Presiden Jokowi Minta Layanan Izin Perumahan Dipercepat

Oleh : Herry Barus | Jumat, 11 Agustus 2017 - 19:14 WIB

Pembukaan Indonesia Properti Expo oleh Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)
Pembukaan Indonesia Properti Expo oleh Presiden Jokowi (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id

Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta agar layanan perizinan untuk perumahan dapat dipercepat di seluruh daerah.

"Masalah pertama, perizinan, selalu yang disampaikan ke saya, Pak perizinan. Urusan ini dari dulu sampai sekarang tidak rampung-rampung. Ini masalah klasik dan sering membuat jengkel para pengembang properti karena mereka ingin cepat dan kita mempersulit seperti ini yang harus dihilangkan," kata Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Pameran Indonesia Properti Expo 2017 di Jakarta Convention Center, Jumat (11/8/2017)

Presiden pun berjanji akan mengecek satu per satu daerah mana yang perizinan perumahannya masih sulit.

"Nanti saya langsung saya telepon gubernur, bupati, walikotanya. Kita memang harusnya tidak mengurus-urus seperti itu, tapi memang harus kita urus, kalau tidak, tidak rampung-rampung masalah tadi karena kita ini senang membelenggu diri kita sendiri dengan peraturan yang banyak, peraturan perizinann yang ngejlimet, padahal sekarang ini eranya era kecepatan," tegas Persiden.

Ia mengingatkan bahwa hanya daerah yang cepat memberikan pelayanan menjadi daerah yang memenangi kompetisi.

"Saya titip semuanya, perda-perda yang meruwetkan itu langsung dihilangin saja, batalkan, tidak usah membuat perda yang banyak, semakin sedikit membuat perda semakin baik," ungkap Presiden.

Menurut Presiden, dalam paket kebijakan ekonomi ke-13, pemerintah telah memangkas hampir 50 persen total jumlah izin pembangunan rumah atau perumahan.

"Tapi mohon maaf, ini juga masih kurang, baru 50 persen. Potong saja menjadi 10 persen. Izin itu digabung-gabung saja, syarat dijadikan izin, yang banyak seperti itu, benar tidak? Syarat kok jadi izin, itu yang harus dihilangkan. Tolong nanti untuk REI yang masih banyak izinnya, yang belum dipangkas, yang masih memberatkan, tolong diberitahukan kepada saya," jelas Presiden.

Presiden juga mengapresiasi perizinan perumahan di sejumlah daerah yang hanya butuh 6,5 jam.

"Ini juga perlu kita apresiasi. Saya kira sudah kuno sekali kalau mengurus izin dalam waktu hari, itu sudah kuno, apalagi sampai minggu, lebih kuno lagi, apalagi bulan, sangat kuno sekali. Sudah malu-maluin lah kalau izin sampai berbulan-bulan itu. Sudah tidak zamannya," tambah Presiden.

Ia pun meminta agar Menteri PUPR dan Menteri BUMN dapat memberikan penghargaan selain piala kepada daerah yang dapat mempercepat proses perizinan perumahan.

"Tapi saya titip, Pak Menteri PU, Bu Menteri BUMN, ini gubernur, bupati, walikota jangan hanya diberi piala. Tahu toh maksud saya? Berikan dong, program yang jalannya rusak di Sulawesi, beri, yang di Jawa Barat, beri, Sulawesi Utara beri. BUMN juga sama, airport-aiport milik Angkasa Pura perlu diperbesar untuk bupati, walikota yang tadi diberi itu lho, masak piala saja," tambah Presiden.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Istimewa)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:30 WIB

Sektor Investasi Membaik, China Development Bank Segera Buka Kantor di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut China Development Bank (CDB) akan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno didamping Dirut PT Telkom Alex J Sinaga (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:24 WIB

Menteri Rini: Balkondes Dielola PT Telkom Masih Terbaik

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dikembangkan PT Telkom Indonesia Tbk di Desa Tuksongo masih yang terbaik dibanding Balkondes yang dibangun sejumlah…

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama sejumlah Dirut BUMN (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 07:10 WIB

Menteri Rini Pastikan 18 Balkondes Beroperasi Akhir Tahun Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan 18 Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang dikelola perusahaan milik negara itu, bisa beroperasi…

Ilustrasi Bandara

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:50 WIB

Menhub Targetkan Bandara Notohadinegoro Jember Tambah 360.000 Penumpang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan Bandara Notohadinegoro dapat menambah kedatangan penumpang hingga 360.000 orang per tahun pada 2019 setelah bandara tersebut selesai dikembangkan.

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau kesiapan bandara Jember (Foto Humas)

Senin, 21 Agustus 2017 - 06:41 WIB

Menhub Dukung Bandara Notohadinegoro Jember Jadi Embarkasi Haji

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mendukung Bandara Notohadinegoro Jember menjadi embarkasi haji antara sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.