Berkat Program Jabat, Jababeka Group Raih Penghargaan CSR dari Pemprov Jawa Barat

Oleh : Ridwan | Selasa, 05 Januari 2021 - 11:01 WIB

Direktur Utama PT. Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja saat menerima penghargaan CSR dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Dok. Industry.co.id)
Direktur Utama PT. Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja saat menerima penghargaan CSR dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (Foto: Dok. Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Cikarang - Jababeka Group melalui salah satu anak perusahaannya, PT Jababeka Infrastruktur, berhasil meraih penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, Rabu (30/12) lalu. 

Jababeka Group mendapatkan penghargaan sebagai salah satu dari lima perusahaan dengan kontribusi CSR terbesar selama 2020. 

Adapun pemberian penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum kepada Tjahjadi Rahardja selaku Direktur Utama PT. Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, Tjahjadi mengaku bangga atas penghargaan yang didapat oleh PT. Jababeka Infrastruktur karena penghargaan ini membuktikan bahwa Jababeka peduli terhadap kondisi masyarakat, khususnya di sekitar Kawasan Industri Jababeka. 

Bahkan PT Jababeka Infrastruktur tak ragu mengajak peran serta perusahaan di dalam kawasan untuk berkolaborasi melalui kegiatan-kegiatan CSR yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia menambahkan bahwa pencapaiannya ini tentu kian memotivasi Jababeka Infrastruktur untuk melakukan inovasi dalam program CSR yang dijalankan. Sehingga bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di masyarakat di Jawa Barat.

"Jababeka memiliki 5 Pilar Program CSR Jabat (Jababeka Bersahabat) yaitu, Jabat Pendidikan, Jabat Sehat, Jabat Ekonomi, Jabat Lingkungan dan Jabat Sosial Budaya. Di tahun 2020 ini, Jababeka mendukung pemerintah dalam pencegahan covid-19 antara lain dengan pembagian sembako, bantuan APD (Alat Pelindung Diri), hand sanitizer dan perlengkapan lain penunjang pencegahan Covid 19," terang Tjahjadi.

Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum tak lupa mengapresiasi setinggi-tingginya kepada lima perusahaan yang telah berkontribusi besar terhadap CSR pada tahun 2020. 

Ia meyakini bahwa pembangunan di Jawa Barat bisa terlaksana dengan baik bila ada kerja sama antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat. Terlebih, di saat kondisi pandemi saat ini yang mematahkan banyak sendi-sendi ekonomi dan membuat masyarakat kehilangan pekerjaan atau berkurangnya pendapatan.

"Kami berharap kegiatan ini, bisa menjadi pemicu perusahaan lain untuk berkontribusi lebih untuk kegiatan CSR-nya. Sementara yang dapat penghargaan hari ini semakin besar lagi dana CSR-nya, dan semakin hebat perusahaannya. Ini bisa menjadi motivasi buat perusahaan yang belum maksimal," katanya.

"Dana CSR yang dipakai pemerintah dan organisasi lainnya, itu mulai transparansi dan keamanan, keamanahannya kami yakin bisa dipercaya. Jangan ragukan bapak bapak, kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi agar masyarakat jabar menjadi juara. Sesuai program kami, Jawa Barat Lahir Batin," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:30 WIB

Sudah Menjadi Gaya Hidup, Kenali Dampak Dari Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah interaksi sosial di masyarakat. Dengan bantuan teknologi yang sebenarnya memudahkan kehidupan, di balik itu terdapat kehati-hatian gaya hidup yang membuat masyarakat…

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:00 WIB

DPR: Pembentukan Holding Jadi Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menilai upaya pembentukan holding gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan upaya yang strategis untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Ilustrasi Digital UMKM (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 06:30 WIB

Berkat Marketplace, Pelaku UMKM Bisa Bertahan Selama Pandemi

Survei terbaru mengungkapkan sebanyak 4,7 juta UMKM telah merambah ke ekosistem digital dalam kurun waktu 11 bulan terakhir selama pandemi. Totalnya kini sekitar 64 juta UMKM secara keseluruhan…