Lenzing-Murata Berikan Angin Segar pada Industri Tekstil Berkelanjutan di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Kamis, 31 Oktober 2019 - 08:30 WIB

Ki ka : K. Furuichi, Sales Manager Murata Machinery, Ltd dan Winston Mulyadi, Commercial Head South East Asia PT South Pacific Viscose Lenzing
Ki ka : K. Furuichi, Sales Manager Murata Machinery, Ltd dan Winston Mulyadi, Commercial Head South East Asia PT South Pacific Viscose Lenzing

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Lenzing Group  yang merupakan perusahaan yang tedepan di dunia dalam produksi serat tekstil berbasis kayu yang berkelanjutan dan ramah lingkungan menggandeng Murata, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang mesin tekstil asal Jepang untuk tingkatkan industri tekstil berkelanjutan di Indonesia.

Serat rayon berbahan dasar kayu yang dihasilkan Lenzing adalah serat tekstil yang paling produktif, fungsional dan  berkelanjutan untuk  Murata Vortex Spinning (MVS), yaitu sistem pemintalan dan penggulungan benang (yarn) berkecepatan tinggi. Dengan kolaborasi ini, Lenzing dan Murata dapat memenuhi permintaan pasar akan bahan baku benang (yarn) untuk  industri tekstil dan garmen/ apprarel  yang  berkualitas tinggi dan  memperkuat  proses end—to end yang berkelanjutan.

“Kami tengah meningkatkan kemitraan dengan produsen peralatan tekstil terkemuka yang memiliki kredensial ramah lingkungan di dalam sektor tekstil dan nonwoven. Merek serat kami seperti TENCEL™,LENZING™ dan ECOVERO™ akan menjadi produk serat tekstil yang lebih berkualitas dan berkelanjutan apabila dipadukan dengan proses pemintalan benang berkecepatan tinggi dan produktif (MVS) sehingga dapat memberikan nilai tambah khususnya pada industri tekstil Indonesia,” ucap Winston A. Mulyadi, Lenzing Indonesia Commercial Head - SEA Region

 

Murata Vortex Spinning merupakan sistem pemintalan benang tercepat yaitu mencapai 550 meter per menit dengan proses yang sangat singkat. Sistem ini memungkinkan untuk dapat memproses bahan baku serat menjadi gulungan benang (yarn) yang sudah tersusun. Semakin banyak MVS yang terpasang di sistem pemintal benang, maka akan semakin banyak permintaaan akan serat rayon produksi LENZING ™. Perpaduan serat TENCEL™, LENZING™ dan ECOVERO™ dengan sistem pemintalan Vortex mempunyai kesesuaian yang sangat tinggi sehingga menghasilkan kualitas produk benang yang lebih baik.  Terlebih dalam proses produksinya, Vortex juga dapat menghemat bahan baku sehingga lebih ramah lingkungan, hal ini seirama dengan nilai keberlanjutan yang dimiliki Lenzing Group, serta merupakan kekuatan fitur yang dimiliki oleh Vortex.

 

Sejalan dengan tren fashion berkelanjutan, Lenzing Group senantiasa menciptakan inovasi yang tetap mengedepankan konsep yang memperhatikan kualitas, ketahanan dan keramahan lingkungan. Oleh karenanya Lenzing Group secara aktif menciptakan solusi dan inovasi dalam rantai pasokan industri tekstil yang berkelanjutan. “Kami juga mengidentifikasi peluang dan tren untuk menciptakan produk dan pemanfaatan baru untuk serat TENCEL™ da LENZING™ ECOVERO™ dan campurannya melalui pengujian di Lenzing Centre of Excelence serta kerjasama pengembangan dengan pelanggan dan mitra-mitra sepanjang rantai nilai (value chain) tekstil ” tutup Winston.

