Harga Minyak Sawit Mentah Malaysia Sedang Diuji Faktor Eksternal

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 08 Juni 2018 - 10:30 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Kamis (07/06/2018) cenderung turun ke kisaran RM2.375-2.390 per ton dibandingkan kisaran perdagangan sehari sebelumnya pada RM2.392-2.413.

“Menjelang rilis data ekspor yang sebenarnya oleh Malaysian Palm Oil Board (MPOB), sebuah lembaga suvei lokal Malaysia mencoba memaparkan hasil surveinya bahwa ekspor CPO Malaysia pada Mei 2018 turun antara 8,76-12%,” ujar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Kamis (07/06/2018).

Arie mengemukakan, rata-rata dari lima survei yang dilakukan lembaga survei lokal Malaysia itu menunjukkan ekspor CPO turun 9,85% menjadi sebanyak 1,331 juta ton pada Mei 2018.

“Itu adalah volume ekspor terendah dalam waktu tiga bulan terakhir ini atau penurunan bulanan kedua secara berturut-turut atau 11,62% lebih rendah dibandingkan pada Mei 2017,” tukas Arie.

Seperti diketahui, MPOB sendiri berencana mempublikasikan data ekspor CPO Malaysia pada Mei 2018 yang sesungguhnya pada Senin, 11 Juni 2018.

Arie mengungkapkan, harga CPO di bursa berjangka Malaysia pada Kamis kemarin turun ke titik terendah dalam satu bulan terakhir ini. Itu karena berlanjutnya kecemasan terhadap potensi penurunan permintaan. 

“Di samping itu, penurunan harga kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) turut memberikan sentimen negatif bagi harga CPO,” imbuh Arie.

Arie menegaskan, harga kontrak CPO untuk pengiriman Agustus 2018 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange mencapai titik rendahnya atau turun 0,5% menjadi RM2.382 atau setara dengan US$599,55 per ton.

Sementara itu, demikian Arie, harga kedelai di CBOT turun 0,1% menjadi US$9,93 per bushel. Itu adalah harga terendah sejak 4 April 2018 ketika menembus harga terendah US$9,92 per bushel. 

“Ketidakpastian tentang hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China sebagai importir kedelai telah membebani pasar dan memangkas harga kedelai,” tutur Arie.

Karena itu, menurut Arie, berkurangnya permintaan di pasar domestik dapat menekan harga CPO. Sementara itu, pelemahan yang terjadi di pasar eksternal turut mempengaruhi harga CPO Malaysia saat ini. (Aaham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran

Sabtu, 22 September 2018 - 14:46 WIB

Mentan Optimistis Indonesia Bisa Miliki Balai Pelatihan Terbaik di Dunia

INDUSTRY.co.id -

Lembang - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, pada Kamis (21/9) kemarin.…

Mentan Andi Amran Sulaiman, Menteri BUUMN Rini Soemarno, Menteri Desa PDT (Foto Humas)

Sabtu, 22 September 2018 - 14:37 WIB

Jaga Baik Produksi Pertanian, Kinerja Mentan Amran Diminta Jangan Diganggu

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai telah menunjukkan kerja maksimal dalam menjaga stok ketersediaan pangan. Produksi di sektor…

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 22 September 2018 - 14:32 WIB

Kementan Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani di Rembug Utama Kelompok KTNA

INDUSTRY.co.id -

Pangkal Pinang - Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk mendorong produktivitas pangan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan petani.…

Kementan Pulihkan Korban Gempa Lombok

Sabtu, 22 September 2018 - 14:23 WIB

Ini Upaya Kementan Bantu Pulihkan Ekonomi Pasca Gempa NTB

INDUSTRY.co.id -

Lombok-NTB - Sejak dinyatakan status bencana gempa bumi di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini, Kementerian Pertanian terus membantu…

Teguh Santosa (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 22 September 2018 - 13:43 WIB

Akankah Teguh Santosa Lanjutkan Tongkat Estafet Margiono Sebagai Ketua PWI?

Kongres XXIV PWI sudah di ambang pintu. Siapakah kelak Ketua Umum PWI Periode 2018 - 2023, melanjutkan tongkat estafet Margiono, yang telah dua periode \ memimpin organisasi wartawan terbesar…