Sedaaap! ini 3 Kuliner Khas Tanjung Lesung

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 21 Desember 2016 - 12:20 WIB

Makanan Khas Banten
Makanan Khas Banten

INDUSTRY.co.id - Jika berlibur atau berwisata di suatu daerah, Anda semua pasti tidak luput untuk mencicipi kuliner yang khas dan enak-enak di sana. Salah satunya di daerah Tanjung Lesung, Banten. Daerah Banten merupakan daerah yang terkenal akan kota industri dan pariwisatanya. Tidak hanya dalam wisata alamnya, Tanjung Lesung juga mempunyai makanan khasnya loh! Makanan khas Tanjung Lesung, Banten memang banyak makanan yamg berbau seafood, jika Anda bosan dengan makanan seafood, ada loh makanan khas lain nya khas Tanjung Lesung. Berikut ini macam-macam makanan khas Tanjung Lesung.

1. Nasi Sumsum
Bagi Anda yang menyukai makanan berasa gurih, Anda bisa mencicipi makanan ini yaitu, nasi sumsum. Oalahan utamanya yaitu si sumsum tulang kerbau. Makanan khas ini merupakan makanan daerah khas dari Banten atau, tepatnya di Tanjung Lesung. Nasi sumsum ini dapat meningkatkan nafsu makan Anda karena, bahan baku bumbunya ditumbuk bukan diblender yang akan semakin memperkuat rasa bumbu yang terkandung di dalamnya. Makanan ini sangat lengkap jika di makan dengan nasi hangat dan jangan lupa dengan sate lidah kerbau dan otak. Makanan khas ini cukup langka, maka dari itu, jika berkunjung ke Tanjung Lesung, Banten. Anda jangan lupa mencicipi makanan ini.

2. Rabeg Banten
Jika Anda menyukai makanan pedas, Anda jangan sampai lupa mencicipi makanan ini. Ya! ini dia rabeg banten. Rabeg banten ini merupakan primadona makanan Banten. Makanan yang menggunakan jeroan kambing ini, memiliki cita rasa yang khas, gurih dan manis. Aromanya berasal dari rempah-rempah seperti cengkeh, pala, dan kayu manis.

3.Sate Bandeng Khas Banten
Biasa, hidangan sate di suatu daerah hampir sama, di Tanjung Lesung, Anda bisa menikmati sate yang khas daerah sini. Bahannya berbeda dengan yang lainnya. Karena daerah Banten merupakan daerah industri yang banyak menghasilkan olahan seafood, peluang usaha ini tidak dapat dihindari. Contohnya, sate bandeng ini. Sate ini berbahan dasar ikan bangdeng yang fresh. Ikan bandeng ini, diolah dulu, seperti membuang dahulu tulangnya hingga bersih. Sate Bandeng ini, disajikan berbeda dengan sate pada umumnya. Sate bandeng ini, bisa langsung dinikmati begitu saja tanpa bumbu apapun, karena di dalam sate sudah terdapat bumbu rempah yang sudah terkandung dalam ikannya.

Sumber :
wartawisatatour.blogspot.co.id
tempatwisataunik.com
gudangwisata.com

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Blockchain

Kamis, 18 April 2019 - 17:10 WIB

Jelajahi Pasar Blockchain Indonesia, TTC Gandeng Tokocrypto dan Infonesia

Blockchain proyek dari Singapura, TTC Foundation resmi bekerjasama dengan Tokocrypto dan Infonesia sebagai bagian dari strategi memasuki pasar Indonesia. Melalui kerja sama ini, TTC Foundation…

Fujitsu Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat salah satu AMMDes

Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 18 April 2019 - 14:38 WIB

BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online diakhir 2019

Jakarta - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal 4 2019. Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di…

Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi di Pesantren-Pesantren

Kamis, 18 April 2019 - 14:11 WIB

Cerita Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi ke Pesantren-Pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017 sukses memperluas pasar dengan produk unggulan kopi, sabun,…