Dukung Program Peningkatan Utilitas Pusat Logistik Berikat, ICDX Akan Gelar ITCE di Bali

Oleh : Hariyanto | Senin, 10 Juli 2017 - 13:50 WIB

CEO Indonesia Commodity and Derivaties Exchange, Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
CEO Indonesia Commodity and Derivaties Exchange, Lamon Rutten (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Indonesia Commodity and Derivaties Exchange (ICDX) akan menyelenggarakan Indonesia Tin Conference and exhibition (ITCE) yang ke empat yang di gelar di Bali pada tanggal 27 hingga 29 Agustus 2017 mendatang.

Pada ITCE kali ini, akan mengusung tema "Tin Beyond Boundaries; Integrating the Tin Industry for Sustainable Economic Growth".

CEO Indonesia Commodity and Derivaties Exchange, Lamon Rutten mengatakan,  pada penyelenggaraan ITCE tahun ini pihaknya akan menghadirkan narasumber yang berkompeten serta dihadiri sejumlah peserta mancanegara baik yang sudah menjadi buyer anggota maupun calon buyer Timah.

"Tentu, ITCE ini juga dihadiri pengusaha smelter dalam Negeri, sebab acara ini berpotensi memperluas jaringan bisnis, " ungkap Rutten di Jakarta, Senin (10/7/2017).

Menurut Rutten, pemilihan tema "Tin Beyond Boundaries; Integrating the Tin Industry for Sustainable Economic Growth" tersebut sangat beralasan. Pasalnya, saat ini pemerintah fokus pada program peningkatan utilitas Pusat Logistik Berikat (PLB), baik untuk impor maupun tujuan ekspor komoditi unggulan Indonesia.

"ITCE akan memberikan manfaat dan solusi kepada pelaku sektor industri timah dan juga pemerintah Indonesia dalam memajukan timah nasional untuk pertumbuhan ekonomi berkesinambungan," ujarnya.

Ia menambahkan, ICDX melalui anak usaha ILB berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang efisien dan didukung oleh sistem logistik modern.

"Sehingga posisi Indonesia sebagai penentu harga timah dunia semakin kuat dan terintegrasi dengan pasar keuangan global," ungkapnya.

"ILB tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan timah, tetapi kedepan dapat menjadi role model dan etalase dari berbagai komoditi ekspor lainya seperti CPO dan karet," pungkas Rutten.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI

Sabtu, 20 April 2019 - 10:32 WIB

Peringati Harkonas, YLKI Minta Pemerintah Serius Lindungi Konsumen

Setiap 20 April, diperingati sebagai Hari Konsumen Nasional, atau Harkonas yang tak bisa dilepaskan dari UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK). Pasalnya Harkonas mengacu pada…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 20 April 2019 - 10:05 WIB

Kemenperin Pacu Hilirisasi Komoditas Kelapa Terpadu dari Jambi Sampai Gorontalo

Kementerian Perindustrian semakian giat memacu hilirisasi komoditas kelapa agar menjadi produk industri dalam negeri yang bernilai tambah tinggi.