak dua kali. Sebelumnya, dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan No.16/M-DAG/PER/3/2017, penyelenggaraan pasar lelang gula kristal rafinasi dilaksanakan 90 hari kerja sejak diundangkan pada 17 Maret 2017, atau pada Juli 2017.

Namun hingga September 2017, tercatat jumlah peserta lelang untuk pelaku usaha khususnya IKM, UKM, kelompok UMKM, dan koperasi baru terdaftar sebanyak 310 peserta dari 18 provinsi. Sementara untuk industri makanan dan minuman skala besar sudah terdaftar 150 peserta.

"Lelang gula ini merupakan kebijakan yang tidak sinkron dengan keinginan pemerintah sendiri," ujar Hariyadi.


Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa OJK, Muhammad Maulana tengah

Senin, 16 Desember 2019 - 19:41 WIB

Waran Terstruktur Siap Menghiasi Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) terkait instrumen investasi Waran Terstruktur. Harapannya produk ini dapat dikembangkan sebagai produk derivatif.

Penghargaan diterima oleh Direktur Mandiri Syariah Putu Rahwidhiyasa

Senin, 16 Desember 2019 - 19:19 WIB

Mandiri Syariah Dinobatkan Menjadi Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperoleh penghargaan sebagai Mitra Distribusi SBSN Ritel Terbaik 2019 dan Peserta Lelang SBSN Terbaik Tahun 2019 dari Kementerian Keuangan…

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.