Maksimalkan Sumber Daya Manusia, Industri Tekstil Nasional Semakin Baik

Oleh : Hariyanto | Rabu, 22 Maret 2017 - 06:30 WIB

Ketua API Ade Sudrajat (Kanan) dalam Bisnis meeting dengan kedubes Amerika Serikat (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Ketua API Ade Sudrajat (Kanan) dalam Bisnis meeting dengan kedubes Amerika Serikat (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) menilai, Industri Tekstil Nasional kedepanya akan lebih baik lagi dalam bersaing dengan industri tekstil negara kompetitor lainya. Hal tersebut karena dukungan pemerintah dalam memberdayakan sumber daya manusia yang sedang di jalankan saat ini.

"Perusahan-perusahaan di Indonesia sendiri khususnya tekstil kedepan saya kira kira memiliki suatu harapan yang lebih baik lagi dan bisa bersaing, karena pemerintah melakukan hal-hal yang tepat pada rihgt track yaitu melatih manusianya supaya memiliki kompetensi," tutur Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat saat di temui INDUSTRY.co.id dalam Bisnis meeting dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Selasa (21/3/2017)

Menurutnya, pemberdayaan yang dilakukan pemerintah saat ini bukan hanya di level operator tapi juga di level supervisor dan juga level manager. Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah untuk merealisasi biaya energi yang lebih baik.

"semuanya harus tersertifikasi, itu pemerintah lakukan dengan inten khususnya menteri perindustrian yang sangat antusias memimpin fokasi ini, kemudian juga tadi bagaimana kita mendorong pemerintah untuk merealisasikan biaya energi yang lebih baik, " tambah Ade.

Mengenai serbuan dari produk asing, Ade meneilai, hal tersebut tidak menjadi soal, karena harga dari produk-produk asing tersebut tidak jauh berbeda dengan produk dalam negeri.

"Mengenai produk asing ini ternyata harganya disana dengan kita tidak jauh berbeda, karna disana sudah ada kenaikan kenaikan 20% dari row material yang mereka gunakan yang ternyata lebih mahal sekarang, artinya balancenya sudah mulai tercipta tinggal bagaimana supaya barang tersebut tidak terlalu gencar dan itu nampak keliatan sekali bahwa impornya menurun," ungkap ade

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 15:00 WIB

BI Antisipasi Modal Keluar Jelang Pertemuan FOMC

Bank Indonesia menyebutkan terus meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap potensi keluarnya modal asing yang bisa menggerus nilai tukar rupiah terutama menjelang rapat Komite Pasar Terbuka…

Dealer Honda / http://idolosol.com

Senin, 28 Mei 2018 - 14:54 WIB

Honda Siapkan 114 Bengkel Siaga Hadapi Mudik Lebaran 2018

PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menghadirkan program Honda emergency service atau bengkel siaga Honda. Program ini dirancang untuk menemani konsumen Honda selama melakukan perjalanan mudik.…

Sinergi Enam Marketplace Besar dalam program Ramadhan Express Gerakan Ayo UMKM Jualan Online

Senin, 28 Mei 2018 - 14:36 WIB

Sinergi Enam Marketplace Besar Dorong UMKM Jualan Online

Kominfo bersama Kemenkop meluncurkan program Ramadhan Express Ayo UMKM Jualan online untuk gerak cepat bantu pedagang mikro dan kecil yang belum bisa mendapat akses ke pasar online yg sangat…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 14:30 WIB

Menkeu: BSF Aktif Bila Keadaan Ekonomi Waspada

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan inisiatif "Bond Stabilization Framework" (BSF) akan aktif apabila berdasarkan penilaian Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kondisi perekonomian…

Ilustrasi pekerja proyek infrastruktur pemerintah (Foto: Istimewa)

Senin, 28 Mei 2018 - 14:30 WIB

Gapensi Desak Pemerintah Libatkan Kontraktor Swasta Dalam Proyek Infrastruktur Nasional

Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) meminta Pemerintah melibatkan lebih banyak kontraktor swasta dalam proyek pembangunan infrastruktur nasional.