Manajemen Sinar Mas Ajak Pembeli Lihat Produk Sawit

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 September 2018 - 22:15 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Medan- Manajemen Sinar Mas mengundang puluhan pembeli produk sawit dari berbagai negara untuk melihat langsung produksi perusahaan itu di Kawasan Industri Medan, Sumut, guna memastikan bahwa produk sawit Indonesia sudah memenuhi semua persyaratan.

 "Ulang tahun perusahaan yang ke-25 tahun 2018 dijadikan perusahaan sebagai momentum untuk mendekatkan diri dengan pembeli,"ujar Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholders Engagement Holder Golden Agri - Resources Ltd (GAR), Agus Purnomo di Belawan, Sumut, Rabu (5/9/2018)

Usai tinjauan ke pabrik dan laboratorium di Sinar Mas Oleochemical yang beroperasi di Belawan, Agus menjelaskan, pertemuan bertujuan untuk menginformasikan perkembangan perusahaan dan produksi kepada pembeli.

Dengan bertemu dan melihat langsung, maka hubungan komunikasi perusahaan dan pembeli bisa semakin bagus dan dekat sehingga penjualan produk sawit dari Indonesia berjalan lancar dan aman.

"Sejauh ini tidak ada permintaan khusus pembeli dalam soal mutu produk perusahan karena memang manajemen sudah memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan pembeli," katanya.

 Dia mengakui, isu lingkungan memang masih kerap diminta perusahaan pembeli untuk diatasi sejalan dengan tuntutan negara konsumen.

Namun bagi Sinar Mas Group, kata dia, hal itu tidak ada masalah karena perusahaan juga sejak awal menyadari bahwa perlunya memenuhi semua ketentuan dalam minyak sawit berkelanjutan.

"Menjalankan usaha sawit berkelanjutan bukan hanya untuk kepentingan pembeli, tetapi juga bisnis perusahaan," katanya.

Sinar Mas Oleochemical yang beroperasi di Belawan itu memproduksi asam lemak terfraksinasi dan terdistilasi serta gliserin dengan menggunakan bahan baku dari perkebunan kelapa sawit yang dimiliki oleh Sinar Mas Agribusiness and Food dan mitra kerja perusahaan.

Sebagian besar produk oleochemical yang dihasilkan Sinar Mas Oleochemical itu di ekspor ke Jepang, Korea, Taiwan, Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Komandan Puspom TNI Sampaikan Kronologis Kasus Pembunuhan Anggota TNI

Jumat, 03 Juli 2020 - 05:30 WIB

Berikut Kronologis Kasus Pembunuhan Anggota TNI

Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, S.H., M.H. memberikan keterangan pers kepada awak media terkait pembunuhan anggota TNI yang dilakukan oleh oknum Perwira…

Danrem Merauke Gunakan Panser Anoa Kunjungi Mapolres Timika

Jumat, 03 Juli 2020 - 05:00 WIB

Danrem Merauke Gunakan Panser Anoa Kunjungi Mapolres Timika

Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menggunakan Panser Anoa milik Detasemen Kavaleri 3/Serigala Ceta dalam rangka menghadiri HUT Bhayangkara…

Pasukan Garuda Kongo Gelar Latihan Batalyon Mobile Reserve di Blue Line

Jumat, 03 Juli 2020 - 05:00 WIB

Pasukan Garuda Kongo Gelar Latihan Batalyon Mobile Reserve di Blue Line

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Konga XXIII-N/UNIFIL atau Indobatt menggelar latihan kesiapsiagaan Batalyon Mobile Reserve (BMR) dari Kompi Delta secara…

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono,M.Tr (Han)

Jumat, 03 Juli 2020 - 04:30 WIB

Dankormar Dukung Prajurit Marinir Ikuti Kemajuan Teknologi

- “Kalian harus terus mengisi dan mengembangkan diri dengan ilmu serta mampu mengikuti perkembangan teknologi saat ini dan yang akan datang”, ucap Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor…

Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani

Jumat, 03 Juli 2020 - 04:30 WIB

Bisnis Pontang-panting, Pengusaha Butuh Stimulus Modal Kerja Rp 600 Triliun

"Kami hitung bersama dengan Kadin untuk sektor tekstil, transportasi, dan sektor manufaktur lainnya itu membutuhkan bantuan modal usaha sebesar Rp 600 triliun untuk setahun,"