Produksi CPO Bulan September Capai Titik Tertinggi Volume Produksi Kelapa Sawit Tahun Ini

Oleh : Hariyanto | Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ilustrasi Kelapa Sawit (ist)
Ilustrasi Kelapa Sawit (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Produksi minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) pada September tahun ini meningkat dan berpotensi mencapai titik tertinggi volume produksi kelapa sawit pada tahun ini. Namun, waspadai penurunan produksi CPO semenjak memasuki Oktober dan berlanjut pada bulan-bulan mendatang.

"Kami memperkirakan produksi CPO pada September bisa melewati angka 4,25 juta ton. Musim kemarau yang masih berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia, turut mendukung peningkatan produksi minyak kelapa sawit," kata Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun kepada pers di Jakarta, Jumat (12/10/2018). 

Kenaikan produksi pada September lalu, menurut Derom, memang tidak signifikan dibandingkan dengan sebulan sebelumnya. "Tapi itu sudah bagus dan menjadi produksi yang tertinggi," ungkapnya.

Sebagai perbandingan, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat, produksi CPO pada Agustus 2018 mencapai 4,06 juta ton. Jika produksi CPO September mencapai 4,25 juta ton, produksi tersebut meningkat sekitar 4,68%.

Derom menilai, memasuki Oktober, produksi CPO berpotensi melambat. Sebab, mulai Oktober ini hujan diperkirakan akan mengguyur sejumlah wilayah perkebunan dan sentra produksi kelapa sawit. 

"Memang secara umum begitu siklusnya, produksi September dominan. Tapi biasanya Oktober akan menurun sedikit, November menurun lagi lebih banyak dan Desember menurun lagi," ujarnya.

Setelah mencapai puncak produksi pada September, lanjut Derom, panen kelapa sawit pada Oktober hingga akhir tahun mendatang akan memasuki siklus penurunan produksi. 

"Siklus curah hujan pada bulan-bulan di pengujung tahun yang mengguyur sejumlah kawasan pusat produksi CPO akan menekan produksi kelapa sawit," tutur Derom. (Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Industri 4.0

Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:05 WIB

Pacu Implementasi Industri 4.0, RI Bakal Diguyur Dana Senilai USD 50 Juta oleh Dewan Riset Korsel

Indonesia dan Korea Selatan semakin menguatkan kerja sama di sektor manufaktur, terutama dalam kesiapan implementasi industri 4.0.

Lars Wittig, VP Sales ASEAN, S.Korea, IWG

Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:00 WIB

Menghadapi Ketergantunan Teknologi di Ruang Kerja

Seperti yang kita ketahui, kantor-kantor dulunya dipenuhi oleh lautan dokumen, slip biaya perjalanan, mesin faks, ponsel berukuran batu bata hingga mesin tik. Namun, evolusi teknologi modern…

Didi Kempot Sebagai Brand Ambassador Shopee

Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:00 WIB

Shopee Catatkan Pencapaian Rp1,3 Triliun GMV dalam 24 Jam

Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, mencatatkan rekor terbaru di Indonesia dengan raihan 1,3 Triliun Rupiah GMV dalam 24 jam pada puncak kampanye Shopee 12.12 Birthday…

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI, Harjanto pada acara The 2nd Indonesia Japan Automotive Dialogue di Bali.

Sabtu, 14 Desember 2019 - 16:00 WIB

RI-Jepang Perkuat Kerja Sama Pengembangan Kendaraan Listrik

Indonesia dan Jepang terus menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan industri otomotif, termasuk mendorong percepatan produksi kendaraan yang ramah lingkungan. Langkah strategis ini diwujudkan…

League Luncurkan 8 Koleksi Eksklusif Apparel Cycling

Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:38 WIB

Dukung Timnas Balap Sepeda ke Sea Games 2019, League Luncurkan 8 Koleksi Eksklusif Apparel Cycling

Memiliki detail khas nasionalisme, apparel special edition yang didesain atas inspirasi semangat bersepeda dari ICF (Indonesian Cycling Federation) atau yang juga dikenal dengan ISSI (Ikatan…