Tingkatkan Kompetensi Anak Bangsa, Pupuk Indonesia Launching Program Mahasiswa Bersertifikat

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 02 Februari 2019 - 12:09 WIB

Pupuk Indonesia Launching Program Mahasiswa Bersertifikat
Pupuk Indonesia Launching Program Mahasiswa Bersertifikat

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pupuk Indonesia Grup launching program magang mahasiswa bersertifikat di Gedung Pupuk Indonesia (1/2/2019). Pada launching tersebut Pupuk Indonesia melepas 20 dari total 110 mahasiswa/i penerima program magang berserifikat yang akan melaksanakan program magang di Pupuk Indonesia dan Anak Usahanya. 

Program magang mahasiswa bersertifikat ini merupakan program untuk pengelola dan praktisi Manajemen Human Capital di lingkungan BUMN untuk meningkatkan kompetensi anak bangsa melalui program pemagangan di BUMN untuk membentuk SDM yang unggul. 

Informasi yang diterima INDUSTRY.co.id, Sabtu (2/2/2019) menyebutkan, program Magang Mahsiswa Bersertifikat Pupuk Indonesia Grup tersebut diresmikan oleh Direktur SDM & Tata Kelola Pupuk Indonesia, Winardi. 


“Untuk menjawab tantangan SDM BUMN di masa yang akan datang, kami perlu menjalankan program yang dapat menciptakan SDM unggul dengan kompetensi yang mumpuni melalui program pemagangan di BUMN dan mencetak SDM yang berdaya saing global” jelas Winardi.

Seleksi program Magang Bersertikat dimulai sejak Desember 2018 hingga Januari 2019 dan dari berbagai Universitas Negeri dan Swasta yaitu: Universitas Trisakti, Universitas Bina Nusantara, Universitas Indonesia, Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor, Institut Teknik Sepuluh Nopember, Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Mulawarman, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Lhouksemawe, Universitas Sriwidjaja, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Jambi.   

Program magang bersertifikat efektif dijalankan oleh 110 mahasiswa/i pilihan serentak kemarin (1/2/2019) di Pupuk Indonesia dan Anak Usahanya yaitu Petrokimia Gresik di Gresik, Pupuk Sriwidjaja di Palembang, Pupuk Kujang di Cikampek, Pupuk Kalimantan Timur di Bontang, Pupuk Iskandar Muda di Lhokseumawe dan Rekayasa Industri di Jakarta. 

Program magang tersebut dibagi menjadi 2 Batch yaitu Batch 1 di bulan Februari – Juli 2019 dan Batch 2 Juni/Juli – November/Desember 2019. 

Program magang bersertifikat Pupuk Indonesia Grup dibagi menjadi dua jenis pelaksanaan magang yaitu magang bersertifikat kompetensi yaitu mahasiswa yang melaksanakan pemagangan sesuai dengan kompetensi bidang yang menjadi persyaratan untuk menduduki posisi tersebut selama 6 bulan.

Dalam pelaksanaanya peserta magang akan melaksanakan uji kompetensi sesuai dengan kompetensi bidang pada akhir masa pemagangan yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Nasional dan magang bersertifikasi industry yaitu mahasiswa melaksanakan pemagangan sesuai dengan project yang diberikan oleh pihak industry selama enam bulan. 

Peserta magang dinyatakan selesai mengikuti pemagangan setelah menyelesaikan pekerjaan dengan waktu yang telah ditentukan yang kemudian di akui oleh pihak industry dengan mengeluarkan sertifikat industry sesuai dengan project tersebut.

“Kami berharap program sertifikasi mahasiswa  ini akan menambah wawasan baru serta peningkatan kompetensi untuk mahasiswa sehingga dapat menghasilkan prestasi yang baik di masa yang akan datang” tutup Winardi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…