INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT AIA Financial resmi mengoperasikan PT AIA Syariah Insurance (AIA Syariah) sebagai entitas asuransi jiwa syariah yang mulai beroperasi penuh pada 1 November 2026. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memperluas akses perlindungan berbasis syariah sekaligus menangkap peluang pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia.

Kehadiran AIA Syariah menyasar kebutuhan keluarga Indonesia modern yang semakin beragam, mulai dari perlindungan kesehatan dan jiwa, perencanaan pendidikan, hingga persiapan keuangan untuk masa depan. Perseroan juga berupaya memperkuat penetrasi asuransi syariah melalui pengembangan produk, edukasi, serta perluasan distribusi.

Presiden Direktur AIA, Harsya Prasetyo, mengatakan pendirian AIA Syariah menjadi babak baru dalam strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan perlindungan bagi masyarakat.

“Peluncuran AIA Syariah menandai babak baru dan menegaskan komitmen jangka panjang AIA untuk memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia modern,” ujar Harsya dalam keterangan resmi, Selasa (3/11/2026).

Menurutnya, penguatan edukasi dan penyediaan produk yang relevan menjadi faktor penting untuk mempersempit kesenjangan perlindungan di masyarakat. AIA juga akan mengandalkan kolaborasi dengan mitra bisnis serta memperluas akses distribusi guna menjangkau lebih banyak nasabah.

“Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang produk. Perlindungan adalah tentang memberi ketenangan pikiran, membantu keluarga tetap tangguh menghadapi ketidakpastian, dan menjalani hidup yang lebih sehat, lebih lama, lebih baik,” katanya.

AIA Syariah mengusung semangat “Hidupkan Kebaikan” dengan menyediakan solusi perlindungan yang mendukung berbagai perencanaan hidup masyarakat. Fokusnya mencakup perlindungan keluarga, persiapan pendidikan anak, perencanaan ibadah, hingga pembentukan warisan kebaikan bagi generasi mendatang.

Presiden Direktur AIA Syariah, Ruddy Martono, mengatakan perusahaan menargetkan menjadi mitra utama bagi keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan perlindungan melalui prinsip syariah.

“AIA Syariah berkomitmen untuk menjadi mitra pilihan utama untuk memberdayakan keluarga Indonesia modern dengan memenuhi kebutuhan perlindungan mereka melalui solusi berbasis Syariah, didukung oleh inovasi, keunggulan layanan, dan penciptaan nilai yang berkelanjutan,” ujar Ruddy.

Dia menambahkan, perusahaan akan menjalankan bisnis dengan berpegang pada nilai Ta’awun, Berkah, dan Amanah. Dengan prinsip tersebut, AIA Syariah diharapkan tidak hanya memperkuat bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam memperkuat layanan, AIA Syariah memanfaatkan ekosistem AIA, termasuk platform digital AIA+ dan program kesehatan serta kebugaran AIA Vitality. Integrasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan pengalaman perlindungan yang lebih menyeluruh bagi nasabah.

Dari sisi produk, AIA Syariah menawarkan sejumlah solusi perlindungan, antara lain AIA Nura Care untuk perlindungan kesehatan terjangkau sebagai pelengkap manfaat Employee Benefits, AIA Nura Protect untuk perlindungan jiwa dan penyakit kritis, serta AIA Nura Journey untuk perencanaan keuangan berbasis syariah.

Perseroan juga menyediakan solusi Employee Benefits berbasis syariah bagi perusahaan yang ingin memberikan perlindungan kesehatan dan jiwa kepada karyawan sesuai prinsip syariah.

Ekspansi AIA ke bisnis asuransi jiwa syariah ini berlangsung di tengah potensi pasar yang masih terbuka lebar. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aset sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun syariah tumbuh 10,59% sepanjang 2025 menjadi Rp74,27 triliun.

Meski demikian, kontribusi asuransi syariah masih berada di kisaran 10% dari total premi industri asuransi nasional. Kondisi tersebut menunjukkan penetrasi pasar yang relatif terbatas sekaligus menyisakan peluang bagi pelaku industri untuk memperluas jangkauan layanan.

Melalui AIA Syariah, AIA berupaya mengambil bagian dalam mendorong pertumbuhan industri tersebut, sekaligus memperkuat posisinya di pasar perlindungan jiwa Indonesia yang semakin kompetitif.