Program P&G Childrens Safe Drinking Water Menandai Pencapaian 13 Miliar Liter Air Bersih Secara Global

Oleh : Candra Mata | Kamis, 14 Desember 2017 - 09:42 WIB

P&G Childrens save drinking water
P&G Childrens save drinking water

INDUSTRY.co.id -Jakarta, Procter & Gamble (P&G) mengumumkan hingga kini telah menyediakan 13 miliar liter air bersih layak konsumsi melalui program bantuan kemanusiaan-nya yang bertajuk Childrens Safe Drinking Water (CSDW).

Program yang pertama kali digelar pada tahun 2004 dan melibatkan lebih dari 150 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) rekanan ini bertujuan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap air bersih di lebih dari 90 negara di dunia, termasuk Indonesia.

P&G dan LSM rekanan dengan memberikan paket P&G Purifier of Water secara cuma-cuma guna membantu menghadirkan akses yang lebih baik terhadap air bersih, kesehatan, pendidikan dan peluang ekonomi.

"Air adalah sumber kehidupan, namun di era yang serba maju ini, beberapa orang masih mengalami kesulitan mendapatkan akses terhadap air bersih. Ibu rumah tangga dan anak-anak perempuan di beberapa daerah bahkan mengemban tanggung jawab untuk mencari air bagi keluarga mereka, tak jarang mereka harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan pasokan air bersih. Tentunya, dibutuhkan kontribusi serta upaya nyata bersama untuk hadirkan pasokan air bersih yang berkelanjutan dan efisien bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi anak-anak," ujar Bridgette Thorold, Country Director ChildFund Indonesia.

Di Indonesia, program CSDW pertama kali dijalankan tahun 2004 ketika Aceh dilanda bencana tsunami dan telah membantu puluhan ribu keluarga di seluruh Indonesia yang menjadi korban bencana alam seperti gempa bumi di Padang dan Yogyakarta, banjir di Jakarta, letusan gunung berapi di Jawa Tengah dan sebagainya. Pada awal tahun 2017, P&G Indonesia membantu lebih dari 3.000 keluarga di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat dengan menyediakan 22 juta liter air bersih. Bekerjasama dengan ChildFund International, sejak tahun 2015, P&G Indonesia mengukuhkan komitmennya menyediakan 65 juta liter air bersih selama periode tiga tahun bagi lebih dari 8.000 keluarga di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk menandai pencapaian 13 miliar liter air bersih, sebuah keluarga di Malaka, NTT, Indonesia yang menjadi bagian dari komunitas binaan ChildFund membagi kisah mengenai bagaimana paket P&G Purifier of Water telah membantu mengubah hidup mereka sejak 2015. Benyamin (kepala keluarga, petani), Emirensiana (ibu rumah tangga) dan lima orang anaknya: Febrianis (18 tahun), Oktavianus (16 tahun), Helena (15 tahun), Mateus (12 tahun) dan Maria (4 tahun) memiliki harapan dapat memiliki kehidupan yang lebih baik. Menetap di NTT, mereka harus menghadapi kondisi yang tak mudah karena air yang mereka dapatkan dari sumber terdekat belum tentu layak untuk dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu. Mereka pun harus menyediakan sejumlah uang untuk menyewa mobil untuk mendapatkan kayu bakar yang hanya tersedia di wilayah yang jaraknya jauh dari rumah mereka.

"Dulu, setiap harinya, anak-anak tertua kami membantu mengambil air di sumur yang jaraknya 30 menit dari rumah. Mereka menggunakan gerobak untuk mengangkut kaleng-kaleng air. Karena saya harus bekerja di kebun setiap harinya dan istri mengerjakan perkerjaan rumah, terkadang anak-anak tertua kami juga membantu menjaga adiknya yang paling kecil, Maria. Maria biasanya ikut diangkut menggunakan gerobak ketika kakak-kakaknya mengambil air. Setelah mengambil air, anak-anak membantu memotong kayu bakar dan memasak air, semua ini sangat menyita waktu," Benyamin menjelaskan.

