Di IFBC EXPO 2023, Dirut Jababeka Morotai Tawarkan Peluang Bisnis Bagi Hasil Tanpa Bayar Sewa Bagi Investor

Oleh : Hariyanto | Jumat, 03 November 2023 - 19:11 WIB

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahaja Purnama (kaman) saat sesi presentasi di IFBC EXPO 2023
Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahaja Purnama (kaman) saat sesi presentasi di IFBC EXPO 2023

INDUSTRY.co.id - Tangerang - Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahaja Purnama mengemukakan sederet peluang yang menguntungkan bagi para investor apabila menanamkan modal di sektor pariwisata, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai.

Menurut Basuri, investasi di kawasan berjuluk New Bali tersebut merupakan peluang seksi yang minim resiko dengan potensi cuan lebih besar.  

"Jadi kalau bisnis ditempat yang ramai maka persainganya sangat luar biasa. Untuk itu kita siapkan Morotai yang akan menjadi peluang bisnis di Bali baru. Inilah seksinya bisnis kalau kita bisa melihat peluang tapi meminimalkan resiko. Ini yang harus diperhitungkan oleh para pelaku bisnis," kata Basuri dalam acara National Roadshow Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2023 yang dilaksanakan di ICE BSD Tangerang, Jumat (3/11/2023). 

Morotai saat ini, lanjut Basuri sudah resmi menjadi kawasan ekonomi khusus yang diresmikan dan ditandatangani langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2017.

Dimana dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana dan rombongan juga sempat menginap di kawasan tersebut. 

"Dengan status kawasan ekonomi khusus tersebut, Morotai tentunya akan lebih seksi lagi dalam menarik investasi termasuk menarik wisatawan baik lokal maupun asing untuk datang berkunjung," ujar Basuri.

Sejatinya, KEK Morotai yang dikelola oleh anak usaha dari PT Jababeka Tbk. (KiJA), pengembang kawasan industri terkemuka di Asia Tenggara ini memang memiliki daya tarik tersendiri, selain dikenal luas menjadi lokasi peninggalan sejarah perang dunia kedua, Morotai juga menawarkan sejuta keindahan, mulai dari pantainya yang bersih alami dengan hamparan pasir yang berwarna putih.

Piihaknya, demikian kata Basuri, akan selalu berkomitmen menciptakan suatu kawasan yang dimana ekosisten dan bisnisnya bisa bergerak terus.  

"Kami selalu ingin menciptakan sesuatu yang berkelanjutan. Jadi kalau bapak ibu mau bisnis dan menikmati hidup, maka Morotai menjadi tempat yang wajib untuk dipertimbangkan. Karena beragam fasilitas sudah tersedia, hotel sudah ada, kita sedang siapkan juga pesawat dari bali ke Morotai, 2 jam 15 menit. Nah dari morotai ini kita ingin nanti bisa ke luar negeri, ini sudah kita rencanakan bagaimana traffic nya. Jadi investasi di Morotai ini adalah peluang yang luar biasa," paparnya. 

Ditambahkan Basuri, nantinya para pelaku usaha yang berivestasi di Mototai bakal dimanjakan dengan beberapa insentif dan kemudahan, salah satunya adalah sistem bagi hasil. 

"Kita siapkan semua, jadi para pelaku usaha yang tertarik dengan bisnis baru di Morotai tidak perlu bayar sewa. Kami akan berikan tempat lalu kita bagi hasil. Kami juga mau pelaku usaha menikmati keuntungan dari kawasan yang kami ciptakan. Disinilah sebenarnya kuncinya, dimana kota baru bisa berkembang menjadi pusat keramaian dan juga menjadi pusat ekonomi," ungkapnya. 

"Memang tugas kami adalah menyiapkan ekosistem sehingga para pengusaha akan nyaman berusaha di sini, itulah mengapa Morotai menjadi tempat yang seksi untuk berinvestasi, dan para pengusaha akan lebih nyaman berbisnis disini karena semua kondisi sudah kita ciptakan," pungkas Basuri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MenKopUKM Teten Masduki

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:13 WIB

Orasi Ilmiah di UMMI, Menteri Teten Tekankan Pentingnya Bangun Industri UMKM Berbasis Keunggulan Domestik

Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya membangun industri UMKM berbasis keunggulan domestik, serta mengolah sumber daya alam hasil perkebunan dan pertanian…

Kika: Warit Jintanawan, Direktur PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (kedua dari kiri). Budyanto Totong, Founder dan Dirut PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (tengah) Andy Totong, Direktur Utama Mitra10 (kedua dari kanan)

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:05 WIB

Perkuat Pasar di Jawa Barat, Mitra10 & Atria Ekspansi ke Sawangan Depok

Depok– Mitra10 memperkuat penetrasi pasar ritel modern bahan bangunan dan pelengkapan rumah, bersama dengan Atria yang menguasai pasar ritel modern furnitur dan matras, membuka flagship store…

Jajaran direksi PT Mora Telematika Indonesia Tbk.

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:55 WIB

Absen Tebar Deviden, Moratelindo Bakal Gencar Ekspansi Jaringan Telekomunikasi

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo menetapkan untuk menggunakan laba bersih senilai Rp678,17 miliar sebagai laba ditahan. Kemudian, sisanya, laba bersih yang senilai Rp1…

6IXTY8IGHT

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:37 WIB

Sepanjang 2023, PT Sinar Eka Selaras, Tbk. Catat Kenaikan Penjualan Bersih Sebesar 23%

Sepanjang tahun 2023, PT Sinar Eka Selaras, Tbk. (Perseroan) berhasil mencatatkan kenaikan penjualan bersih sebesar 23% menjadi Rp3,7 triliun dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik…

TPA Bantargebang

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:12 WIB

Peduli Lingkungan, Perusahaan Harus Mulai Menerapkan Sistem Zero Waste to Landfill

Tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan permasalahan sampah saat ini dinilai masih butuh perhatian. Hal ini terlihat dari data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) – Kementerian…