INDUSTRY.co.id - Palembang- Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan pihaknya berupaya meningkatkan kemampuan kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi yang dihadapi atau diskresi bagi anggota terutama yang bertugas di lapangan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Anggota diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan diskresi menggunakan senjata api dalam situasi di lapangan pelaku kejahatan dinilai dapat mengancam keselamatan petugas dan masyarakat, namun diskresi itu harus tepat sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur dan menjadi tindak pidana," kata Kapolri di Palembang, Jumat (28/4/2017)
Kapolri menanggapi kasus penembakan dilakukan anggota polantas Polres Lubuklinggau terhadap satu keluarga yang menggunakan mobil sedan menerobos razia pada 18 April lalu, mengatakan bahwa anggota itu tidak sepenuhnya salah.
Tindakan diskresi anggota polantas saat mengejar mobil dikemudikan dengan kencang menghindari pemeriksaan petugas melakukan razia tidak sepenuhnya salah, namun karena mengakibatkan meninggalnya dua korban yang bukan pelaku kejahatan dan mengakibatkan empat orang luka tembak, saat ini sedang dilakukan penyelidikan.