Menperin Ajak Industri Batik Gunakan Bahan Baku Baru

Oleh : Ridwan | Rabu, 08 Mei 2019 - 20:10 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla seusai pembukaan Gelar Batik Nusantara 2019
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Ibu Wapres Mufidah Jusuf Kalla seusai pembukaan Gelar Batik Nusantara 2019

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong agar industri batik menjadi sektor yang ramah terhadap lingkungan. 

"Industri batik mulai memperkenalkan bahan baku baru seperti dari serat rayon atau memanfaatkan biji kapas sehingga tentunya dengan material baru ini menghasilkan produk yang lebih menarik dan kompetitif," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Pameran Gelar Batik Nusantara (GBN) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (8/5).

Dijelaskan Menperin, penggunaan zat warna alam pada produk batik juga merupakan solusi dalam mengurangi dampak pencemaran terhadap lingkungan.

"Selain itu, penggunaan zat waena alam dapat menjadikan batik sebagai eco-product yang bernilai ekonomi tinggi," jelasnya. 

Menurutnya, pengembangan zat warna alam dinilai turut mengurangi importasi zat warna sintetik. 

Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif dan dinamis, preferensi konsumen terhadap produk ramah lingkungan terus meningkat. Batik warna alam hadir menjawab tantangan tersebut dan diyakini dapat meningkatkan peluang pasar.

"Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh perajin dan pelaku usaha batik untuk terus mengeksplorasi potensi zat warna alam yang kita miliki, sehingga dapat memperkaya ragam batik warna alam Indonesia, termasuk motifnya. Selain itu juga adanya kolaborasi desain, yang seperti memadukan dengan tenun," imbuh Menperin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Peluncuran Produk MPASI Nayz

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:49 WIB

Usung Konsep Homemade, Nayz Luncurkan Produk MPASI

Produk MPASI Nayz memiliki keunggulan berbahan dasar beras asli utuh yang diperkaya campuran sayuran hijau seperti brokoli, wortel, buncis dan lainnnya sebagai protein nabati dan ikan sebagai…

Prudential Indonesia Kenalkan Aplikasi Kesehatan Pulse

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:03 WIB

Prudential Indonesia Kenalkan Aplikasi Kesehatan Pulse yang Dilengkapi Dengan Kecerdasan Buatan

Pulse merupakan aplikasi pertama di Indonesia yang menawarkan pengelolaan kesehatan holistik kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan di mana saja dan kapan saja, seraya meningkatkan…

Kereta Api Barang (Ist)

Selasa, 25 Februari 2020 - 17:00 WIB

Truk Obesitas Dilarang, Kemenperin Dorong Pengalihan Angkutan Barang Melalui Kereta Api

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pengalihan pengangkutan barang dari truk ke angkutan kereta api sebagai salah satu solusi permasalahan kelebihan muatan dan kelebihan dimensi…

realme C3

Selasa, 25 Februari 2020 - 16:30 WIB

realme C3 Smartphone Gaming Dengan MediaTek Helio G70 Harga Terjangkau

realme C3 hadir dengan membawa dua pilihan warna menarik yaitu Blazing Red dan Frozen Blue. Membawa memori internal 3+32GB, realme C3 diluncurkan dengan harga normal Rp1.699.000.

Standard Chartered Bank Indonesia (Foto Ist)

Selasa, 25 Februari 2020 - 16:30 WIB

Bank Standard Chartered Bakal Gelontorkan 75 Miliar Dolar AS untuk Proyek Infrastruktur dan Pembangunan Berkelanjutan

Pada akhir tahun 2024, Bank Standard Chartered berkomitmen untuk menyediakan 40 miliar Dolar AS untuk layanan pembiayaan proyek infrastruktur yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan. Dan…