Pemerintah Rencanakan IKM Tekstil Terapkan Standar Mutu Produk

Oleh : Hariyanto | Kamis, 02 Februari 2017 - 12:03 WIB

 IKM tekstil Ilustrasi (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
IKM tekstil Ilustrasi (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) merencanakan seluruh industri kecil menengah (IKM) tekstil terapkan standar mutu produk maksimal pada 2019.

"Selama ini, industri tekstil skala kecil menengah belum diwajibkan untuk menerapkan standar mutu produk. Pemerintah mengkhawatirkan kondisi ini dapat melemahkan daya saing mengingat produk tekstil impor terus membanjiri pasar dalam negeri," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kemenperin, Gati Wibawaningsih  di Jakarta, Kamis (2/2).

Implementasi standar mutu produk tekstil, menurut Gati, merupakan upaya pemerintah untuk sekaligus menekan laju impor barang jadi dan bahan baku tekstil.

"Sebenarnya kita sudah punya standar produk, tapi itu belum diwajibkan. Nanti kita akan wajibkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP)," ujarnya.

Saat ini, lanjut Gati, pihaknya ingin memperketat masuknya barang jadi dan bahan baku tekstil yang sebagian besar berasal dari Tiongkok. Kendati demikian, tidak mudah menerbitkan regulasi pembatasan mengingat dunia telah memasuki rezim perdagangan bebas.

"Data Badan Pusat Statistik menunjukkan saat ini ada lebih dari 240.000 IKM berbagai sektor. Tekstil dan fesyen memiliki 48.000 unit usaha, pertumbuhan IKM tekstil mencapai 10% pada tahun lalu," katanya.

Gati menambahkan, sebelum menerbitkan regulasi yang mewajibkan pelaku IKM menerapkan standar mutu produk, pemerintah akan terlebih dahulu membina SDM IKM hingga memenuhi standar yang ditentukan.

"Standarnya seperti kekuatan tarik bahan, tahan sobekan, standar celup, atau ukuran, ini akan diperbanyak lagi. Tahun ini akan dimulai pembinaan IKM," tutur Gati. (Hry/ Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Kunjungan Wisatawan manca negara (Wisman)

Sabtu, 23 September 2017 - 16:00 WIB

Kunjungan Wisatawan Inggris dan Jepang ke Bali Naik

Wisatawan Inggris dan Jepang yang berliburan sambil menikmati panorama alam serta keunikan seni budaya Bali meningkat masing-masing sebesar 14,01 persen dan 7,02 persen

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Sabtu, 23 September 2017 - 15:57 WIB

Kapolri: Usut Tuntas Kasus Peredaran Pil PCC

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan agar kasus peredaran pil "paracetamol caffeine carisoprodol" yang telah menimbulkan korban jiwa diusut hingga…

Hombo Batu atau Lompat Batu di Nias, Sumatera Utara (Foto: travelingyuk)

Sabtu, 23 September 2017 - 15:30 WIB

Kenalkan Kebudayaan dan Kesenian, Nias Bakal Gelar Pesta Ya'ahowu 2017

Terletak di Sumatera Utara, Nias memiliki berbagai ragam budaya dan kekayaan alam yang harus diekspos oleh para wisatawan. Oleh karena itu, untuk menarik jumlah kunjungan ke Nias, maka pada…

Gubernur Banten Wahidin Halim Saat Pembukaan FPTL 2017 di Tanjung Lesung. (INDUSTRY.co.id/Irvan AF)

Sabtu, 23 September 2017 - 15:16 WIB

Gubernur Banten Dukung KPK OTT Wali Kota Cilegon

Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) yang melakukan OTT terhadap Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi. KPK mengamankan 10 orang termasuk Wali Kota…

Ilustrasi Bandara

Sabtu, 23 September 2017 - 15:01 WIB

Lima Bandara Disiapkan Bila Gunung Agung Bali Meningkat Aktivitasnya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah menyiapkan lima bandar udara untuk mengantisipasi adanya gangguan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali akibat aktivitas…