Perluas Pasar ke Eropa, Pan Brothers Harapkan Dukungan Pemerintah

Oleh : Hariyanto | Senin, 30 Oktober 2017 - 13:58 WIB

Vice CEO PT Pan Brothers menemui Menperin Airlangga Hartarto
Vice CEO PT Pan Brothers menemui Menperin Airlangga Hartarto

INDUSTRY co.id -Jakarta - Untuk memperluas pasar garmen dan tekstil ke Eropa, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mengharapkan dukungan pemerintah dan asosiasi industri supaya dapat bersaing secara kompetitif dengan negara Vietnam.

"Saat ini, kami masih dalam tahap pembicaraan dengan sejumlah instansi untuk mewujudkan perjanjian bilateral dengan Uni Eropa. Agar bisa kompetitif, secara platform untuk garmen dan tekstil sama dengan negara seperti Vietnam," kata Wakil Direktur Utama PT Pan Brothers Tbk, Anne Patricia Sutanto di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Selain meningkatkan penjualan di Eropa, Pan Brothers juga mengincar jaminan bisnis lewat perjanjian bilateral dengan Uni Eropa. Perseroan ingin harga jual produk setelah sampai di Eropa bisa sama dengan harga jual kompetitor seperti dari Vietnam.

Untuk diketahui, pembicaraan perjanjian bilateral dengan Uni Eropa adalah buntut dari obrolan dengan Kementerian Perindustrian (Kemperin). Adapun selain dengan Kemenperin, Pan Brothers berharap, dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Pasar ekspor memang menjadi urat nadi Pan Brothers. Hingga semester I tahun ini misalnya, penjualan ekspor menyumbang US$212,65 juta atau 87,85% terhadap penjualan kotor US$242,06 juta.

Tak heran rencana ekspansi pabrik Pan Brothers terus mengacu pada agenda perluasan pasar mancanegara. Salah satu pabrik yang tengah perusahaan kembangkan di bawah anak perusahaan PT Teodore Pan Garmindo dengan lokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat untuk pasar ekspor.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mensos Idrus Marham dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto dan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Rachmat Koesnadi

Minggu, 27 Mei 2018 - 08:30 WIB

Mensos: Pemerintah Pusat-Daerah Perlu Sinergi Tangani ODGJ

Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah serta dunia usaha perlu bersinergi untuk menangani "orang dengan gangguan jiwa" (ODGJ).

Tagana Kementerian Sosial (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 08:20 WIB

Tagana Kemensos Dampingi Data Pengungsi Erupsi Merapi

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial melakukan pendampingan dan pendataan bagi warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Merapi.

Ilustrasi Berhenti Merokok (ist)

Minggu, 27 Mei 2018 - 07:00 WIB

Jadikan Bulan Ramadhan Momentum Berhenti Merokok

Kementerian Kesehatan menyarankan agar bulan suci Ramadhan menjadi momentum untuk berhenti merokok dengan adanya ibadah puasa dan dilanjutkan tidak merokok di bulan-bulan berikutnya.

 Haji DKI

Minggu, 27 Mei 2018 - 06:00 WIB

Pelunasan BPIH Tahap II Ditutup

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2018 tahap II ditutup pada Jumat sore (25/5/2018) dan masih menyisakan kuota 943 porsi sehingga sisa itu akan diisi jamaah cadangan.

Mensos Idrus Marham (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 27 Mei 2018 - 05:30 WIB

Mensos Idrus Borong Kaus Buatan Penderita HIV Sukabumi

Menteri Sosial Idrus Marham memborong 500 kaus buatan penderita HIV yang direhabilitasi di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (ODHIV) Kahuripan Sukabumi, Jawa Barat.