Lahan Gambut Bisa Dioptimalkan Terkait Peningkatan Perekonomian

Oleh : Herry Barus | Minggu, 09 September 2018 - 14:39 WIB

Tanah Gambut (Ali Fahmi / jurnalbumi)
Tanah Gambut (Ali Fahmi / jurnalbumi)

INDUSTRY.co.id - Pontianak - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioal/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengemukakan bahwa seharusnya lahan gambut di Kalimantan Barat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Lahan gambut seharusnya meningkatkan perekonomian Kalbar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan justru sebaliknya, justru dianggap sebagai bencana akibat sering terbakar, kata,” Bambang di Pontianak, Jumat (7/9/2018)

Dia mengatakan, program Memperkuat Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagal Pusat Belajar Mitigasi Perubahan Iklim di Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarajkan Kementerian PPN/Bappenas dan Universitas Tanjungpura Pontianak, dan didukung banyak lembaga terkait, tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kawasan gambut.

"Kami tidak ingin kebakaran lahan gambut yang besar pada 2015 terulang kembali. Karena itu, kita harus melakukan pengelolaan lahan gambut agar kebakaran lahan gambut tidak terjadi lagi," tuturnya.

Menurutnya, pengelolaan lahan gambut ini menjadi perhatian dunia sehingga pemerintah Indonesia juga sangat serius dalam menangani hal ini, dengan membentu BRG, dan melaksanakan program ini.

"Untuk menangani masalah gambut, kita harus mencari penyebab utamanya agar gambut di sekitar kita tidak menimbulkan bencana, tetapi justru sebaliknya--memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Pihaknya menyambut baik peran Untan dalam mengantisipasi kebakaran gambut dengan mendorong kegiatan ekonomi perdesaan yaitu memanfaatkan seoptimal mungkin lahan gambut.

"Saya yakin, Gubernur Kalbar yang baru saja dilantik, bapak Sutarmidji dan Ria Norsan bersama Untan memimiliki komitmen yang tinggi untuk mengantisipasi kebakaran gambut dan memberdayakan lahan gambut untuk kesejahteraan masyarakat," kata Bambang.

Menurutnya, upaya hari ini sangat penting untuk membuktikan komitmen pemerintah Indonesia untuk mencegah kebakaran gambut, karena dunia internasional juga menyoroti serius hal ini.  

"Kami dari Kementrian PNN/Bappenas, jelas akan mendukung penuh inisiasi program ini, karena yakin keberadaan gambut bisa mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Chatuchak Weekend Market (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 21:00 WIB

Penting Dicatat Para Shopaholic! Enam Destinasi Belanja di Seluruh Dunia

Ada banyak cara untuk mengangkat suasana hati seseorang, namun terapi ritel tidak diragukan lagi merupakan pilihan populer di antara banyak orang Indonesia, terutama ketika mereka bepergian.

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Jumat, 19 April 2019 - 19:00 WIB

Menristekdikti: Revolusi Industri 4.0 Perlu Peningkatan Pendidikan Vokasi

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, mutu dan relevansi pendidikan tinggi vokasi terhadap industri perlu ditingkatkan, agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan tenaga profesional dalam industri…

Rumah Gadang Minang Sumatera Barat (Foto Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 17:00 WIB

Industri Pariwisata, Andalan PAD Kabupaten Agam Sumbar

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp140 juta dari tiga objek wisata milik pemerintah setempat selama 2019.

CK Fong Presiden Direktur Treasure Bay Bintan (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 19 April 2019 - 15:00 WIB

Setahun, Treasure Bay Bintan Dikunjungi 180 Ribu Wisatawan

Objek wisata Treasure Bay yang ada di kawasan wisata Lagoi, Bintan masih menjadi objek wisata unggulan di Pulau Bintan bahkan di Kepri. Pada 2018 saja, resort yang dibangun dilahan seluas 338…

Kota Baru Meikarta Cikarang (Ist)

Jumat, 19 April 2019 - 14:00 WIB

Solusi Hunian Baru, Meikarta Pasarkan Unit Baru Seharga Rp280 Juta

Meikarta, hunian yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali memasarkan unit barunya dengan harga mulai Rp280 juta sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin mencari hunian…