Catat Income per Kapita Hingga USD31.000, Menperin Sebut Kawasan Industri Jababeka Pionir Implementasi Industri 4.0

Oleh : Ridwan | Kamis, 07 Maret 2019 - 11:10 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto optimis melalui konsep industri 4.0, Indonesia sedang menuju pendapatan per kapita sebesar USD 31.000 pada tahun 2045. Sehingga ditargetkan mampu menempati peringkat keempat sebagai negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia.

"Pertanyaannya, adakah yang sudah memperoleh income perkapita sebesar USD31.000 hari ini di Indonesia? Jawabnya, ada. Kita pergi saja ke kawasan industri di Jababeka atau Cikarang dan sekitarnya, itu dengan jumlah satu juta orang. Di sana itu adalah Detroit-nya Indonesia," tutur Menperin Airlangga di Jakarta (6/3).

Untuk itu, Menperin menyampaikan, pihaknya ingin mereplikasi capaian positif tersebut ke wilayah lain, terutama di luar Jawa. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang bertekad mewujudkan Indonesia sentris dengan pembangunan dan pemerataan ekonomi yang inklusif.

"Kalau ini bisa kita dorong terus, multiplier effect-nya luar biasa. Saat ini, kita sudah punya klaster baja dan stainless steel di Morowali, Sulawesi Tengah. Di sana sudah ada investasi sebesar USD4 miliar dengan nilai ekspor mencapai USD5 miliar. Per kapitanya melonjak double digit," imbuhnya.

Oleh karena itu, pada tahun ini, pemerintah fokus menjalankan berbagai program strategis dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM terutama di sektor industri. Misalnya melalui pendidikan dan pelatihan vokasi. Kementerian Perindustrian telah menjalankan pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri.

"Kami juga menerapkan pendidikan vokasi di SMK dan politeknik di lingkungan Kemenperin dengan konsep dual system yang diadopsi dari Swiss dan Jerman. Selain itu, kami memberikan pelatihan 3 in 1 (pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja), yang juga diikuti oleh penyandang disabilitas," terangnya.

"Bahkan, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur digital, atau bahasa populisnya tol langit, yaitu palapa ring untuk jaringan internet 4G yang dapat menjangkau seluruh pulau Indonesia. Ini akan selesai semuanya pada akhir tahun 2019," tuturnya.

Chairman PT. Jababeka Tbk, Setyono Djuandi Darmono mengatakan, pihaknya telah siap menyambut era industri 4.0 yang telah menjadi keharusan bagi semua sektor industri tak terkecuali kawasan industri di Indonesia.

"Kami telah siap menyambut era industri 4.0. Kami sudah siapkan semua, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM)," katanya.

Ditambahkan Darmono, untuk menjembatani kebutuhan industri 4.0, pihaknya telah melakukan aktualisasi teknologi informasi dan komunikasi dengan menyediakan teknologi berbasis fiber optic dan survei atau ence system di kawasan industri Jababeka

"Kita sudah sediakan itu sejak tahun 2014. Ini juga sekaligus menjadi keseriusan kami untuk membawa Jababeka menjadi Smart City," terang Darmono.

Dari segi SDM, tambah Darmono, pihaknya melalui Presiden University telah memulai sistem pendidikan tinggi dan kurikulum mahasiswa sesuai dengan era industri 4.0.

"Ada tiga pilar pendidikan yang dibangun oleh President University untuk menghadapi era industri 4.0, yaitu pengembangan riset bioteknologi dan medical science, pendidikan yang berbasis budaya dan juga penggunaan teknologi informasi (IT) dalam pembelajaran kepada mahasiswa," jelas SD Darmono yang juga sebagai pendiri President University.

Lebih lanjut, SD Darmono menjelaskan, President University ingin menghasilkan SDM yang tidak hanya berprestasi secara akademis, namun juga unggul dan berdaya saing karena kekuatan karakter.

"President University akan turut mengambil peran dalam mencetak tenaga-tenaga ahli sesuai roadmap program Making Indonesia 4.0," jelasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mentan Amran Sulaiman di tengah sawah

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:41 WIB

Kinerja Kementan Genjot Ekspor Pertanian, di Apresiasi DPD

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program kerjanya selama era pemerintahan Jokowi mampu secara baik meningkatkan produksi dan nilai tambah komoditas.

Mentan Amran Sulaiman

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:33 WIB

DPR : Ngurus Sektor Pertanian Butuh Pemimpin Kuat Seperti Amran

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama seluruh jajarannya telah terbukti mampu memenuhi target pembangunan sektor pertanian, termasuk kecukupan pangan masyarakat Indonesia dalam…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:14 WIB

Lirik Sembilan Saham, IHSG di Level 6257 - 6488

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/6/2019) berada di level 6257 - 6488. Cermati sembilan saham pilihan.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Selasa, 25 Juni 2019 - 07:10 WIB

IHSG Cenderung Melemah Hari Ini

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal bergera break out moving average 5 hari dengan potensi kembali melakukan pengujian movinag average 50 hari dan menutup gap di kisaran…

Kanan ke Kiri) Vice President Marketing Management Telkom Aulia E. Marinto, Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata

Selasa, 25 Juni 2019 - 06:50 WIB

Gandeng Grab, Telkom Manjakan Pelanggan Dalam Berlangganan IndiHome

Jakarta – Guna memberikan kemudahan dan manfaat lebih kepada pelanggan IndiHome, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjalin kerjasama promosi bersama melalui GrabRewards dengan Grab.…