Nilai Ekspor Industri TPT Nasional Surplus US$ 11,78 Miliar

Oleh : Ridwan | Sabtu, 16 September 2017 - 12:46 WIB

Menperin Airlangga: Industri TPT memiliki peranan yang cukup strategis (Foto Ist)
Menperin Airlangga: Industri TPT memiliki peranan yang cukup strategis (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Bali, Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Selain itu, industri TPT bisa menjadi jaring pengaman sosial karena menyerap tenaga kerja langsung yang cukup besar.

"Industri TPT termasuk dalam industri berorientasi ekspor dan padat karya. Industri TPT ini mampu menyerap 2,69 persen tenaga kerja langsung serta surplus dengan nilai ekspor mencapai US$ 11,78 miliar," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam acara Annual Conference International Textile Manufacturers Federation (ITMF) 2017 di Bali (15/9/2017)

Selain itu, lanjut Airlangga, angka ekspor setara dengan 8,2 persen ekspor nasional dan berkontribusi 1,16 persen pada PDB nasional di 2016.

Sebelumnya, Airlangga mengatakan, industri TPT memiliki peranan yang cukup strategis dalam proses industrialisasi, karenamenghasilkan produk mulai dari bahan baku, serat sampai dengan barang konsumsi, pakaianjadi dan barang jadi,yang mempunyai keterkaitan baik antar industri maupun sektor ekonomi lainnya.

Berdasarkan catatan Kemenperin, lebih dari 67 persen perusahaan TPT merupakan industri hlir yang menghasilkanproduk garmen (pakaian jadi dan barang jadi tekstil lainnya), sedangkan sisanya 32 persen merupakanindustri antara untuk pemintalan (spinning), pertenunan (weaving), perajutan (knitting), serta printingdan finishingkain.

Guna memacu industri TPT nasional berdaya saing global, Kemenperin telah mengambil beberapa langkah kebijakan strategis, antara lain melalui penguatan pendidikan vokasi untuk penyediaan SDM industri TPT, menyiapkan regulasi khusus untuk industri padat karya berorientasi ekspor yang akan mengatur tentang pemberian insentif fiskal berupa investment allowance, dan pengembangan kerja sama dengan pasar non tradisional.

"Di samping itu, kami juga melakukan promosi produk dan bussines matchingdi luar negeri, pemanfaatan lembaga pembiayaan ekspor yang lebih pro kepada industri TPT, serta mengupayakan penurunan harga gas untuk industri hulu tekstil sebesar USD 6 per MMBTU di plant gate dan pengenaan tarif listrik flat atau normal," ucap Airlangga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Legenda Sepak Bola Luis Figo

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:30 WIB

Legenda Sepak Bola Luis Figo Ikut Promosikan UEFA EURO 2020 akan Tayang di RCTI

Untuk Ke 7 kalinya MNC group menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020. MNC Group melalui RCTI dan PT MNC Vision Networks Tbk (MVN) dipercaya untuk menjadi Official Broadcaster UEFA EURO 2020…

Maskapai Garuda Indonesia

Minggu, 26 Januari 2020 - 18:00 WIB

Garuda Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Penyebaran Virus Pneumonia Wuhan

Maskapai nasional Garuda Indonesia meningkatan upaya antisipatif dan kewaspadaan atas merebaknya penyebaran virus pneumonia Wuhan atau novel coronavirus (nCoV) .

Diskusi Pencak Silat Betawi di TIM

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:17 WIB

Ini Arah Pencak Silat Betawi Sebagai Warisan Budaya Dunia tak Benda

Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah menetapkan pencak silat sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Dunia dari Indonesia dalam…

Tol Hutama Karya

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:00 WIB

Hutama Karya-BPJT dan ATI Gelar Aksi Keselamatan di Jalan Tol

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali melanjutkan kampanye peningkatan kesadaran keselamatan dalam berkendara di jalan tol yang dikelolanya. Kampanye bertajuk SETUJU yang merupakan…

Traktor untuk pertanian

Minggu, 26 Januari 2020 - 15:57 WIB

Kementan Dorong Pemanfaatan Lahan Di Wilayah Perhutanan Sosial

Kementan sejak tahun 2017 sudah mulai memanfaatkan lahan di perhutanan untuk pertanaman komoditas tanaman pangan.