Digitalisasi Mampu Dorong Efisiensi Industri Tekstil Nasional

Oleh : Ridwan | Senin, 02 April 2018 - 07:53 WIB

Produksi Tekstil (Ilustrasi)
Produksi Tekstil (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Industri tekstil nasional dinilai telah siap menghadapi rea digitalisasi industri. Pasalnya, digitalisasi di industri tekstil dapat mendorong efisiensi dengan melakukan transaksi bisnis secara langsung, tanpa perantara.

Chief Marketing Officer & Co-Founder 88Spares, Rosari Soendjoto mengatakan industri tekstil merupakan salah satu sektor tertua dan terbesar di Indonesia yang berperan sebagai pilar ekonomi dan sumber pendapatan utama bagi masyarakat lokal.

"Industri tekstil sanggup menghasilkan USD11,87 miliar cadangan devisa bagi negara, serta menyerap 17,03% tenaga kerja di industri manufaktur Indonesia," kata Rosari dalam pers rilisnya di Jakarta, Minggu (1/4/2018).

Sebagai informasi, 88Spares.com merupakan sebuah platform e-marketplace yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam industri tekstil dan garmen langsung dari pabrik pembuat ke pabrik pembeli yang hingga saat ini masih didominasi oleh model bisnis offline melalui perantara.

"Kami akan meluncurkan fitur komersialnya dalam ajang industri terbesar di Asia Tenggara, yaitu Indo Intertex 2018. Acara ini akan dilaksanakan di Jakarta International Expo, Kemayoran, pada tanggal 4-7 April 2018," paparnya.

Perseroan akan melayani pelaku bisnis tekstil dan suku cadang mesin dengan menyediakan platform modern dan transparan agar mereka dapat melakukan transaksi bisnis secara langsung, tanpa perantara.

Para pelaku bisnis juga dapat dengan mudah melakukan penjualan dan pengadaan inventaris dengan konsep factory-to-factory.

"Tujuannya satu, yaitu menyederhanakan rantai pasokan industri dengan memotong peran perantara yang biasanya menuntut margin laba tinggi dan menaikkan harga untuk end-buyer," jelasnya.

Dengan mengurangi peran perantara, 88Spares menciptakan rantai pasokan kerja yang memungkinkan penjual dan pembeli untuk menjual lebih banyak dan membeli dengan harga lebih hemat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Teddy Prasetya, Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:00 WIB

Akhir 2018, RFB Bukukan Volume Transaksi Melampaui Target 1 Juta Lot

Menutup tahun 2018, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) berhasil membukukan total volume transaksi 1,178,427 lot atau melonjak 93,08% dibandingkan tahun 2017. Ini merupakan rekor baru dalam…

Marsha Aruan Pemeran Utama Film Dread Out yang Mengejar Capaian 1 Juta Penonton

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:54 WIB

Film "DreadOut" Kejar Capaian Satu Juta Penonton

Film horor "DreadOut" berhasil menembus angka 800 ribu penonton sejak dirilis pada tanggal 3 Januari 2019 lalu. Kini film tersebut mengejar capaian angka 1 juta penonton yang dianggap sebagai…

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) (Foto Ist)

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:30 WIB

Waskita Karya Targetkan Total Kontrak Baru Rp55 Triliun

PT Waskita Karya (Persero) Tbk atau Waskita Karya akan menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun selama tahun 2019.

Band Saint Loco Formasi Baru bersama Produser Nagaswara, Rahayu Kertawiguna

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:28 WIB

Band Saint Loco Muncul Lagi Dengan Format Musik Lebih Segar

Lama menghilang Grup band Saint Loco eksis lagi. Grup band aliran hiprock itu baru saja merilis single berjudul Nakal diawal tahun 2019 ini. Grup band yang kini beranggotakan, Berry Manoch (Rapper),…

Joe Taslim Jadi Pemain Sekaligus Produser Film "Hit N Run"

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:06 WIB

Joe Taslim Produseri Sekaligus Bintangi Film Hit N Run Bergenre Aksi Komedi

Di tengah maraknya film bergenre horor dan drama, munculnya sebuah film bergenre Aksi Komedi tentu bakal menarik perhatian. Itulah yang ditawarkan oleh Screenplay Films yang bekerjasama dengan…