Mentan Amran Minta PPL Harus Lebih Disiplin

Oleh : Wiyanto | Selasa, 28 Mei 2019 - 20:32 WIB

Mentan Amran Sulaiman bersama PPL
Mentan Amran Sulaiman bersama PPL

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta seluruh penyuluh di Kabupaten Muna untuk menggoncang Provinsi Sulawesi Tenggara dengan sektor perkebunan dan hortikultura. Hal itu disampaikan Amran saat mengunjungi Kabupaten Muna sekaligus bertatap muka dengan para penyuluh pertanian.

"Kita ingat sejarah bahwa Presiden Soekarno pernah mengatakan beri aku 10 pemuda maka akan ku goncang dunia. Seperti halnya Soekarno, saya akan berikan 10 ribu bibit untuk menggoncang Sulawesi Tenggara," kata Amran, Selasa (28/5/2019).

Amran berharap, seluruh bantuan mampu menjadikan masyarakat Muna lebih mandiri dengan tidak membeli sayur mayur dan kebutuhan pangan di pasar. Sebab, masyarakat sudah bisa memanfaatkan lahan di halaman rumah dan pekarangan belakang untuk dijadikan perkebunan dan peternakan.

"Mimpi saya adalah masyarakat Muna mampu memetik sayur sendiri, panen ternak sendiri serta mengelola air sendiri. Jangan ada sejengkal tanah yang terabaikan begitu saja. Pelihara lah ayam, bebek dan kambing," katanya.

Dalam kesempatanya, Amran juga meminta peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) lebih dioptimalkan lagi. Ini penting dilakukan mengingat saat ini Indonesia sedang meningkatkan dan mengembangkan sektor pangan yang berkualitas.

"Kuncinya hanya satu; jangan biarkan tubuh kita kena sinar matahari. Artinya kita harus bangun subuh dan baru pulang ke rumah malam. Datangi 25 kelompok tani setiap hari. Itulah pekerjaan saya selama 15 tahun jadi pegawai. Jadi saya tau kerja keras yang akan membawa kita sukses," katanya.

Menurut Amran, kesuksesan adalah milik semua petani dari kota ke pelosok desa. Caranya, kata dia, mereka juga harus mampu mengubah kerja malas menjadi kerja keras. Selain itu, mereka harus tanamkan semangat serta memiliki prinsip pantang menyerah.

"Saya sudah keliling Indonesia dan saya katakan ke petani jangan suka mengeluh, jangan suka meminta kecuali kepada Allah. Kerja keras dan pantang menyerah harus menjadi prinsip dasar. PPL, Petani dan semua orang berhak sukses dan berhak jadi pejabat negara," katanya.

Oleh karena alasan ini, Amran meminta pimpinan daerah memberhentikan pegawai yang tidak bisa mengelola administrasi dan melayani petani setiap hari. Sebab, keberadaan mereka jelas diatur dalam ruang kepegawaian.

"Kalau ada pegawai yang sering terlambat kerja aku mohon berhenti saja. Allah marah karena banyak rakyat membutuhkan layanan. Saya 20 tahun jadi orang miskin. Jadi kalau ada yang coba-coba memainkan orang miskin berhadapan sama Menteri," katanya.

Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian dalam meningkatkan sektor pertanian Muna menjadi lebih besar.

"Tentu kita harapkan dukungan ini adalah langkah awal kemajuan pertanian di Kabupaten Mina," katanya.

Rusman menambahkan, saat ini Kabupaten Muba memiliki ragam potensi tani yang mendukung kebutuhan nasional. Beberapa diantaranya Jambu Mete, Jagung serta sektor peternakan sapi dan ayam.

"Makanya kita berharap pak Menteri tidak bosan memberi bantuan ke kami. Sebab potensi yang kami memiliki sangat berbeda dengan daerah lain. Misalnya jambu mete kami yang ditanam sejak ratusan tahun lalu memiliki rasa yang khas dan gurih. Tentu rasa dan khas ini tidak bisa dibedakan dengan daerah lain," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

Jumat, 15 November 2019 - 15:00 WIB

BCA Torehkan Prestasi Gemilang di Ajang CECT Sustainability Awards 2019

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menorehkan prestasi atas keberhasilannya melakukan tanggung jawab sosial perusahaan dalam hal ini penerapan strategi Corporate Social Responsibility (CSR) yang…

Lenovo Legion

Jumat, 15 November 2019 - 14:31 WIB

Juara Legion of Champions Seri 4 Siap Melaju diGrand Final Legion of Champions Bangkok

Lenovo Legion telah sukses menggelar kompetisi lokal final Legion of Champions Seri 4 (LoC IV) yang dilaksanakan di Mall Taman Anggrek – Jakarta pada tanggal 9 –10 November 2019. Kompetisi…

Bank Muamalat (Foto Ist)

Jumat, 15 November 2019 - 13:55 WIB

Peminat Bank Muamalat Wajib Tempatkan Dana Rekening Bersama

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencermati pemberitaan terkait Bank Muamalat, bahwa pada saat ini terdapat beberapa calon investor yang berminat dan sedang berproses untuk memperkuat…

diskusi Forum A1 bertajuk "Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur"

Jumat, 15 November 2019 - 13:39 WIB

Presiden Jokowi: Ketersediaan Infrastruktur Menjadi Pondasi Indonesia Menuju Negara Maju

Pembangunan infrastruktur secara masif dan merata di seluruh pelosok tanah air selama 5 tahun terakhir menjadi pondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Ketersediaan infrastruktur menjadi…

Industri hasil tembakau (IHT)

Jumat, 15 November 2019 - 13:30 WIB

Gabungan Pengusaha Rokok Malang Dukung Kemenperin Tolak Revisi PP 109/2012

Gabungan Perusahaan Rokok Malang (Gaperoma) menegaskan menolak rencana revisi PP 109/102. Gaperoma mengaku tidak mendapatkan informasi secara resmi dari Kementerian Kesehatan sebagai pemrakarsa…