Tingkat Hunian Hotel di Padang Sumbar Capai 64,04 Persen

Oleh : Chodijah Febriyani | Kamis, 04 Mei 2017 - 15:05 WIB

Tempat Wisata di Sumatera Barat (Keren Su/Getty Images)
Tempat Wisata di Sumatera Barat (Keren Su/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Padang- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat tingkat hunian hotel berbintang di Padang pada Maret 2017 mencapai 64,04 persen atau meningkat 11,44 poin dibandingkan Februari yang hanya 52,36 persen.

"Hunian hotel di Padang merupakan yang tertinggi di Sumbar pada Maret 2017 diikuti oleh Bukittinggi yang mencapai 47,23 persen," kata Kepala BPS Sumbar, Sukardi di Padang, Rabu (3/5/2017)

Menurut dia bila dirata-ratakan tingkat hunian hotel di Sumbar pada Maret 2017 mencapai 55,67 persen atau naik 8,45 poin.

Berdasarkan klasifikasi hotel peningkatan terjadi pada hotel bintang dua sebesar 15,46 poin, hotel bintang tiga 13,41 poin, hotel bintang satu 2,30 poin dan hotel bintang empat 5,55 poin.

Sementara rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Sumbar pada Maret 2017 mencapai 1,58 hari meningkat 0,11 hari dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 1,47 hari, kata dia.

Ia merinci menurut kelas hotel terlihat rata-rata tamu asing paling lama menginap di hotel bintang tiga yaitu 4,11 hari, hotel bintang satu 2,36 hari, hotel bintang dua 1,82 hari dan hotel bintang empat 2,54 hari.

Sebelumnya Akademisi Universitas Andalas (Unand) Padang, Dr Sari Lenggogeni menilai Sumbar perlu memetakan segmen pariwisata agar jelas target wisatawan yang hendak dibidik untuk berkunjung.

Berdasarkan data segmen pasar terbesar wisatawan Sumbar berasal dari Malaysia mencapai 77 persen diikuti Australia 4,1 persen, Singapura dua persen dan Perancisn 0,07 persen, ujar dia.

Apakah pengelola sudah tahu karakter wisatawan asal Malaysia, kemana berbelanja dan kemana berkunjung serta menginap, lanjutnya.

Sementara organisasi Indonesia Congress and Convention Association (Incca) Sumbar mengimbau praktisi pariwisata di provinsi itu bersinergi untuk meningkatkan tingkat hunian hotel.

"Pertumbuhan hotel di Sumbar sudah cukup baik, namun belum diikuti tingkat hunian yang stabil, hotel hanya penuh pada waktu tertentu saja karena itu perlu sinergi seluruh penggiat pariwisata," kata Ketua Incca Sumbar, Febby Dt Bangso.

Ia menerangkan Incca selaku organisasi yang bergerak dibidang bidang seminar, pertemuan, dan konvensi mengajak para penggiat bersama-sama memikirkan strategi agar hunian hotel lebih stabil.

"Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membangun jaringan bersama dan berbagi informasi soal kegiatan agar pada hari biasa kunjungan wisatawan dan hunian hotel tetap stabil," ujarnya.

Ia melihat sebenarnya cukup banyak kegiatan-kegiatan besar yang dilaksanakan di daerah lain, jika dilakukan pemasaran secara terpadu maka bisa ditarik ke Sumbar.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meresmikan Future Digital Lab di Institut Teknologi Bandung (ITB)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:30 WIB

Masuki Industri 4.0, Kemenperin Dorong Tumbuhnya Pusat Inovasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong inovasi sebagai elemen penting dari Revolusi Industri 4.0. Upaya tersebut merupakan implementasi Peta Jalan Making Indonesia 4.0 sehingga Indonesia…

Nias Selatan Open Surfing Contest di Pantai Sorake, Sumatera Utara (Foto:mediarajawalinewsonline)

Senin, 18 Maret 2019 - 20:00 WIB

Sail Nias Ajang Populerkan Surga Peselancar Dunia

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan Sail Nias 2019 diharapkan dapat menjadi ajang memopulerkan Nias sebagai surga bagi peselancar dunia.

Singapore Airlines (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 19:00 WIB

Dapatkan Poin Miles Melalui Dompet Digital Sia Krispay

Mulai hari ini, anggota KrisFlyer dapat menghasilkan KrisPay miles secara instan ketika mereka berbelanja di berbagai toko di Singapura, berkat peningkatan terbaru pada aplikasi KrisPay.

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Senin, 18 Maret 2019 - 18:21 WIB

Indah Kiat Tangerang Bantu Masyarakat Sekitar Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele

Unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Tangerang Mill (Indah Kiat Tangerang), membantu warga Tangerang Selatan untuk meningkatkan kualitas pengembangan…

Crowdo (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

Senin, 18 Maret 2019 - 18:12 WIB

Crowdo Akan Jadi Perwakilan Bisnis P2B Indonesia di Money2020 Asia

Crowdo, platform Peer-to-Business (P2B) Lending terkemuka di ASEAN akan mewakili fintech Indonesia di salah satu acara fintech terbesar di dunia, Money 2020 Asia pada tanggal 19-21 Maret di…