Manfaatkan Online, Pejualan Tekstil Nasional Tumbuh 10 Persen

Oleh : Herry Barus | Senin, 27 Maret 2017 - 04:14 WIB

Produksi tekstil (vov5)
Produksi tekstil (vov5)

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Penjualan tekstil nasional pada tahun 2017 diprediksi mengalami pertumbuhan 10 persen dibanding 2016, karena beberapa pengusaha sudah memanfaatkan penjualan dalam jaringan (daring/online).

"Dengan 'e-commerce' atau penjualan daring yang berkembang ini, kami optimistis industri tekstil nasional tahun ini meningkat tajam, setidaknya naik 10 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 2,2 persen," kata General Manager Tekstile One Indonesia Desy Natalia Soeteja di Surabaya, Minggu (26/3/2017)

Desy mengatakan industri tekstil Indonesia memang sudah seharusnya melek teknologi, terlebih beberapa perusahaan dalam maupun luar negeri sudah memanfaatkan teknologi untuk penetrasi pasar.

Ditambah adanya kebijakan pembatasan impor tekstil dari luar negeri, yang membuat banyak ritel tekstil melakukan penetrasi lewat sistem "e-commerce".

"Kami dari Bandung juga bakal mulai membuka layanan 'e-commerse' April 2017. Sebab kami yakin ritel kain dari China, Vietnam dan India bukan menjadi momok lagi bagi produsen kain asli Indonesia," katanya.

Desy mengatakan semua konsumen sudah bisa merasakan pasar barang impor yang kini sulit dicari karena kebijakan larangan impor kain, sehingga masyarakat mau enggak mau akan mencari kain dalam negeri, serta menggunakan daring.

"Saya juga melihat beberapa pemerintah daerah mendukung penuh pertumbuhan di daerahnya masing masing, seperti di Jawa Timur maupun Kalimantan Utara," katanya.

Desy mengaku para penjahit kini juga sudah mulai bergairah karena pemerintah daerah telah mempermudah modal UMKM, baik lewat badan pembangunan daerah (BPBD) atau lainnya.

"Oleh karena itu, kami optimistis bisa tumbuh, sebab selama ini para penjahit UMKM mengeluhkan kesulitan modal produksi. Namun kalau kebijakan makro mendukung seperti ini, bukan lagi alasan bagi kami untuk tidak tumbuh secara signifikan," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

biznet

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:31 WIB

Biznet Luncurkan Hiburan Tv Interaktif dengan Resolusi 4K

Biznet, perusahaan infrastruktur digital terintegrasi di Indonesia, hari ini resmi meluncurkan layanan terbarunya yaitu Biznet IPTV, layanan TV interaktif yang menampilkan hiburan terkini dengan…

APEC

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:04 WIB

Melihat Visi Baru APEC di Malaysia Pasca Bogor Goals tahun 1994 Berakhir

Dalam penyusunan visi APEC pasca-2020, Indonesia terus mendorong agar visi APEC mengedepankan inisiatif yang mendukung pemberdayaan UMKM, pelaku bisnis perempuan, pembangunan daerah pedesaan…

Bank DKI dan Asbanda gelar undian Simpeda

Kamis, 20 Februari 2020 - 22:56 WIB

Bank DKI Digandeng Asbanda Gelar Undian Tabungan Simpeda

Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menggelar Panen Rejeki Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia. Total hadiah sebesar Rp3 miliar dari total Rp6 miliar akan diundi dalam penarikan…

Persatuan Wartawan Indonesia

Kamis, 20 Februari 2020 - 22:20 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia Menolak PP dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Jakarta (PWI Pusat), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menolak hadirnya Peraturan Pemerintah (PP) dalam draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang diserahkan pemerintah kepada DPR. Namun mendukung…

Beberapa waktu lalu TP-Link bersama PT BIGI Multi Internasional (BIGI.ID) memperkenalkan salah satu produk terbarunya yaitu TAPO C200 dengan berbagai fitur yang mempermudah penggunanya dalam memantau aktifitas di sekitar rumah.

Kamis, 20 Februari 2020 - 21:59 WIB

TP-Link Rilis Teknologi TAPO C200, CCTV Murah Pemantau Keadaan Rumah Secara Real Time

Jakarta- Sebagai solusi teknologi bagi masyarakat Indonesia yang diandalkan, TP-Link memperkenalkan produk terbarunya, yaitu Tapo C200.