INDUSTRY.co.idJakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pelaku usaha dan asosiasi laundry melakukan pemetaan sebaran bisnis untuk mencegah persaingan yang terlalu ketat di satu wilayah.

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan, bisnis laundry kini berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat dan telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

“Laundry sudah menjadi tren gaya hidup baru di masyarakat. Kita melihat hampir di semua daerah ada usaha laundry. Ini menunjukkan bahwa prospeknya positif dan terus berkembang,” ujar Menteri UMKM saat menghadiri HUT ke-11 Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) di Jakarta.

Menurutnya, bertambahnya jumlah usaha laundry tidak otomatis meningkatkan pendapatan pelaku usaha. Jika pertumbuhan terlalu terkonsentrasi di wilayah tertentu, persaingan dapat semakin ketat dan memicu kanibalisasi pasar.

Karena itu, ASLI dan asosiasi laundry lainnya diminta mulai memetakan potensi pasar dan sebaran usaha. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengarahkan ekspansi ke wilayah yang masih memiliki peluang pasar.

“Kalau di satu wilayah sudah terlalu banyak, pengusaha baru dapat diarahkan ke wilayah lain yang masih memiliki potensi. Dengan begitu, semua bisa tumbuh dan bertahan,” katanya.

Selain pemetaan usaha, Kementerian UMKM juga merespons kebutuhan pelaku usaha laundry terhadap akses pembiayaan.

Menteri UMKM menyatakan, pihaknya akan memfasilitasi asosiasi laundry dengan perbankan penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses pembiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan memfasilitasi asosiasi dengan bank-bank penyalur KUR. Ini akan segera ditindaklanjuti oleh tim kami bersama asosiasi,” ujarnya.

Kementerian UMKM menilai penguatan ekosistem laundry penting karena keberlanjutan usaha tidak hanya berdampak kepada pemilik bisnis, tetapi juga tenaga kerja, pemasok bahan, hingga penyedia peralatan pendukung.

Dengan pemetaan pasar, akses pembiayaan, pendampingan, dan tata kelola usaha yang lebih baik, sektor laundry diharapkan dapat tumbuh secara sehat sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.