Tidak Main Main, Kementerian Perdagangan Gandeng Kemenkop UKM Siapkan 500 Ribu UKM Baru untuk Tembus Pasar Ekspor

Oleh : Kormen Barus | Minggu, 21 Februari 2021 - 11:42 WIB

Menteri Perdagangan M. Lutfi
Menteri Perdagangan M. Lutfi

INDUSTRY.co.id, Jakarta,– Kementerian Perdagangan (Kemendag) luncurkan program Kolaborasi Akselerasi Mencetak 500 Ribu Eksportir Baru di 2030. Ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) serta organisasi terkait, termasuk para pelaku usaha Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI).

“Sesuai arahan Presiden RI kepada Kemendag, kami akan terus mendorong pelaku UKM memasuki pasar ekspor. Diperlukan kolaborasi antara Kemendag, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta GPEI guna mendukung para pelaku UKM memasuki pasar internasional,” jelas Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi seperti dikutip dari situs Kemendag.

Menurut Mendag, ada sejumlah hal yang perlu disiapkan agar UKM bisa menembus pasar global, antara lain identifikasi produk-produk UKM yang akan diangkat ke pasar internasional, konsistensi kualitas produk yang dihasilkan pelaku UKM, kemudahan perizinan, serta informasi mengenai pasar potensial yang akan dituju.

“Dengan identifikasi yang cermat dan dilakukan bersama kementerian, lembaga, serta asosiasi terkait, diharapkan kita dapat mengembangkan berbagai produk UKM potensial agar bisa berjaya di pasar global,” pungkas Mendag.

Berdasarkan data Kemendag, saat ini di Indonesia terdapat 13.177 UKM eksportir, yang mewakili 90% dari eksportir nasional pada periode Januari—September 2020. Adapun jenis produk yang selama ini diekspor antara lain kayu dan barang dari kayu; ikan dan udang; perabotan dan alat penerangan; kopi, teh, dan rempah-rempah; mesin dan peralatan mekanis; plastik dan barang dari plastik; lemak dan minyak nabati; pakaian dan aksesorinya; buah-buahan; dan mesin elektrik.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tempat pembuangan akhir sampah Bantar Gebang, Bekasi. (Bay Ismoyo/AFP)

Kamis, 04 Maret 2021 - 03:31 WIB

Kabar Baik! Bantar Gebang Dapat Mengolah Sampah 100 Ton/Hari dan Menghasilkan Energi Listrik 731,1 KWH

Dalam rangka mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional, Menristek/Kepala BRIN Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengunjungi Pilot Project PLTSa Merah Putih di Bantar Gebang, Bekasi…

Webinar Awareness Industry 4.0 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi (APPARINDO)

Kamis, 04 Maret 2021 - 01:07 WIB

Wujudkan Industri 4.0 di Berbagai Sektor Usaha, Sucofindo Layani Konsultansi X Industry 4.0 & Assessement Readiness Index (Indi 4.0)

Jakarta (02/03) – PT SUCOFINDO (Persero) melayani jasa baru terkait Industry 4.0 yaitu Konsultasi X 4.0 (Industry 4.0) dan asesmen Indonesia Industri 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).

Samarinda Industrial Estate

Rabu, 03 Maret 2021 - 21:50 WIB

Siap-siap! Proyek Pergudangan Samarinda Industrial Estate Senilai Rp730 M Terus Dikebut, Dirut: Ini Solusi Buat Pelaku Industri di Kaltim

Para pelaku industri dan usaha yang berada di Kota Samarinda, Kalimantan Timur tidak lama lagi akan bernafas lega. Pasalnya, PT Purnabakti Pakarindo Lestari yang merupakan perusahaan pengembang…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Rabu, 03 Maret 2021 - 21:15 WIB

Ucapkan Dirgahayu Satpol PP! Anies Tuai Pujian Netizen: Terpesona Aku Terpesona...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai banyak pujian usai mengunggah video ucapan selamat ulang tahun kepada Satpol PP Provinsi DKI Jakarta. "Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan…

Proses Pemeriksaan dan Pengujian Halal di Laboratorium PT SUCOFINDO (Persero)

Rabu, 03 Maret 2021 - 20:52 WIB

Optimalkan Layanan Pemeriksa Halal, Sucofindo Rilis Aplikasi Registrasi Online Sertifikasi Halal

Jakarta – Sebagai komitmen dalam mengoptimalkan pelayanan kepada pelaku usaha terkait dengan pemastian produk halal, PT SUCOFINDO (Persero) merilis aplikasi Lembaga Pengujian Halal (LPH) untuk…