Kalah Jauh dari Malaysia dan Singapura, Pertamina Didesak Serius Perkuat Industri Petrokimia Nasional

Oleh : Nata Kesuma | Jumat, 21 Mei 2021 - 16:03 WIB

Ilustrasi Kilang Pertamina
Ilustrasi Kilang Pertamina

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga meminta Pertamina berkomitmen penuh dalam memperkuat industri petrokimia nasional.

Ia mengatakan, saat ini hampir 70 persen kebutuhan Indonesia terhadap bahan baku petrokimia berasal dari impor. Padahal industri yang menggunakan bahan baku tersebut terus berkembang

“Kita ini juga kan punya batasan waktu yang sangat mungkin antara 50 sampai sekian tahun yang akan datang. Nah ini kan harus disiapkan, sebagaimana lazimnya sebuah negara biasanya adalah bahwa petrochemical itu dikelola sendiri,” terangnya seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Jumat (21/5/2021).

Selain itu, Politisi Partai Golkar ini mengatakan, Indonesia saat ini kalah jauh jika dibandingkan Malaysia dengan Petronas-nya atau bahkan Singapura yang tidak memiliki sumber daya alam, namun dapat berdaulat terhadap bahan baku petrokimia.

Untuk itu menurutnya Indonesia harus mulai mempersiapkan diri terhadap industri petrokimia mulai dari hulu hingga ke hilirnya.

“Itu yang tidak pernah saya lihat. Dan bahkan dulu saya pernah mengatakan bahwa setiap kilang itu harusnya wajib diintegrasikan dengan petrochemical, karena semua turunannya ada di situ. Tapi saya belum melihat sampai sejauh ini komitmennya pertamina untuk menyambut ke depan kepada pasar petrochemical,” tegasnya.

Lamhot berharap dalam suasana restrukturisasi yang saat ini dilakukan Pertamina, keinginan memperkuat industri petrokimia dapat diwujudkan, terlebih nilai investasi daripada restrukturisasi tersebut nilainya mencapai 80 miliar dollar AS.

“Mumpung momentumnya tepat dalam tahap melakukan restrukturisasi pertamina sekarang ini harusnya arahnya dibawa ke sana,” tukas legislator dapil Sumatera Utara II itu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:56 WIB

Peningkatan Kredit Penopang Raihan Laba Bank DKI

Bank DKI mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8% (year-on-year) dari Rp279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp394 miliar per Juni 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:37 WIB

Alhamdulillah! Gubernur Anies Sampaikan 4 Berita Baik Buat Seluruh Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui jejaring sosial medianya membagikan empat buah berita baik terkait perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah Ibu Kota, Jakarta. "Pertama, berita baik.…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:15 WIB

Ibarat Kerumunan, Media Digital Bisa Menggerakkan Massa untuk Kegiatan Positif

Di masa pandemi ini penting sekali memiliki digital skills karena sebagian besar kegiatan dilakukan secara online. Arief Yudi Rahman, Maestro Seni Media Baru Kemendikbud 2018, mengibaratkan…

Artis Niki Zefanya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:00 WIB

Zilenial Indonesia yang Berprestasi dan Menginspirasi

Generasi Zilenial, Generasi Z atau Gen Z? Mendengar kata-kata itu mungkin tidak asing lagi. Gen Zilenial atau yang lebih dikenal Generasi Z ialah generasi mengacu pada generasi yang lahir pada…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:30 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Gubernur Anies Berhasil Lampaui Target 7,5 Juta Vaksinasi, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Presiden Jokowi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih, bahkan melebihi, target vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Keberhasilan pencapaian target vaksinasi tersebut…