PT Timah Lakukan Total Penambangan Berbasis Masyarakat

Oleh : Anisa Triyuli | Rabu, 11 Juli 2018 - 15:55 WIB

PT Timah Tbk (TINS) (Foto Ist)
PT Timah Tbk (TINS) (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Pangkalpinang- PT Timah Tbk melakukan total penambangan bijih timah berbasis masyarakat, sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan operasional perusahaan BUMN itu.

"Total "mining" atau penambangan tidak bersisa hanya dilakukan di kawasan wilayah izin usaha penambangan (IUP) dan ini sebagai tindaklanjut program "recovery" PT Timah dalam pemberdayaan masyarakat," kata Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Selasa (10/7/2018)

Ia menjelaskan total mining program recovery ini berdasarkan Permen  ESDM Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan yang Baik dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Selain itu, pengamanan aset berdasarkan Keppres Nomor 63 tahun 2004 (Pasal 4) tentang Pamobvitnas  dan Permen ESDM Nomor 4 tahun 2014 (Pasal 1 ayat 1) tentang Pola Pengamanan.

"Kita diwajibkan untuk mengelola IUP secara optimal sesuai penambangan timah yang baik dan ini  sekaligus menjaga serta mengamankan aset negara," ujarnya.

Menurut dia program recorery ini sangat baik untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan  penambangan secara ilegal, karena para penambang ini akan dibina dalam menjalankan usaha penambangan berbasis lingkungan sesuai peraturan berlaku.

"Masyarakat yang menambang tentu mengikuti prosedur berlaku dan mereka diwajibkan menjual bijih timah kepada pemilik IUP sesuai harga pasaran," katanya.

Ia menambahkan selama ini banyak sisa-sisa bijih timah di kawasan IUP. Oleh karena itu dilakukan PT Timah melakukan penambangan secara total dengan melibatkan masyarakat.

"Sisa-sisa pengolahan harus diambil dan ini sebagai konservasi mineral untuk memberdayakan dan peningkatan ekonomi masyarakat di lingkungan operasional perusahaan," katanya. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sederet agensi terkenal Korea Selatan menjalin kerjasama untuk mendirikan perusahaan platform konten baru pada Kamis (19/7). (Foto: Soompi)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 19:30 WIB

Tujuh Agensi Korsel Jalin Kerjasama Dirikan Perusahaan Konten Baru

Sederet agensi terkenal Korea Selatan, mulai dari SM Entertainment, YG Entertainment, BigHit Entertainment, JYP Entertainment, FNC Entertainment, Star Empire, dan Mystic Entertainment menjalin…

Girls Group 'TWICE' (Foto: soompi/stardailynews)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 17:00 WIB

Pelaku Ancaman Pembunuhan Girlband TWICE Ditangkap Polisi

Seorang pengguna forum Ilbe membuat sebuah postingan yang berisi ancaman pembunugan terhadap personel TWICE Mina pada Juni 2017 lalu. Ia bahkan mengunggahnya dengan foto sebuah pisau.

Pesawat AirAsia Tampilkan Logo Wonderful Indonesia (Foto Dije)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:30 WIB

AirAsia X Pastikan Tambah 34 Airbus A330neo

Afiliasi AirAsia, AirAsia X memastikan telah memesan tambahan 34 pesawat Airbus A330neo berbadan lebar.

Ilustrasi Exit Tol

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:26 WIB

Perbankan Danai Rp3,3 Triliun Tol Kunciran-Serpong

Pihak perbankan yang terdiri atas sindikasi empat bank memberikan dana pinjaman Rp3,3 triliun untuk pembangunan ruas jalan tol Kunciran-Serpong oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN), yang merupakan…

Terminal LCC di Bandara Soetta (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 16:22 WIB

Terminal 4 Soetta Bukan untuk LCC

PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak didesain untuk penerbangan berbiaya murah (low cost carrier/LCC).