Melalui program P&G CSDW, P&G Indonesia menyediakan teknologi pemurnian air dalam bentuk bubuk yang disebut P&G Purifier of Water yang tercipta melalui kerjasama antara Pusat Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Amerika Serikat (US Centers for Disease Control and Prevention) dan para ilmuwan P&G.

Inovasi ini menerapkan penelitian P&G yang digunakan untuk menghasilkan deterjen sehingga menghadirkan teknologi pabrik pengelolaan air dalam bentuk sachet berukuran 4 gram. Hanya dengan satu ember, sendok, kain dan sebuah paket P&G Purifier of Water, masyarakat dapat memurnikan 10 liter air terkontaminasi yang berpotensi membahayakan kesehatan dalam waktu 30 menit, guna memenuhi kebutuhan air keluarga untuk 1 hari.

Emirensiana turut berbagi kisah mengenai peningkatan yang terjadi dalam kehidupan keluarganya setelah menggunakan paket P&G Purifier of Water.

"Sekarang, saya dan Helena dapat menghabiskan waktu bersama untuk berbincang dan berdiskusi mengenai banyak hal. Anak-anak kami yang lain kini juga memiliki waktu lebih untuk belajar, bermain, berolah raga serta berkumpul dengan teman-temannya. Uang yang biasanya digunakan untuk membeli kayu bakar kini kami gunakan untuk membayar uang sekolah anak-anak. Yang terpenting, sejak mengonsumsi air yang telah dimurnikan, keluarga kami semakin jarang sakit perut," ujarnya.

"Di P&G, kami percaya bahwa Kekuatan Air Bersih dapat membantu menciptakan kesehatan, pendidikan dan kesempatan ekonomi yang lebih baik. Sebagai salah satu produsen Fast Moving Consumer Goods (FMCG) terdepan yang menghadirkan beragam produk inovatif seperti Pantene, Head & Shoulders, Rejoice, Gillette, Pampers, dan Downy, P&G berkomitmen untuk membantu mereka yang membutuhkan air bersih layak konsumsi demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Kami bangga dapat berbagi teknologi pemurnian air P&G untuk membantu mengubah kehidupan jutaan orang di seluruh dunia, termasuk Benyamin, Emirensiana dan anak-anaknya, menjadi lebih baik," ucap Madhusudan Gopalan, Presiden Direktur PT. Procter & Gamble Home Products Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Walikota Bandung Ridwan Kamil. (Foto: beastudiindonesia.net)

Minggu, 24 Juni 2018 - 06:00 WIB

Setelah Cuti 130 Hari, Kang Emil Kembali Jabat Walikota Bandung

Ridwan Kamil kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Jababeka dok

Sabtu, 23 Juni 2018 - 20:57 WIB

Setelah Morotai dan Tanjung Lesung, Jababeka Incar KEK di Bangka Belitung

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (kode saham KIJA) memberi sinyal hendak mengelola kawasan ekonomi khusus (KEK) di Provinsi Bangka Belitung.

Penyanyi Ed Sheeran. (Foto: NME)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:30 WIB

Ed Sheeran Akui Tak Gunakan Layanan Streaming Musik

Ed Sheeran rupanya tidak pernah menggunakan jasa layanan streaming musik untuk mempromosikan lagu-lagunya. Seperti yang diketahui, Shape of You milik Ed Sheeran menjadi salah satu lagu yang…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:52 WIB

Kemenperin Tengah Godok Insentif Penerapan Industri Hijau

Kementerian Perindustrian mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal sebagai upaya untuk menerapkan industri hijau yang bersifat wajib.

Ribuan UMKM memadati acara sosialisasi PPh Final UMKM 0,5% yang dilakukan Presiden Jokowi di Sanur, Bali, Sabtu (23/6). (Dok: Kemenkop)

Sabtu, 23 Juni 2018 - 18:44 WIB

UMKM Bali Antusias Sambut Penurunan PPh Final 0,5 Persen

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di provinsi Bali menyambut baik kebijakan pemerintah menurunkan pajak penghasilan (PPh) final UMKM yang semula 1% menjadi 0,5% mulai 1 Juli 2018…