Dorong Pertumbuhan Industri TPT, Pemerintah Jajaki Kerjasama Dengan Amerika dan Eropa

Oleh : Ridwan | Sabtu, 22 Juli 2017 - 17:26 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan Direktur Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto (kemenperin.dok)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan Direktur Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto (kemenperin.dok)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional perlu memperluas pasar ekspor di tengah melemahnya daya beli masyarakat. Untuk itu, pemerintah tengah berupaya membuat perjanjian kerjasama bilateral dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa dalam mendorong pertumbuhan sektor padat karya tersebut.

"Kuncinya memang kita harus negosiasi melalui bilateral agreement, karena saat ini  untuk bea masuk ekspor produk tekstil Indonesia ke Amerika serikat dikenakan 12,5 persen, sedangkan ke Eropa sampai 16 persen. Padahal ekspor Vietnam ke Amerika dan Eropa sudah nol persen," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta (22/7/2017).

Selain itu, menurut Airlangga, penguatan daya saing industri TPT nasional perlu dilakukan pula dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. "kami bersama Kementerian terkait telah mendorong transformasi pendidikan SMK melalui vicational training," terangnya.

Upaya lain yang dilakukan kemenperin adalah memfasilitasi peremajaan mesin dan peralatan industri TPT. Selain itu, Kemenperin tengah menggodok regulasi khusus untuk industri padat karya berorientasi ekspor, dimana akan mengatur tentang pemberian insentif fiskal berupa investment allowance.

"Kami juga gencar mengajak masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri sebagai dukungan bagi pertumbuhan industri TPT nasional," ucap Airlangga.

Disisi lain, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Ade Sudrajat berharap perundingan perdagangan bebas khususnya dengan Uni Eropa bisa selesai pada tahun 2019. Ade meyakini, apabila perjanjian bilateral tersebut bisa terwujud, maka ekspor industri TPT nasional akan naik hingga 100 persen dalam kurun waktu empat tahun.

API mencatat, dalam periode dua tahun terakhir, jumlah industri TPT nasional meningkat dari 5.600 perusahaan menjadi 5.900 perusahaan dengan menyerap tenaga kerja langsung mencapai dua juta orang. "Selesainya pembangunan infrastruktur di tahun 2019, tentunya dapat memberikan harapan positif bagi investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia," kata Ade.

Menanggapi adanya kabar soal penghentian produksi permintalan benang oleh beberapa pabrik, Ade menyakini itu hanya sebatas rumor. meski ada penurunan produksi benang, menurutnya tidak ada pabrik permintalan benang yang tutup pasca lebaran.

Munculnya kabar penutupan benang dinilai Ade, timbul karena diperpanjangnya libur lebaran pabrik-pabrik tersebut. "Mereka biasanya libur maksimum lima hari, tahun ini ditambah jadi 20 hari sehingga wajar jika muncul rumor soal penutupan pabrik benang," pungkas Ade.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri kaca lembaran. (Foto Ist)

Senin, 28 Mei 2018 - 16:15 WIB

Makin di Ujung Tanduk, Asosiasi Kaca Lembaran Desak Pemerintah Turunkan Harga Gas Serta Redam Impor Kaca dari Malaysia

Membanjirnya produk impor dan masih tingginya harga gas industri di Tanah Air telah membawa industri kaca nasional berada di ujung tanduk.

Launching Calender of Event (CoE) 2018 Provinsi Riau di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Foto:Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 16:00 WIB

Wisman Malaysia Pilih Riau untuk Wisata Ramadhan

Provinsi Riau memiliki daya tarik untuk mendatangkan wisatawan dari negara serumpun Malaysia untuk melakukan kunjungan wisata selama bulan Ramadhan 1439 H.

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan

Senin, 28 Mei 2018 - 15:52 WIB

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan Buat Prototipe Pesawat Tanpa Awak Pemadam Kebakaran

Pesawat tanpa awak tersebut diberi nama PROPEDER Prototype Robot Terbang Pemadam Kebakaran.

Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 28 Mei 2018 - 15:00 WIB

BI Antisipasi Modal Keluar Jelang Pertemuan FOMC

Bank Indonesia menyebutkan terus meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap potensi keluarnya modal asing yang bisa menggerus nilai tukar rupiah terutama menjelang rapat Komite Pasar Terbuka…

Dealer Honda / http://idolosol.com

Senin, 28 Mei 2018 - 14:54 WIB

Honda Siapkan 114 Bengkel Siaga Hadapi Mudik Lebaran 2018

PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali menghadirkan program Honda emergency service atau bengkel siaga Honda. Program ini dirancang untuk menemani konsumen Honda selama melakukan perjalanan mudik.…