Tentang TENCEL™

TENCEL™ merupakan brand serat untuk industry tekstil di bawah grup Lenzing. Serat TENCEL™ dapat di aplikasikan dalam berbagai macam produk teksil, dari pakaian, pakaian dalam, denim sampai perlengkapan rumah, seperti handuk dan seprei. Portofolio brand produk TENCEL™ mendefinisikan langkah evolusi baru terkait kebersinambungan, manfaat fungsional, kenyamanan alami dan melayani pemakaian sehari-hari atau pengaplikasian khusus. Brand produk yang berada di bawah TENCEL™ termasuk TENCEL™ Active, TENCEL™ Denim, TENCEL™ Home, TENCEL™ Intimate dan TENCEL™ Luxe. Menonjolkan sumber bahan baku tumbuhan dan kemampuan biodegradasi, serat TENCEL™ Modal dan TENCEL™ Lyocell dapat meningkatkan kemampuan bernafas bahan dan memiliki muatan statis yang minim saat digunakan dalam bahan. Bahan-bahan yang dibuat dari serat TENCEL™ dan Lyocell juga sangat lembut di kulit dengan fitur yang halus, kelembutan yang tahan lama, warna yang hidup dan mampu mempertahankan kualitas warna. Melalui manajemen cairan, serat TENCEL™ Lyocell secara efisien menyerap cairan. Dengan lebih sedikit cairan yang berada di permukaan serat sebagai tempat bakteri berkembang biak, serat TENCEL™ Lyocell menawarkan lingkungan yang tidak cocok bagi perkembangan bakteri, sehingga menawarkan kualitas higienis yang lebih baik. Sifat pengaturan cairan dan suhu pada serat dapat ditemukan dalam bahan brand TENCEL™ Home dan TENCEL™ Active. Serat yang digunakan untuk TENCEL™ diperoleh dari sumber yang terkontrol dan tersertifikasi serta mengikuti pedoman ketat dari Lenzing Wood and Pulp Policy. Serat selulosa TENCEL™ Modal dan TENCEL™ Lyocell diproduksi secara bertanggung jawab, dapat dijadikan kompos, dan mudah terurai. TENCEL™ Modal dan TENCEL™ Lyocell ditunjuk oleh USDA (U.S. Department of Agriculture) untuk BioPreferred® Program.

Tentang LENZING™ ECOVERO™

Dengan pengalaman lebih dari 80 tahun, Lenzing Group adalah satu-satunya perusahan di dunia yang memproduksi serat berbahan selulosa kayak dalam jumlah yang signifikan. Lenzing Group merupakan perusahaan internasional yang memproduksi serat pakaian berkualitas tinggi yang berasal dari kayu yang diolah secara berkelanjutan. Diambil dari kayu yang tersertifikasi dan melalui proses yang ramah lingkungan, serat LENZING™ ECOVERO™ diciptakan untuk gaya hidup yang berkelanjutan serta untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau. Tentang Lenzing Group Lenzing Group adalah perusahaan internasional yang memproduksi serat berkualitas tinggi dari bahan baku alami terbarukan, ramah lingkungan dan berteknologi inovatif. Serat-serat ini menjadi bahan dasar untuk berbagai aplikasi tekstil dan nonwoven, juga digunakan dalam pakaian kerja dan pakaian pelindung serta digunakan dalam sektor industri. Kekuatan Lenzing dalam kualitas dan inovasi menjadi tolok ukur standar global untuk serat selulosa. Dengan 80 tahun pengalaman dalam memproduksi serat, Lenzing Group merupakan satu-satunya perusahaan di dunia yang mampu memproduksi ketiga generasi serat selulosa dalam jumlah yang besar.

