Perluas Investasi, Pan Brothers Bakal Rekrut 10 Ribu Tenaga Kerja

Oleh : Ridwan | Selasa, 13 Maret 2018 - 07:15 WIB

PT Pan Brothers Tbk (PBRX)
PT Pan Brothers Tbk (PBRX)

INDUSTRY.co.id -Solo, Kebutuhan tenaga kerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri diperkirakan akan meningkat seiring dengan proyeksi pertumbuhan industri tekstil sebesar 5 persen pada tahun 2018.

Vice Chief Executive Officer PT Pan Brothers Tbk Anne Patricia Sutanto menyatakan serapan tenaga kerja di industri tekstil masih minim. Perusahaannya saja hingga saat ini masih mengalami kekurangan tenaga kerja sebesar 3.500 orang. Padahal, Pan Brothers saat ini telah memiliki 37 ribu tenaga kerja.

"Kami kekurangan tenaga kerja, untuk penambahan tenaga kerja kurang lebih harus ada 3.500 orang," ujar Anne di Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Senin (12/3/2018).

Ia menambahkan, Pan Brothers berencana untuk melakukan perekrutan tahun ini sebesar 10.000 orang. Hal ini dilakukan sekaligus untuk mengantisipasi adanya turnover di perusahaannya.

"Untuk antisipasi turnover yang natural, karena menikah, lanjutkan sekolah, punya anak dan lain-lain," kata Anne.

Selain itu, penambahan ini juga dilakukan karena Pan Brothers berencana untuk ekspansi pada 2018. Rencananya, ekspansi tersebut dilakukan dengan mendirikan paik tambahan di Tasikmalaya, Jawa Barat dengan kapasitas sebesar enam juta potong pakaian jenis polo shirt per tahun.

"Tahun ini kami rencanakan ada Tasik II dan penambahan output di masing-masing unit untuk bisa menambah kapasitas yang diperlukan Pan Brothers tahun 2018 dan 2019," kata dia.

Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, saat ini tenaga kerja yang dapat diserap untuk industri TPT baru sebesar 3,5 juta orang. Dengan target pertumbuhan 5 persen, maka kebutuhan tenaga kerja untuk sektor industri diperkirakan akan bertambah sebesar 175 ribu orang.

"Pertumbuhannya lebih kurang 5 persen untuk tenaga kerja," kata Sigit di Akademi Komunitas Industri TPT Surakarta.

Menurut Sigit, minimnya serapan tenaga kerja itu karena kompetensi sumber daya manusia di Indonesia masih belum sesuai dengan permintaan industri TPT. "Sebab, industri TPT memerlukan SDM berkeahlian khusus karena kerap kali berorientasi ekspor," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Layanan e-FLPP Kementerian PUPR Raih Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 21 September 2018 - 09:30 WIB

Layanan e-FLPP Kementerian PUPR Raih Penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik

Layanan e-FLPP yang dilaksanakan oleh PPDPP merupakan salah satu inovasi Kementerian PUPR untuk meningkatkan pelayanan penyaluran subsidi perumahan melalui program KPR Sejahtera FLPP (Fasilitas…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 21 September 2018 - 09:28 WIB

IHSG Akan Bertahan Menghijau

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5896-5911 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5950-5968. Kenaikan…

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)

Jumat, 21 September 2018 - 09:00 WIB

Urbanisasi Berdampak Positif Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan urbanisasi bisa berdampak positif bagi ekonomi apabila dikelola dengan baik.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

D Kandang (skyadventure)

Jumat, 21 September 2018 - 08:37 WIB

Yuk, Ajak Si Kecil ke 5 Tempat Wisata Keluarga di Depok Ini!

Depok memiliki banyak tujuan wisata keluarga yang cocok untuk membawa anak-anak. Berbagai tempat wisata di Depok ini menawarkan petualangan, kesenangan, serta fasilitas lengkap agar kegiatan…