Garuda Jayapura Optimis Peroleh Rp8 Miliar dari GATF

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 September 2018 - 11:00 WIB

Maskapai Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)
Maskapai Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jayapura- Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Cabang Jayapura menargetkan pendapatan Rp8 miliar dari penyelenggaraan Garuda Travel Fair (GATF) Fase II pada 5-7 Oktober 2018 di Mal Jayapura, Papua.

"Dalam 'event' ini kami libatkan 14 agen dan target pengunjung sebanyak 20.000 orang," ujar General Manager Garuda Indonesia Jayapura Mac Fee Kindangen, di Jayapura, Rabu (19/9/2018)

Ia menjelaskan target tersebut ditetapkan karena pada GATF Fase I 2018 yakni pendapatan yang didapat adalah Rp7,8 Miliar.

Namun kondisi saat ini berbeda karena tidak ada lagi rute Jayapura-Manado yang pada fase I ikut di jual.

"Seharusnya dengan kondisi tersebut target bisa turun menjadi Rp7 Miliar, tapi kami melihat potensi akhir tahun cukup bagus karena promo yang diberikan cukup banyak maka target sedikit kami naikan," kata dia.

Mac Fee mengungkapkan GATF nanti merupakan yang kesembilan kalinya digelar Garuda bersama Bank Mandiri yang juga menyediakan berbagai macam penawaran menarik bagi masyarakat.

Ia menyebut dengan poin fiesta Bank Mandiri, konsumen bisa mendapatkan diskon hingga 50 persen dan menggunakan kartu kredit tanpa bunga.

"Kami berharap dengan momentum GATF masyarakat Jayapura bisa menyiapkan perjalanannya jauh-jauh hari dan mendapat harga lebih baik," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:48 WIB

Depresiasi Rupiah Kerek Penjualan Ekspor Sri Rejeki Isman

Kondisi tersebut membuat manajemen SRIL berkeinginan untuk meningkatkan porsi ekspor berkisar 56% hingga 58% sampai akhir tahun 2018.

Produk Minuman PT Delta Djakarta (ist)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:12 WIB

Dampak Depresiasi Rupiah, Delta Djakarta Berupaya Kendalikan Biaya Produksi

Produsen minuman beralkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) berupaya untuk menjaga biaya produksi. Pasalnya, bahan baku pembuatan minuman ini masih mengandalkan impor, seperti malt. Sementara,…

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Mentan Amran Kerja Sama Pengembangan Rain Water Harvesting System

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjalin kerja sama dengan pemerintahan Taiwan untuk pengembangan sektor pertanian Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:45 WIB

Rupiah Senin Sore Ditransaksikan Antarbank di Jakarta Rp15.237

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (15/10/2018) bergerak melemah sebesar 42 poin menjadi Rp15.237 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.195…