Samsung Electronics Raih Gelar Top Brand di Asia Delapan Tahun Berturut-turut

Oleh : Hariyanto | Senin, 17 Juni 2019 - 14:17 WIB

Samsung
Samsung

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Samsung Electronics dinobatkan sebagai merek terbaik di Asia pada tahun 2019, setelah mendapatkan gelar yang sama selama delapan tahun terakhir, berdasarkan hasil dari survei tahunan 'Top 1000 Brands' Asia yang dilakukan oleh Campaign Asia-Pacific bekerja sama dengan Nielsen.

Berdasarkan informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (17/6/2019) menyebutkan, peringkat tersebut dikumpulkan dari 15 kategori produk utama termasuk otomotif, ritel, F&B, dan consumer electronics, didasarkan pada pendapat konsumen dan menawarkan ukuran yang jelas dari nama-nama merek yang paling dihargai saat ini.

Samsung mendapatkan nomor satu untuk enam kategori, termasuk diantaranya merek yang paling mobile friendly, merek lokal terkuat, dan merek dengan nilai-nilai yang paling sesuai dengan responden.

Hasil survei Top 1000 Brands Asia tahun ini juga menempatkan Samsung di urutan teratas pada kategori mobile phone, produsen TV, serta teknologi rumah pintar atau smart home.

Studi yang dilakukan mengeksplorasi perilaku konsumen di 14 pasar di Asia. Untuk memastikan hasil studi mewakili suara konsumen secara akurat, survei ini menargetkan usia, jenis kelamin, dan pendapatan rumah tangga bulanan untuk menghasilkan bentangan survei yang seimbang.

Top 1000 Brands Asia mengumpulkan data dari sebuah survei online yang dikembangkan oleh Campaign Asia-Pasific dan penyedia informasi dan wawasan global Nielsen. Survei dilakukan pada tanggal 13 Maret hingga 10 April 2019.

Studi ini mengeksplorasi perilaku konsumen di 14 pasar, yaitu Australia, Cina, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Penelitian mengandalkan total 400 responden di setiap pasar.

Di Jepang, India dan Cina, peserta masing-masing berjumlah 800, 1200 dan 2000. Untuk mewakili populasi pasar, kuota survei menyasar umur, jenis kelamin dan pendapatan rumah tangga bulanan.

Studi ini mencakup 15 kategori utama, yaitu: minuman beralkohol; pakaian dan aksesoris; otomotif; minuman; consumer electronics; layanan kurir; jasa keuangan; makanan; peralatan rumah tangga; perawatan rumah dan personal care; media dan telekomunikasi; rumah makan; ritel; perlengkapan olahraga; serta transportasi, travel dan rekreasi.

Dalam kategori utama ini ada 81 sub-kategori. Kategori dan sub-kategori mengalami sedikit perubahan setiap tahunnya. Beberapa perubahan utama tahun ini adalah dihapusnya sub kategori Digital Experience dari kategori ‘Consumer Electronics’, dirubahnya kategori pasta gigi menjadi perawatan gigi dan ditambahkannya sub kategori ‘Toys & Games’ pada kategori ‘Perawatan Rumah dan Personal Care’.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung Galaxy A01

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:40 WIB

Harga Sejutaan, Samsung Galaxy A01 Ditenagai Snapdragon 439 dan Dual Camera

Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung Galaxy A01 dengan sistem operasi Android 10, ditenagai Snapdragon 439, dan dilengkapi dual kamera berkapasitas 13MP+2MP untuk rear camera dan…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:38 WIB

Menteri Basuki Ajak KKJTJ Ikut Awasi Kualitas Pembangunan Jembatan Gantung

Untuk mengurangi risiko kecelakaan konstruksi selama pengerjaan jembatan gantung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) turut serta…

Nihayatul Wafiroh

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:30 WIB

RUU POM Permudah UMKM Peroleh Izin dan Pendampingan Produksi

RUU Pengawasan Obat dan Makanan (RUU POM) yang saat ini sudah masuk Prolegnas ditargetkan bisa selesai dalam 2 hingga 3 kali masa sidang tahun 2020 ini. Meski tidak termasuk dalam daftar carry…

Demo ojol

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:20 WIB

Ribuan Driver OJOL Serang DPR Minta Ojek Dilegalkan

Para driver ojek online menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI pada hari ini, Jumat (28/2/2020) yang ditengarai karena wacana penolakan angkutan roda dua untuk dijadikan transportasi…

Menko Maritim Kunjungi KEK Sorong

Jumat, 28 Februari 2020 - 16:06 WIB

Siapkan Dana Rp1,1 Triliun, Pelindo IV Siap Kembangkan Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Arar di Papua Barat

Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) siap mengembangkan Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Arar di Papua Barat yang akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.