INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Asuransi Allianz Life Indonesia memperluas portofolio produk asuransi jiwa berbasis investasi atau unit link melalui peluncuran SmartLink Guard Investa. Produk ini menawarkan kombinasi perlindungan jiwa dengan potensi pertumbuhan investasi di tengah kebutuhan nasabah terhadap perencanaan keuangan jangka panjang.

SmartLink Guard Investa merupakan Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) yang menyasar nasabah dengan kebutuhan finansial beragam, mulai dari perlindungan keluarga, pengembangan aset, hingga perencanaan warisan bagi generasi berikutnya.

Salah satu fitur yang ditawarkan adalah manfaat perlindungan jiwa yang meningkat secara bertahap hingga 500% dari uang pertanggungan (UP) awal seiring berjalannya masa polis. Skema ini dirancang untuk mengantisipasi kebutuhan perlindungan yang semakin besar sejalan dengan perubahan kondisi finansial dan tanggung jawab keluarga.

Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia Alexander Grenz mengatakan, kebutuhan nasabah terhadap perlindungan dan investasi semakin relevan di tengah volatilitas pasar dan ketidakpastian ekonomi.

“Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif dan perubahan yang dinamis, perlindungan saja tidak lagi cukup, sementara investasi tanpa perlindungan dapat membuat keluarga lebih rentan terhadap ketidakpastian finansial. SmartLink Guard Investa hadir sebagai solusi agar nasabah dapat membangun ketahanan finansial dengan memadukan keduanya,” ujar Alexander dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).

Dari sisi investasi, produk ini menyediakan beragam pilihan subdana dalam denominasi rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). Strategi investasi yang ditawarkan mencakup pendapatan tetap, multi-aset, saham regional dan global, hingga instrumen berbasis komoditas emas.

Allianz juga menawarkan dua subdana yang memiliki potensi pendapatan tunai berkala setiap bulan, yakni Smartwealth Rupiah Multi Asset Income Fund dan Smartwealth Dollar Balanced Global Income Fund. Namun, pendapatan tersebut tidak bersifat pasti maupun dijamin karena bergantung pada kinerja subdana serta ketentuan polis.

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au mengatakan, peluncuran produk ini merupakan upaya perusahaan memperluas pilihan solusi finansial bagi nasabah dengan karakteristik dan toleransi risiko yang berbeda.

“Sebagian nasabah memilih kepastian manfaat melalui produk tradisional, sebagian lainnya membutuhkan fleksibilitas dan pilihan investasi yang lebih luas serta siap menerima risiko investasi,” kata Cheang.

Menurut dia, SmartLink Guard Investa melengkapi rangkaian produk Allianz bagi nasabah yang menginginkan perlindungan jiwa sekaligus peluang pertumbuhan investasi sesuai profil risiko masing-masing.

Pengelolaan mayoritas subdana dalam produk ini dilakukan oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia). Perusahaan mengandalkan strategi investasi aktif dengan dukungan riset untuk mengoptimalkan peluang di berbagai kelas aset dan kondisi pasar.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia Aliyahdin (Adi) Saugi mengatakan, diversifikasi strategi investasi menjadi penting untuk mengakomodasi perbedaan tujuan finansial dan kebutuhan nasabah.

“Kami menghadirkan pilihan subdana dengan strategi investasi yang beragam, mulai dari pendapatan tetap, multi-aset, hingga eksposur terhadap pasar saham regional maupun global, serta komoditas emas,” ujarnya.

Meski menawarkan kombinasi proteksi dan investasi, kinerja unit link tetap bergantung pada pergerakan pasar. Nilai investasi dapat meningkat maupun menurun sesuai performa subdana yang dipilih nasabah.

Allianz pun mengingatkan nasabah untuk melakukan evaluasi polis secara berkala agar alokasi investasi dan perlindungan tetap selaras dengan tujuan keuangan serta profil risiko.

Peluncuran SmartLink Guard Investa menjadi bagian dari strategi Allianz Life Indonesia dalam memperluas penetrasi produk asuransi jiwa berbasis investasi. Di tengah dinamika pasar keuangan, perusahaan melihat kebutuhan terhadap solusi yang menggabungkan perlindungan dan pengelolaan aset sebagai salah satu peluang pengembangan bisnis jangka panjang.