Sektor Pariwisata NTT Ditawarkan kepada Investor Uni Eropa

Oleh : Herry Barus | Senin, 29 Mei 2017 - 12:21 WIB

Labuan Bajo. (Veronique Durruty/Gamma-Rapho via Getty Images)
Labuan Bajo. (Veronique Durruty/Gamma-Rapho via Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Kupang- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menawarkan sejumlah peluang investasi kepada perwakilan Uni Eropa dalam pertemuan bersama pemerintah provinsi di Kupang, Senin (29/5/2017)

Gubernur NTT Frans Lebu Raya kepada awak media di Kupang usai pertemuan itu menyebutkan sejumlah peluang investasi yang ditawarkan kepada Uni Eropa seperti sektor pariwisata, pertanian-peternakan, dan kelautan perikanan.

Ia mengatakan, delegasi Uni Eropa melakukan kunjungan ke daerah itu selama tiga hari untuk melihat proyek-proyek yang dibiayai dana hibah melalui lembaga-lembaga kemasyarakatan setempat.

"Ada pendidikan, pariwisata, pemberdayaan, ekonomi, ternak, dan hari ini mereka ke Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk melihat pengembangan ternak di sana," katanya.

Pihak Uni Eropa, katanya, juga menanyakan terkait infrastruktur-infrastruktur yang dibutuhkan untuk menunjang laju pembangunan di daerah kepulauan itu.

Selain itu, lanjutnya, ada pula pertanyaan lain terkait dengan bagaimana hubungan dengan negara tetangga baik Timor Leste maupun Australia.

"Saya sudah menjelaskan bahwa hubungan dengan kedua negara ini berlangsung baik dan kami tengah mendorong kerja sama segi tiga pertumbuhan ekonomi dan dengan Timor Leste dan Australia," katanya.

Ia mengatakan, Uni Eropa juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat NTT yang telah menerima penghargaan terkait kerukunan agama dari Kementerian Agama beberapa waktu lalu.

Gubernur Lebu Raya mengatakan, selain bantuan hibah dari Uni Eropa, ia juga meminta agar perwakilan Uni Eropa bisa mempromosikan dan mendorong investor Uni Eropa untuk masuk berinvestasi.

"Masih banyak potensi dan peluang investasi di Nusa Tenggara Timur yang membutuhkan investasi sehingga pemerintah daerah siap memfasilitasi jika investor dari luar berminat untuk turut membangun daerah ini bersama-sama," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Indika Energy Tbk (INDY) (Foto Tambang)

Minggu, 05 April 2020 - 13:00 WIB

PT Indika Energy Tbk Raub Laba sebesar US$ 75,5 Juta di Tahun 2019

Perusahaan energi terintegrasi PT Indika Energy Tbk. (Perseroan) merilis Laporan Keuangan konsolidasi yang diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2019. Perseroan berhasil membukukan…

Obat Kloroquin (foto - Antara)

Minggu, 05 April 2020 - 12:41 WIB

dr. Siti Nadia Tirmizi: Bukan Obati Malaria, Klorokuin adalah Obat Covid-19

Klorokuin saat ini dijadikan sebagai obat Covid-19. Beredar di masyarakat bahwa klorokuin merupakan obat malaria yang masih digunakan. Padahal, Klorokuin tersebut sudah tidak lagi digunakan…

Sony Heru Priyanto, Peneliti President University

Minggu, 05 April 2020 - 12:25 WIB

Meningkatkan Kegiatan CSR di Masa Wabah Covid-19

CSR adalah bagian tak terpisahkan dari perusahaan apakah perusahaan itu untung atau tidak. Ketika perusahaan berdiri, wajib hukumnya untuk menyelenggarakan CSR sebagai bentuk tanggung jawabnya.…

Ilustrasi kredit perbankan

Minggu, 05 April 2020 - 12:18 WIB

Kena Corona Kredit ke Hotel dan Restoran Melambat

Adanya wabah Corona memukul semua sektor bisnis tanpa terkecuali sektor pariwisata. Perdagangan Hotel, restoran (PHR) turut merasakan dampaknya. Penyaluran kredit ke sektor ini juga melambat.

Ilustrasi Perbankan Syariah (Republika.co.id)

Minggu, 05 April 2020 - 12:05 WIB

Catat, Ini 11 Bidang Usaha yang Diizinkan Tetap Beroperasi Selama PSBB

Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam…