INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengelola jaringan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 33.000 kilometer dan melayani lebih dari 820.000 pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari rumah tangga, UMKM, hingga industri dan pembangkit listrik.

Capaian tersebut menjadi modal bagi PGN untuk terus memperkuat bisnis gas bumi melalui pengembangan infrastruktur dan perluasan layanan, seiring dengan pengembangan energi rendah karbon untuk mendukung transisi energi nasional.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, penguatan bisnis gas bumi juga sejalan dengan pengembangan peluang energi rendah karbon, salah satunya biometana yang berasal dari limbah cair pabrik kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME).

"PGN terus mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi melalui penguatan infrastruktur dan perluasan layanan kepada berbagai sektor," ujar Fajriyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Menurut dia, penguatan bisnis tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan efisiensi operasional dan pengurangan emisi sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Optimalisasi tersebut dilakukan dengan mengandalkan infrastruktur gas bumi terintegrasi yang mencakup jaringan pipa transmisi dan distribusi, serta penyaluran nonpipa melalui gas alam terkompresi (CNG) dan gas alam cair (LNG).

Infrastruktur itu sendiri digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi di berbagai sektor, mulai dari industri, komersial, rumah tangga, hingga pembangkit listrik, sekaligus memperluas akses pemanfaatan gas bumi di dalam negeri.