Pemerintah Segera Tentukan Status Operasional Enam KEK

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 Juli 2017 - 17:25 WIB

Ilustrasi KEK Morotai (Foto Pemkot)
Ilustrasi KEK Morotai (Foto Pemkot)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan segera menentukan status operasional dan tahapan akhir evaluasi terhadap enam KEK.

"Dewan Nasional KEK akan melakukan sidang dalam waktu dekat, dan memutuskan layak tidaknya KEK tersebut untuk mulai beroperasi melayani dan menjaring investasi," kata Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Wahyu Utomo, kepada awak media di Jakarta, Kamis (6/7/2017)

Enam KEK tersebut merupakan kawasan yang telah ditetapkan masing-melalui oleh Peraturan Pemerintah (PP) tentang KEK yang dikeluarkan pada 2014.

Keenam KEK tersebut adalah KEK Mandalika (NTB), KEK Tanjung Api-api (Sumatera Selatan), KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan-MBTK (Kalimantan Timur), KEK Bitung (Sulawesi Utara), dan KEK Morotai (Maluku Utara).

Komitmen nilai investasi di enam KEK tersebut tercatat sekitar Rp188 triliun dengan nilai investasi terbesar dari KEK Tanjung Api-api sebesar Rp161,7 triliun untuk kegiatan utama antara lain industri pengolahan karet, kelapa sawit, dan petrokimia.

Sampai akhir Juni 2017, 11 KEK telah memperoleh penetapan pemerintah. Dua di antaranya yaitu KEK Sei Mangkei (Sumatera Utara) dan KEK Tanjung Lesung (Banten) yang ditetapkan pada 2012 dan telah dinyatakan beroperasi pada 2015.

Sementara tiga KEK relatif baru memperoleh penetapan dan belum memasuki tahapan beroperasi, yaitu KEK Sorong (Papua Barat), KEK Tanjung Kelayang (Bangka Belitung) dan KEK Arun Lhokseumawe (Aceh).

Wahyu mengatakan pengusul KEK yang telah ditetapkan diberikan waktu tiga tahun untuk mempersiapkan berbagai kondisi prasyarat beroperasinya KEK.

"Kondisi-kondisi prasyarat tersebut termasuk kesiapan lahan, infrastruktur kawasan, perangkat administratur KEK, dan sumber daya manusia yang dipersyaratkan untuk kelancaran operasinya dalam menerima dan melayani investor," kata Wahyu.

Konsep dasar KEK adalah pemberian fasilitas pada penyiapan kawasan yang lokasinya mempunyai aksesibilitas ke pasar global, misalnya akses ke pelabuhan dan bandara.

Kawasan tersebut diberikan insentif untuk meningkatkan daya saing dengan negara-negara di sekitarnya.

Dengan meningkatnya daya saing tersebut diharapkan dapat menarik investor untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Pengembangan KEK menjadi terobosan untuk menjembatani kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, kesenjangan antarwilayah, dan membangun kemandirian ekonomi dari dominannya ekspor barang mentah atas sumber daya alam nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Selasa, 26 Oktober 2021 - 22:00 WIB

KemenKopUKM Raih Anugerah KIP 2021 Klasifikasi Badan Publik Informatif

Kementerian Koperasi dan UKM berhasil meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2021 untuk klasifikasi Badan Publik Informatif dengan kategori penilaian tertinggi.

OMAI Stimuno

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:46 WIB

Sukses Pasarkan OMAI Stimuno ke Mancanegara, Dexa Medica Sabet Penghargaan Primaniyarta 2021

Berkontribusi meningkatkan ekspor salah satu produk farmasi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yakni STIMUNO ke pasar nontradisional, Dexa Group melalui PT Dexa Medica meraih penghargaan Primaniyarta…

Ketua Umum PII Heru Dewanto

Selasa, 26 Oktober 2021 - 21:30 WIB

Persatuan Insinyur Indonesia Bantu 50 Mahasiswa dan Lulusan Program Vokasi Asal Indonesia Bekerja di Hungaria

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), membantu 50 orang yang terdiri dari mahasiswa dan lulusan program vokasi asal Indonesia…

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:02 WIB

Legislator Golkar Minta Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 di Daerah Luar Jawa-Bali

Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin meminta pemerintah mempercepat vaksinasi di luar Jawa-Bali, mengingat sampai saat ini, baru 5 provinsi yang capaian vaksinasinya di atas nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mendampingi Presiden Joko Widodo pada acara peresmian pabrik gula PT Prima Alam Gemilang (PAG) di Bombana, Sulawesi Tenggara

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19:45 WIB

Menperin Agus: Industri Manufaktur Sukses Jadi Penopang Utama Ekonomi RI

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa sektor industri manufaktur Indonesia selama tujuh tahun pemerintahan Joko Widodo tetap memainkan peranan penting…