INDUSTRY.co.id - JAKARTA – FWD Insurance Indonesia dan PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memperkuat penetrasi di segmen pengelolaan kekayaan melalui peluncuran Asuransi Jiwa FWD Prosperity Plan. Produk ini menawarkan pembayaran premi selama dua tahun, manfaat tunai tahunan yang terjamin, serta manfaat akhir masa asuransi hingga 120% dari total premi yang dibayarkan.
Produk asuransi jiwa tradisional dwiguna tersebut menyasar nasabah yang ingin mempertahankan kekayaan sekaligus mempersiapkan kebutuhan finansial jangka panjang. FWD Prosperity Plan tersedia untuk masa asuransi 10 tahun dan 15 tahun, dengan pilihan mata uang rupiah, dolar Amerika Serikat (AS), dan dolar Singapura.
Chief Bancassurance Officer FWD Insurance Irene Dewi mengatakan, kebutuhan pengelolaan kekayaan tidak hanya berfokus pada pengembangan aset, tetapi juga perlindungan terhadap risiko dan kesinambungan keuangan keluarga.
“Kami memahami bahwa ketika seseorang telah memiliki berbagai pencapaian finansial, setiap keputusan keuangan perlu memberikan nilai lebih untuk mendukung rencana kehidupan di masa depan,” kata Irene dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Melalui produk tersebut, nasabah mendapatkan manfaat tunai tahunan yang terjamin sebesar 6% dari premi tahunan untuk mata uang rupiah, 4% untuk dolar AS, dan 1,5% untuk dolar Singapura. Pada akhir masa asuransi, nasabah berhak memperoleh manfaat hingga 120% dari total premi yang dibayarkan, sesuai pilihan mata uang dan masa asuransi.
FWD Prosperity Plan juga memberikan manfaat meninggal dunia hingga 130% dari total premi yang dibayarkan setelah tahun polis kedua bagi nasabah dengan usia masuk maksimal 60 tahun, sesuai ketentuan produk.
Selain itu, perusahaan menawarkan fleksibilitas pembayaran premi secara bulanan maupun tahunan. Pengajuan polis juga dapat dilakukan tanpa pemeriksaan kesehatan untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar, US$200.000, atau SGD200.000 bagi nasabah dengan usia masuk hingga 60 tahun, sesuai persyaratan yang berlaku.
Peluncuran produk ini berlangsung di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap stabilitas keuangan. FWD Consumer Outlook Survey 2025 yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos menunjukkan sekitar 66% responden dari kelompok masyarakat kelas menengah Indonesia menempatkan stabilitas finansial sebagai prioritas utama.
Kenaikan biaya hidup, ketidakpastian pendapatan, dan meningkatnya biaya kesehatan menjadi sejumlah faktor yang mendorong kebutuhan terhadap perencanaan keuangan jangka panjang.
Wealth Management Product Head OCBC Vonny Wibowo mengatakan, perlindungan menjadi bagian penting dalam pengelolaan kekayaan yang menyeluruh. Menurut dia, nasabah membutuhkan solusi yang dapat disesuaikan dengan tujuan finansial pada berbagai tahapan kehidupan.
“Dalam perencanaan keuangan, mengembangkan dan melindungi kekayaan perlu berjalan beriringan. Sebagai mitra tepercaya, Bank OCBC mendampingi nasabah untuk membangun rencana finansial yang sesuai dengan kebutuhan di setiap tahapan kehidupan,” ujar Vonny.
Kolaborasi FWD Insurance dan OCBC melalui produk ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan finansial nasabah, mulai dari perlindungan keluarga, pembiayaan pendidikan anak, kebutuhan personal, hingga persiapan pensiun dan perencanaan warisan.
Irene mengatakan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan pengalaman berasuransi yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
“FWD Prosperity Plan dihadirkan sebagai solusi yang tidak hanya membantu nasabah mempersiapkan masa depan, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan finansial sepanjang perjalanan hidup,” tutupnya.