Kementerian ESDM-Kemendag Koordinasikan Regulasi Rekomendasi Ekspor

Oleh : Hariyanto | Rabu, 11 April 2018 - 13:36 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terkait dengan pemangkasan regulasi khususnya persoalan rekomendasi ekspor.

"Ada satu memang kayak misalnya rekomendasi ekspor, rekan-rekan dari Kemendag sedang membuat hal yang sama supaya rekomendasi ekspor kita kan di Minerba sudah tidak perlu lagi ya. Nanti kalo sudah siap diperdagangan ya sudah selesai. Sekarang masih 'idging'-lah," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan, Rabu (11/4/2018)

Dalam penjelasan Jonan di salah satu hotel di kawasan Jakarta, Rabu, usai menghadiri forum pertambangan, ia mengatakan sementara ini Kementerian ESDM masih mengeluarkan surat rekomendasi ekspor dan sebagainya.

Khusus komoditas batubara tidak memerlukan rekomendasi ekspor. Koordinasi antar Kementerian tersebut dilakukan guna untuk meningkatkan iklim investasi, pasca dipangkasnya regulasi yang dinilai menghambat laju investasi.

Hingga 5 Maret 2018 lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut 90 regulasi dan 96 sertifikasi/rekomendasi/perizinan. Dari jumlah tersebut, 32 regulasi dan 60 sertifikasi/rekomendasi/perizinan berasal dari subsektor Mineral dan Batubara (Minerba). 

"Untuk subsektor Minerba, regulasi yang dicabut itu kita ada 32 Peraturan Menteri (Permen). Untuk isu-isunya, kurang lebih 60 isu. Ini dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada perusahaan," ujar Direktur Jenderal Minerba Bambang Gatot Ariyono.

Penyederhanaan regulasi dan sertifikat/perizinan/rekomendasi di subsektor Minerba menjadi fokus Pemerintah untuk mempermudah masuknya investasi. "Itu yang menjadi concern Kementerian, sehingga nantinya investor itu dengan mudah masuk, dengan cepat mendapat izin, sehingga hambatan-hambatan yang selama ini lama, akan diselesaikan melalui ini," ujar Bambang.

Menurut Bambang, 32 Permen yang dicabut itu akan disusun menjadi tiga Permen. "Di Minerba sendiri itu ada 32 Permen yang dicabut, kita akan menyusun hanya menjadi tiga Permen. Sebetulnya bukan menyingkat (Permen), tetapi menghilangkan, yang penting itu. Kalau menyingkat atau menggabung itu tidak diperlukan. Yang menjadi prioritas adalah menghilangkan, menghapus, menyederhanakan, dan mempercepat," jelas Bambang.

Adapun tiga Permen hasil penyederhanaan tersebut akan diturunkan menjadi 11 Kepmen, sebagai berikut: 

1. Permen ESDM No 11/2018 tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Laporan diturunkan menjadi tiga Kepmen:<> a. Pedoman Penyiapan, Penetapan, dan Pemberian WIUP/WIUPK <> b. Pedoman Pelaksanaan Permohonan Evaluasi serta Penerbitan Perizinan <> c. Pedoman Penyusunan Penyampaian Evaluasi dan Persetujuan RKAB serta Laporan 

2. Permen ESDM Tentang Pengusahaan Pertambangan Minerba, diturunkan menjadi 5 Kepmen: <> a. Pedoman Pemberian Rekomendasi Ekspor Mineral Hasil Pengolahan dan/atau Pemurnian <> b. Pedoman Pengenaan Pemungutan dan Pembayaran/Penyetoran PNBP <> c. Pedoman Pelaksanaan Divestasi Saham <> d. Pedoman Penyusunan Cetak Biru (Blue Print) dan Pelaksanaan Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) <> e. Pedoman Pemasangan Tanda Batas WIUP/WIUPK Operasi Produksi 

3. Permen ESDM Tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik dan Pengawasan Minerba, diturunkan menjadi 3 Kepmen: <> a. Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik (Good Mining Practices) <> b. Pedoman Pengawasan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik oleh Inspektur Tambang <> c. Pedoman Pengawasan Tata Kelola Pengusahaan Pertambangan yang dilakukan oleh Pejabat yang Ditunjuk. (tar)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Press conference CDE Product information di JIExpo Kemayoran

Rabu, 19 September 2018 - 20:55 WIB

Terus Berinovasi, Produk CDE Sand Washing Plant PT. Adi Satya Sentosa Jadi Solusi Hindari Illegal Mining

Perusahaan yang bergerak dibidang perusahaan umum hingga ke industri berskala besar, PT. Adi Satya Sentosa terus berinovasi dan mengembangkan diri sebagai instansi penyedia jasa terbaik dibidang…

Citi Indonesia Dukung Penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games

Rabu, 19 September 2018 - 19:00 WIB

Citi Indonesia Dukung Penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games

Citi Indonesia (Citibank) hari ini mengumumkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games sebagai Official Sponsor, yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 6…

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka pameran Ulos Hangoluan (Foto: Dok. Kemenpar)

Rabu, 19 September 2018 - 18:45 WIB

Buka Pameran Ulos Hangoluan dan Tondi, Menpar Dibuat Kagum

Kain khas Suku Batak, Ulos, ternyata memiliki nilai yang sangat tinggi. Ulos pun punya peranan penting dalam kehidupan warga Suku Batak. Makna inilah yang coba disampaikan dalam pameran Ulos,…

Ilustrasi Perumahan

Rabu, 19 September 2018 - 18:00 WIB

Berkenalan DONA, Inovasi Terkini dari Home Credit Indonesia

Home Credit Indonesia, perusahaan pembiayaan berbasis teknologi global terus melakukan inovasi untuk menyediakan layanan pembiayaan yang mudah, cepat dan bertanggung jawab di tanah air. Salah…

Presiden Joko Widodo

Rabu, 19 September 2018 - 17:35 WIB

Presiden Jokowi Teken Perpres Pengunaan Cukai Rokok Tutup Defisit BPJS Kesehatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) mengenai penggunaan cukai rokok untuk menutup defisit dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)…