KITAS Bermasalah, Essien dan Cole Terancam Dideportasi

Oleh : Herry Barus | Selasa, 18 April 2017 - 03:55 WIB

Michael Essien. (Foto: IST)
Michael Essien. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Bandung- Dua megabintang Persib Bandung Michael Essien dan Carlton Cole terancam dideportasi oleh pihak imigrasi, jika managemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) tidak mengurusi penerbitan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS).

"Sanksi paling tegas barangkali bisa dideportasi kan gitu," ujar Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Klas I Bandung Agustianur di Kantor Imigrasi Bandung, Senin (17/4/2017)

Agustianur mengatakan, pihaknya sudah memanggil perwakilan pihak PT PBB dan meminta penjelasan serta menunjukan seluruh dokumen kedua pemain "marguee" tersebut.

Namun, ia mendapati beberapa dokumen yang diperlihatkan pihak Persib, belum memenuhi persyaratan untuk diajukan memperoleh KITAS.

"Dari pihak Persib sudah datang ke sini, saya sudah lihat surat dokumennya bahwa belum memenuhi persyaratan untuk diajukan menjadi memperoleh Surat Izin Tinggal sementara," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan segera memanggil kedua mantan pemain yang pernah merumput di Liga Inggris tersebut untuk dilakukan pendalaman.

"Jadi kami akan memanggil kedua pemain itu secara resmi untuk kita dalami. Kita dalami pemeriksaannya sampai sejauh mana adanya pelangggaran administrasi ini terjadi," tuturnya.

Sejauh ini, kata dia, Essien dan Cole hanya mengantongi izin tinggal kunjungan saja sembari menunggu proses KITAS terbit. Namun, ia tidak mengetahui apakah terdapat kebijakan lain sehingga dua pemain tersebut dapat merumput di Indonesia.

"Tapi penjelasan klarifikasi lagi lah ke pihak persib penjelasannya itu. Dari mana tadi apakah PSSI, PT Liga, BOPI, atau Kemenpora barangkali. Nah itu saya juga gak tau regulasinya apa. Mungkin bisa meminta informasi dari beliau-beliau itu," ucap.

Ia menyebut, persyaratan yang belum dipenuhi pihak Persib salahsatunya yakni surat rekomendasi dari Kementerian Ketenagakerjaan. Meski begitu, kata dia, managemen Persib sudah bertindak kooperatif dan akan segera mengurusi kelengkapan dokumen yang diminta.

"Dia (pihak Persib) malah sekarang telah mengupayakan perizinannya itu untuk dipenuhi. Sudah datang dia saya panggil, sudah menjelaskan ke saya. Tapi menurut saya, persyaratan (yang diperlihatkan) itu belum layak untuk menjadi persyaratan izin tinggal sementara," tegasnya.

Pengurusan KITAS sendiri, lanjut dia, tergolong mudah dan cepat, asal seluruh dokumen yang diperlukan mesti dilengkapi.

"Cepet bisa dia datang setelah foto dia besok selesai kan gitu. Bisa aja. Cepat itu. Yang penting rekomendasi dari instansi yang lain ada, kita segera proses. Sekarang nunggu persyaratan itu, mereka ajukan ke kita, kita akan tindaklanjuti KITAS-nya," tambahnya.

"Kita panggil besok perdalam dulu setelah itu kita laporkan ke tingkat pimpinan kita. Mungkin gitu, apa tindakannnya. Kita juga gak bisa mutusin tindakan apa yang akan kita ambil. Kan kita harus melaporkan kan ini," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

1.500 Peserta Antusias Ikuti BCA Super League Triathlon 2019 (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:00 WIB

1.500 Peserta Antusias Ikuti BCA Super League Triathlon 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung penuh gelaran Super League Triathlon 2019, ajang unjuk kebugaran melalui olahraga multicabang yang digelar di Pulau Dewata, Bali, pada 23 – 24 Maret…

Presiden Jokowi disaksikan sejumlah pembalap mencoba salah satu motor balap, di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (11/3) sore. (Foto: Agung/Humas)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 20:00 WIB

Jelang GP 2021, Presiden Jokowi Tingkatkan Pembangunan Jalan-Runway Bandara

Balapan MotoGP akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2021. Jelang ajang kejuaraan dunia balap motor itu, Presiden Joko Widodo mengatakan ada tiga…

Askrindo Peduli

Sabtu, 23 Maret 2019 - 19:22 WIB

Askrindo Peduli Lingkungan Bersama Kelurahan Kwitang

JAKARTA - Dalam rangka memperingati HUT BUMN Bersama, dan HUT PT Askrindo (Persero) yang ke-48 dilaksanakan kegiatan peduli lingkungan bersama di wilayah Kelurahan Kwitang.

kiri-Kanan) Ketua Forwarker–PWKI Edi Hardum, Direktur Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia(Padma) Indonesia Gabriel Goa dan Pengamat Ketenagakerjaan dan Jaminan Sosial, Timboel Siregar.

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:32 WIB

Kartu Prakerja, Jurus Jokowi Selamatkan Pengangguran

Ciloto- Program calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mengenai kartu prakerja yang akan diluncurkan jika terpilih kembali menjadi Presiden di pemilihan Presiden 17 April 2019, patut didukung…

IKIMURA GROUP (Industry/foto: Herlambang)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 18:20 WIB

Gemilang di Tahun Lalu, PT Ikimura Group Bidik Pertumbuhan Bisnis Hingga 30 Persen di Tahun 2019

Imbas meningkatnya permintaan akan produk komponen otomotif juga dirasakan oleh salah satu perusahaan anak bangsa, PT Ikimura Group yang saat ini mendistribusikan dan memproduksi mettal cutting…