INDUSTRY.co.id - Surabaya – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penyedia jasa logistik, PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) turut berpartisipasi dalam ajang pameran BUMN, Indonesia Business and Development Expo (IBDExpo) 2018 yang diselenggarakan di Grand City Surabaya.
Acara berlangsung hingga Sabtu 6 Oktober 2018 in dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Direktur Utama BGR, M. Kuncoro Wibowo hadir dalam kesempatan tersebut didampingi Direktur Operasional dan Pemasaran BGR, M. Taufik Hidayat, Direktur Keuangan,SDM dan Umum, Mohammad Affan, dan Direktur Pengembangan Usaha dan Sistem Informasi, Novian Andry Waskito.
Pada hari pertama pameran, Rabu (3/10/2018), Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra, dan sejumlah direksi BUMN lain juga berkesempatan mengunjungi booth BGR.
Dalam kesempatan ini, BGR memperkenalkan sejumlah layanan perseroan mulai dari distribusi, pergudangan, transportasi, collateral management service dan juga dua jasa baru perseroan seperti jasa layanan kurir, BGR Express dan jasa logistik limbah yang dinamakan BGR Waste Integrated Solution BGR WIS).
Saat ini, BGR juga terus melakukan transformasi, salah satunya dari segi pelayanan. Hal ini terbukti dari portofolio perseroan yang pada awal didirikannya sebagai stockholder pupuk bersubsidi untuk para petani, hingga saat ini mengelola logistik terintegrasi untuk berbagai jenis komoditas barang, seperti teh, timah, semen, Fast Moving Consumer Goods (FMCG), hingga elektronik.
Tidak hanya itu, saat ini, BGR juga telah terbukti dapat melayani konsumen dari industri infrastruktur. Bahkan untuk industri jasa pengangkutan limbah yang baru dibentuk juga telah mendapatkan atensi positif dari konsumen.
"Dengan adanya pameran ini, diharapkan dapat lebih memperkenalkan perseroan kepada masyarakat, serta menjadi ajang business matching dengan perusahaan lainnya," ungkap Direktur BGR, M. Kuncoro Wibowo.
Hal itu ditunjukkan dengan banyaknya perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN lain yang mengunjungi booth BGR untuk menanyakan jasa logistik milik BGR yang dapat mereka gunakan.