Tahun Politik Dongkrak Kinerja Industri AMDK

Oleh : Ridwan | Kamis, 28 Februari 2019 - 10:25 WIB

Ilustrasi Logistik di Indonesia (Foto:supplychainindonesia)
Ilustrasi Logistik di Indonesia (Foto:supplychainindonesia)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Industri air minuman dalam kemasan (AMDK) diproyeksi mampu mencapai pertumbuhan positif pada tahun 2019. Hal ini karena didukung momentum pelaksanaan pemilihan umum yang dapat meningkatkan konsumsi AMDK di pasar dalam negeri.

"Tentunya, dalam acara kumpul-kumpul seperti kegiatan kampanye, akan dibutuhkan banyak air minum kemasan," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Abdul Rochim di Jakarta (27/2).

Menurut Rochim, industri AMDK memiliki pangsa pasar yang cukup besar dari kelompok industri minuman ringan, dengan market share mencapai 85 persen. 

"Jumlah industri AMDK lebih dari 500 perusahaan, di mana 90 persennya merupakan industri kecil dan menengah (IKM)," ungkapnya.

Kemenperin mencatat, pertumbuhan industri minuman pada Januari-September 2018 menembus angka 10,19 persen. "Kami optimistis, pertumbuhan sepanjang tahun ini juga bisa double digit. Apalagi, di tahun politik yang biasanya permintaan akan ikut naik," imbuhnya.

Potensi bisnis AMDK di Tanah Air dinilai cukup prospektif seiring penambahan modal yang terus mengalir dari beberapa produsen. Misalnya, investasi Orang Tua Group dengan merek Crystalline. Selain itu, PT Sariguna Primatirta Tbk. dengan merek CLEO yang melanjutkan ekspansi membangun tiga pabrik baru serta salah satu badan usaha milik negara (BUMN), PT Indra Karya (Persero) yang juga ikut dalam pengembangan industri AMDK.

"Produk AMDK dari industri dalam negeri sudah mampu kompetitif di pasar internasional," ungkap Rochim. 

Pada periode Januari-November 2018, ekspor produk air mineral mencapai 101.950 ton dengan nilai valuasi USD16,78 juta.

Rochim pun menjelaskan, AMDK merupakan produk yang standar mutu dan keamanan pangannya telah diberlakukan secara wajib melalui Peraturan Menteri Perindustrian No. 78 Tahun 2016 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Air Mineral, Air Demineral, Air Mineral Alami, dan Air Minum Embun Secara Wajib.

Penyusunan SNI tersebut dilakukan oleh Komite Teknis yang terdiri dari perwakilan pemerintah, akademisi atau ahli, masyarakat, dan produsen. Dalam penyusunannya, juga mengacu pada standar internasional seperti CODEX Alimentarius Committee dan WHO. 

"Sehingga, produk AMDK yang beredar di pasar telah sesuai dengan standar yang berlaku wajib. Regulasi standar ini berlaku baik untuk produk AMDK yang diproduksi di dalam maupun luar negeri untuk dapat beredar di Indonesia," paparnya. 

Kemudian, pengawasan SNI dilakukan secara berkala mulai dari air baku, proses produksi, produk akhir sampai dengan pengemasan produk.

Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) Rachmat Hidayat meyakini, permintaan AMDK akan tumbuh 10 persen pada tahun 2019 karena adanya agenda pemilu. Kami melihat kondisi di Indonesia juga sangat kondusif. 

"Kalau keadaannya kondusif, tentu akan berdampak positif terhadap konsumsi minuman di dalam negeri," ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gisella Anastasia

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:32 WIB

Sampoerna Academy Tekankan Pentingnya Sinergi Guru, Orang Tua dan Siswa Selama Virtual Schooling

Tahun ini Hari Pendidikan Nasional dan perayaan upacara bendera, tampak berbeda dari biasanya. Untuk pertama kalinya perayaan Hari Pendidikan Nasional diiringi dengan proses pembelajaran yang…

Ngobrol Santai Secara Online Forum HIPMI & Tokoh

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:10 WIB

HIPMI Beri Kunci Sukses di Usia Muda

Banyak anak muda yang kerap sekali sulit menjajal menjadi pengusaha karena beberapa faktor. Mulai dari tidak memiliki pengalaman, galau, hingga sulit mengambil keputusan. Dalam acara ngobrol…

Bisnis Kopi Indonesia Kuasai Dunia Sangat Menjanjikan

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:05 WIB

Bisnis Kopi Indonesia Kuasai Dunia Sangat Menjanjikan

Kontribusi kopi Indonesia terhadap ketersediaan suplai kopi di dunia sangat besar Peluang ini bisa dijadikan Indonesia sebagai peluang untuk menguasai pasar kopi dunia Hal ini disebutkan Paul…

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Saat Berlibur di Labuan Bajo (Foto:Dok:Facebook)

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:00 WIB

BOPLBF Bangun Sistem Registrasi Online Pariwisata di Era New Normal

Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (Pemda NTT) dan para stakeholder pariwisata siap membuka kembali aktifitas pariwisata…

Gedung Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) (thepresidentpost)

Sabtu, 30 Mei 2020 - 11:47 WIB

Dorong Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19, Ini Panduan Protokol New Normal Bappenas Sesuai Kriteria WHO

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun protokol untuk menuju masyarakat produktif dan aman di tengah pandami COVID-19, dengan mengacu pada tiga kriteria yang digunakan…