Jababeka Dukung PT TRAD Indonesia Tanam Mangrove di Muara Gembong

Oleh : Hariyanto | Jumat, 30 November 2018 - 11:24 WIB

Jababeka Dukung PT TRAD Indonesia Tanam Mangrove di Muara Gembong
Jababeka Dukung PT TRAD Indonesia Tanam Mangrove di Muara Gembong

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Wilayah pesisir pantai merupakan daerah yang rawan abrasi. Dalam rangka mencegah terjadinya abrasi PT TRAD Indonesia bersama dengan Jababeka melakukan penanaman 600 pohon mangrove di Kp. Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong Bekasi, Sabtu (24/11/2018).

Kegiatan CSR bertajuk “Save Mugo with Mangrove” yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penggerusan daratan ini juga turut dihadiri oleh Sri Junita Aritonang , Manager PT TRAD Indonesia serta Aris Dwi Cahyanto, Senior Manager PT Jababeka Infrastruktur.

“Kegiatan ini bisa menambah kepedulian karyawan dan penduduk lokal tentang abrasi dan pencegahannya.” kata Sri Junita Aritonang , Manager PT TRAD Indonesia.

Ia mengatakan, penanaman mangrove dilakukan bersama oleh Karyawan PT TRAD, Jababeka, dan masyarakat RT 003/002 Kp. Beting dengan penuh kegembiraan.

Sementara, Achmat Qurtubie dari Pokdarwis Alibata (Aliansi Pemuda Bahagia Tangguh) juga turut memberikan edukasi penanaman mangrove.

“Jenis mangrove yang akan ditanam adalah rhyzopora karena lebih mudah tumbuh. Tinggia maksimalnya bisa tumbuh hingga 30 meter dan umurnya bisa ratusan tahun”ungkapnya.

Aris Dwi Cahyanto, Senior Manager PT Jababeka Infrastruktur, di tempat yang berbeda mengatakan, CSR Penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT TRAD merupakan upaya pelestarian lingkungan khususnya di wilayah pesisir.

"Hal ini sejalan dengan program penanaman 10.000 ribu mangrove kami yaitu mengajak para tenant untuk melestarikan pantai di Kabupaten Bekasi.” kata Aris.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karna Brata Lesmana (Kedua dari kanan), pengusaha asal Jakarta yang Mengaku Jadi Korban Pembatalan Sertifikat Lahan Miliknya

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:03 WIB

Pengusaha Ini Membantah Pernyataan Yusril

Jakarta - Salah satu penyebab terjadinya masalah pertanahan di Indonesia adalah tak adanya kepastian hukum. Kerap terjadi dalam kasus sengketa lahan, klaim atas bukti kepemilikan yang sah. Jika…

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.