Viral Buku 'Banjir Darah', Cetakan Pertama Ludes Hanya dalam Hitungan Jam!

Oleh : Candra Mata | Minggu, 09 Agustus 2020 - 01:21 WIB

Buku Banjir Darah Karya Anab Afifi Ludes dalam hitungan jam
Buku Banjir Darah Karya Anab Afifi Ludes dalam hitungan jam

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di tengah ramainya polemik tentang RUU HIP/BPIP yang membuat banyak pihak mencurigai ada anasir muatan semangat komunisme di dalam RUU tersebut.

Penerbit Istanbul Solo justru menerbitkan buku berjudul BANJIR DARAH (Kisah Nyata Aksi PKI terhadap Kiai, Santri, dan Kaum Muslimin) yang ditulis oleh Anab Afifi dan Thowaf Zuharon.    

Menurut perwakilan penerbit Istanbul, buku tersebut merupakan sejarah yang selama ini ditutup-tutupi dan diingkari, kemudian dicoba dikuak kembali melalui sebuah buku yang mengangkat fakta sejarah kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) terhadap Kiai, Santri, Kaum Muslimin, dan mereka yang dibenci oleh PKI. 

“Buku ini disusun berdasarkan hasil wawancara para saksi hidup dan pelaku sejarah, ditulis dengan narasi yang hidup dan memikat, yang mampu menyedot emosi pembaca, seolah ikut menyaksikan peristiwa itu,” jelas Bambang Soekirno, Direktur Utama penerbit Istanbul melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id Sabtu malam (8/8).

Bambang sendiri tidak menyangka, buku Banjir Darah mendapatkan response yang sangat luar biasa dari para khalayak pencinta buku dan sejarah di Indonesia.

Sebelum buku ini turun cetak pada pekan pertama Agustus 2020, buku Banjir Darah sudah menjadi perbincangan cukup hangat di berbagai linimasa media sosial maupun whatssapp. 

Para konsumen buku, para re-seller buku, para distributor buku yang memasarkan buku secara digital, sangat riuh menghubungi penerbit istanbul dan memesan jauh-jauh hari sebelum buku Banjir Darah turun cetak.

“Seorang reseller millenial datang memborong buku Banjir Darah. Tidak tanggung-tangung. Reseller tersebut membawa truk untuk membeli dan mengangkut buku Banjir Darah dalam jumlah yang sangat besar. Penerbit tak kuasa menolak. Karena dia membawa uang cash,” kata Mustarom, Direktur Marketing penerbit Istanbul.

Padahal, menurut pantauan Mustarom, masih banyak sekali konsumen maupun reseller yang juga akan membeli buku ini secara cash. 

"Saya bingung membagi. Sebab banjir pesanan. Jumlah pemesan buku melebihi jumlah eksemplar yang dicetak. Jam 15 sore baru akan turun cetak, jam 11 siang sudah habis dipesan. Bahkan, para pemesan ada yang harus mengantri hingga tanggal 10 Agustus 2020 mendatang,” kata Mustarom.

Tak pelak, penerbit Istanbul harus menghentikan mesin cetak lain, demi mendahulukan pencetakan buku Banjir Darah yang sudah diantri oleh berbagai pembaca dari Sabang hingga Merauke. Percetakan pun dipaksa melipatgankan mesin yang bekerja khusus untuk buku ini.

Hasilnya,  buku ini akan siap didistribusikan kepada pemesan mulai tanggal 10 Agustus 2020.

Sesuai jadwal. Malam demi malam, penerbit terus sibuk melakukan packing buku untuk pengiriman.

Banjirnya pesanan atas buku Banjir Darah ini baru melalui jalur perdagangan buku online maupun sosial media. Sama sekali belum menyentuh perdagangan di toko buku maupun perdagangan buku konvensional. 

“Kami sudah sangat kewalahan memenuhi pesanan dari Sumatra hingga Papua. Ludes dalam hitungan jam. Yang heran, justru banyak sekali pesanan buku Banjir Darah dari luar Pulau Jawa,” jelas Mustarom. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peternakan sapi perah (Doc: Kementan)

Kamis, 23 September 2021 - 22:43 WIB

Kementan Berkomitmen Kembangkan Produksi Susu Segar Dalam Negeri

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) berkomitmen mengupayakan peternakan sapi perah untuk produksi berkelanjutan. Kementan bekerja sama…

Penampakan Samsung Galaxy M22 yang diluncurkan PT Samsung Electronics Indonesia. (Foto: dok. Idnnews.id)

Kamis, 23 September 2021 - 22:43 WIB

Samsung Galaxy M22, Ponsel Pintar yang Megang Banget Seharga Dua Jutaan

PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN), anak usaha Samsung Electronics Co., Ltd. di Indonesia, meluncurkan smartphone (ponsel pintar) Samsung Galaxy M22 di Indonesia. Smarphone seharga Rp2…

Dr. Justisiari P. Kusumah, S.H., M.H. – Managing Partner K&K Advocates

Kamis, 23 September 2021 - 21:30 WIB

Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia

Kehadiran Platform Intermediary/Platform Perantara sebagai akses informasi dan pengetahuan masih terus menjadi perbincangan dalam aspek tanggungjawab dan kewajiban hukum. Kemudahan konvergensi…

Merger BGR ke dalam PPI sesuai amanah Presiden yang telah diturunkan melalui PP Nomor 97 tahun 2021.

Kamis, 23 September 2021 - 21:29 WIB

Calon Holding Pangan Dukung Penuh Proses Penggabungan BGR ke dalam PPI

akarta-Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / RNI, Arief Prasetyo Adi, sambangi Kantor Pusat PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI guna memberikan dukungan…

PT Link Net Tbk (LINK) (Foto DokIndustry.co.id)

Kamis, 23 September 2021 - 21:01 WIB

Curhat Pelanggan Direspon Cepat, Link Net Dianugerahi Penghargaan Indonesia Customer Service Champions

Jakarta– Dalam mewujudkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan, PT Link Net Tbk dengan brand First Media terus melakukan berbagai upaya dan optimalisasi layanan,…