Produk Lenzing dipasarkan dengan nama brand SIARAN PERS TENCEL™ untuk aplikasi dalam industri tekstil, VEOCEL™ untuk aplikasi dalam industri nonwoven dan LENZING™ untuk aplikasi dalam bidang industri dan produk lainnya. Inovasi lainnya seperti REFIBRA™ yang menggunakan teknologi recycling, LENZING™ ECOVERO™ sebagai standar baru dalam eco-responsible viscose dan TENCEL™ Luxe, lyocell filament, telah menjadikan Lenzing sebuah perusahaan global yang memimpin dalam hal inovasi. Kesuksesan Grup Lenzing didasari pada orientasi pelanggan yang konsisten, digabung dengan inovasi, teknologi dan kepemimpinan berkualitas. Lenzing berkomitmen terhadap prinsip sustainable management, dengan standar lingkungan yang sangat tinggi dan dapat menggarisbawahi komitmen ini dengan berbagai sertifikasi dan penghargaan berskala internasional, untuk proses bisnisnya sebagai sustainable company terdepan di sektornya. Selain serat, sebagai bisnis utamanya, Lenzing Group juga bergerak aktif dalam bidang engineering dan plant construction. Di Indonesia, Lenzing memiliki pabrik produksi serat di Purwakarta dan bernaung di bawah PT. South Pacific Viscose. Key Facts & Figures Lenzing Group 2018 Revenue: EUR 2.18 bn Nameplate capacity: 1,034,000 tons Employees: 6,839 TENCELTM, VEOCELTM, LENZINGTM, REFIBRATM, ECOVEROTM, LENZING MODALTM, LENZING VISCOSETM, MICROMODALTM dan PROMODALTM adalah merek dagang Lenzing AG.

Tentang Murata Machinery

Murata Machinery adalah perusahaan terdepan di dunia di bidang teknologi peralatan mesin, sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis, sistem pembersih ruangan otomatis, dan mesin tekstil. Didirikan pada tahun 1935, Murata Machinery adalah produsen tunggal untuk merek Muratec yang sesuai dengan otomatisasi industri dan menyediakan keandalan di seluruh lini produk kami.

Murata Machinery menyediakan solusi canggih secara global yang disesuaikan dengan kebutuhan pabrik atau produsen. Kami menghadirkan solusi kepada pelanggan kami untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wasono, bersama Si Bali, hewan kurban yang menjadi pilihan Presiden Jokowi untuk dikirim ke warga Umbulsariz Srimartani, Piyungan, Sabtu (17/7/2021). - Harian Jogja

Sabtu, 25 Juni 2022 - 11:52 WIB

Harap Simak! Pemerintah Sedang Siapkan Pengaturan Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

Jakarta-Jelang Iduladha 1443 Hijriah, Kementerian Agama akan melakukan pengaturan terkait hewan kurban di tengah mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di tanah air.

Mantan Puteri Indonesia 2022 Melanie Putria (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Sabtu, 25 Juni 2022 - 11:30 WIB

Jangan Tergiur Promo! Ini Tips Pilih Klinik Kecantikan ala Melanie Putria

Perawatan kulit saat ini menjadi tren di kalangan wanita maupun pria. Untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan terawat salah satu solusinya adalah melakukan perawatan ke klinik kecantikan.

Maulana Ardiansyah

Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:56 WIB

Maulana Ardiansyah Penyanyi Spesialis Trending Topik di YouTube, Siap Menghibur Pewarta Hiburan

Penyanyi banyak trending topik Maulana Ardiansyah, dan salah satunya single terbarunya, Dermaga Biru kini tengah trending menyatakan kesiapannya untuk hadir pada acara Launching MARS Forwan…

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:01 WIB

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS), produk kopi Indonesia pada tahun 2021 mencapai lebih dari 774 ribu ton. Hal itu menjadikan…

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putri Putri TNI Polri (FKPPI)/Kepala Badan Negara FKPPI Bambang Soesatyo

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:59 WIB

Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda

SIMPANAN dana pemerintah daerah (Pemda) di bank yang mencapai Rp 200,75 triliun itu untuk apa dan mau diendapkan sampai kapan? Pertanyaan ini layak dikedepankan, karena pembangunan nasional…